Thursday , October 22 2020

Yakin Sudah Dewasa? Pastikan Dulu 5 Sikap Tanda Seseorang Belum Dewasa Ini Cuma Masa Lalu

Tanda Seseorang Belum Dewasa

Menjadi tua itu pasti, sedangkan menjadi dewasa adalah pilihan. Ini adalah kalimat yang sering dikatakan orang dewasa untuk mengingatkan anak muda bahwa usia tidak menjamin kedewasaan. Nah, buat kamu yang sangat yakin sudah matang secara fisik maupun emosianal, coba pastikan dulu bahwa 5 sikap tanda seseorang belum dewasa berikut ini hanya masa lalu.

1. Banyak Komplain, tapi Minim Action

Salah satu sikap yang sering dilakukan orang yang belum dewasa adalah banyak mengeluh. Ketika masalah datang, mereka akan otomatis mengeluh. Seringkali, karena sudah menjadi kebiasaan, mereka akan mudah sekali mengeluh karena masalah-masalah sepele. Misalnya, mengeluh saat pekerjaan menumpuk, mengeluh ketika teman telat datang saat janjian, atau bahkan mengeluh karena hidupnya tidak seberuntung temannya.

Dan yang lebih parah lagi, orang yang belum dewasa tidak memiliki inisiatif untuk take action dan menyelesaikan masalahnya. Padahal, bukankah mengeluh hanya membuang energi?

Kalau kamu memiliki sifat yang mudah mengeluh, cobalah alokasikan energimu untuk bertindak. Kalau hidupmu masih stuck di satu titik, jangan hanya diam dan meratapi nasib, asahlah kemampuan dan buat target untuk mencapai goal-mu. Memang sulit pada awalnya, tapi, seiring berjalannya waktu kamu akan menyadari bahwa hidupmu jauh lebih bermakna ketika kamu melakukan hal-hal yang berguna, dan setelah itu, kamu akan berada di suatu titik dimana kamu memahami bahwa hidup adalah proses.

2. Selalu Berusaha untuk Menyenangkan Semua Orang

Menyenangkan orang lain memang baik, tapi yang menjadi masalah adalah ketika hidupmu jadi sangat dipengaruhi oleh keberadaan orang lain. Terlalu memikirkan pendapat orang lain akan membuatmu tidak bisa bersikap bijaksana dan kamu jadi tidak bisa membuat keputusan sendiri mengenai apa yang terbaik untuk masa depanmu.

Ada masanya kamu perlu tegas menolak dan mengatakan tidak pada seseorang. Jangan karena tidak enak, setiap kali temanmu mengajak makan, kamu selalu bilang ya. Orang dewasa tahu arah hidupnya, apa yang terbaik untuk dirinya, dan dia akan melakukannya. Mereka sadar bahwa orang yang bertanggung jawab atas hidupnya hanyalah dirinya seorang. Karena pada akhirnya, mereka akan melalui jalan hidupnya sendiri, dan begitu pula orang lain.

3. Belum Mampu Mengatur Finansial

Salah satu sikap tanda seseorang belum dewasa adalah kurangnya kemampuan menahan diri. Kalau kamu asal comot barang di mall tanpa memedulikan pengeluaran dan keadaan finansialmu, berarti kamu perlu merenungkan hal ini, kawan. Orang yang sudah dewasa tahu apa yang mereka butuhkan dan tidak, mereka tidak membeli sesuatu hanya karena ingin saja. Orang yang sudah dewasa tahu kapan saatnya mereka dapat hedon dan memanjakan diri.

Kalau kamu sudah dewasa, kamu akan lebih mempertimbangkan keadaan jangka panjang. Kamu sadar, bahwa kadangkala ada kebutuhan-kebutuhan mendesak yang memerlukan dana lebih di masa depan. Untuk menghadapi situasi seperti itu, orang yang dewasa tentu akan mempersiapkannya jauh-jauh hari, yaitu dengan menyisihkan uang dari penghasilan mereka.

4. Terus Mencari Pengakuan dari Orang Lain

Tahukah kamu bahwa setiap orang berharga? Nilai setiap orang tidak datang dari pengakuan orang lain, melainkan dirinya sendiri. Memang butuh waktu untuk menanamkan pemahaman ini, tapi setidaknya kamu sadar dulu bahwa kamu berharga.

Orang yang sudah dewasa secara emosional tidak menggantungkan nilai dirinya pada orang lain, mereka mencintai dirinya apa adanya. Mereka selalu berusaha untuk mengembangkan diri dan membuat dirinya lebih baik. Mereka tahu apa yang mereka mau dan akan berusaha mencapainya, terlepas bagaimana pendapat orang lain.

Oleh karena itulah, untuk bisa menjadi orang yang berhasil, pertama kamu harus menanamkan self-worth dan self-love, rasa cinta kepada diri sendiri. Bagaimana caranya? Berhentilah menjadikan orang lain sebagai patokan dan mulailah menekuni hal-hal yang kamu suka. Seiring berjalannya waktu, dengan melihat progresmu sendiri, kamu akan semakin yakin bahwa kamu bisa jadi apapun.

5. Suka Membuat Alasan dan Mencari Pembenaran

Kalau kamu sering membuat alasan untuk mencari pembenaran, maka sebaiknya hentikanlah kebiasaan itu. Kalau kamu benar, tidak perlu memaksa orang lain untuk mengakui bahwa kamu benar. Tetapi sebaliknya, kalau kamu salah, terimalah dan jangan segan untuk meminta maaf.

Jangan gunakan latar belakang atau kondisi ekonomi sebagai alasan atas ketidakmampuan kamu, sebab pemikiran seperti ini justru yang membuatmu tidak naik level. Tapi, bukan berarti kamu akan menjadi negatif dan menyalahkan dirimu sendiri atas semua yang terjadi. Orang yang sudah dewasa tahu kapan saatnya dia perlu mengapresiasi diri atas usaha yang dilakukannya.

Okay, guys, mungkin sekian dulu artikel mengenai beberapa sikap yang menandakan bahwa seseorang belum dewasa. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memotivasi teman-teman untuk selalu berprogres dan naik level. See you.

Feature image : savelikecrazynow.com

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *