Wednesday , October 21 2020

Wow! Ada Cahaya Misterius di Planet Ceres’

Astronomi memang hal menyenangkan, readers. Astronomi juga salah satu bagian dari teknologi, karena sebagian besar peralatan canggih yang digunakan oleh para ilmuwan astronomi adalah hasil dari invensi masa kini. Astronomi juga banyak memberikan manfaat kepada kita, contohnya seperti kemarin, saat bulan Ramadhan, dalam perkara penentuan khitbah, apakah akan muncul atau tidak, itu menggunakan ilmu astronomi.

Nah, sebagian besar masyarakat belum terlalu paham dengan apa yang sebenarnya terjadi di semesta ini, readers. Contohnya saja, planet Ceres. Nah, belum banyak yang tahu, kan? Baru-baru ini, ilmuwan melihat cahaya berwarna putih terang di planet Ceres! Kira-kira apa, ya?

Banyak yang mengira bahwa itu pasti fenomena alam, namun tak sedikit juga yang menayangkan kalau itu pasti ulah makhluk selain manusia yang tinggal di planet Ceres tersebut. Tapi, readers, jangan sampai imajinasi kita tentang sains-fiksi juga ikut membuat kita tidak berpikir logis! Ilmuwan menduga munculnya cahaya putih yang terlihat itu mengindikasikan adanya kandungan es atau fenomena alam yang dinamakan Cryovolcanoes.

Cryovolcanoes adalah fenomena gunung api yang mengeluarkan material uap atau air, amonia, metana, dan bukan merupakan lava. Setelah meletus, cryovolcanoes berubah menjadi material padat ketika terpapar di suhu yang sangat rendah. Fenomena ini umumnya muncul pada planet atau Bulan yang bersuhu rendah. Cryovolcanoes pertama kali muncul di Bulan Triton, yaitu satelit alami milik Neptunus pada 1989 oleh pesawat antariksa Voyager 2.

Adalagi dugaan yang tidak kalah kuatnya terhadap fenomena di planet Ceres, yaitu adanya kandungan es atau garam pada area kawah planet Ceres. Dilansir Dailymail, Jumat (24/7/2015), ilmuwan badan antariksa asal Amerika Serikat, Chris Russell menyatakan bahwa temuan cahaya putih terang tersebut menunjukkan adanya kandungan es pada planet tersebut. Penampakan cahaya putih itu diduga akibat kandungan es atau garam yang terpantul oleh matahari. Menurut para ilmuwan, cahaya putih ini terlihat beberapa kali dalam sehari. Nah, munculnya cahaya tersebut juga turut memberikan informasi mengenai keadaan atmosfer di planet Ceres tersebut.

Semua hal itu berawal dari tangkapan kamera pesawat luar angkasa Dawn milik NASA. Dawn mengorbit planet Ceres sejak Maret. Dawn kemudian berhasil menemukan sebuah titik bercahaya pada permukaan Ceres. Namun, readers, belum diketahui secara pasti asal-usul cahaya putih tersebut. Dan saat ini pesawat luar angkasa Dawn dengan teknologi inframerah spektrometer belum dapat mempelajari dengan detail cahaya putih yang terlihat di kawah planet Ceres. Semoga, tidak memiliki dampak apapun terhadap alam semesta, ya.

About Bas