Wednesday , October 21 2020

Wisata Belerang ke Gunung Ijen Banyuwangi

Salah satu objek wisata yang bisa membuat Anda terperangah adalah Gunung Ijen yang terletak di Banyuwangi, provinsi Jawa Timur. Jangan khawatir jika Anda tidak terbiasa mendaki gunung atau belum pernah mendaki karena Gunung Ijen tidak memiliki medan yang berat dan ramah bagi para pendaki pemula.

Seperti Apa Gunung Ijen?

Gunung Ijen merupakan gunung yang terletak di ujung Pulau Jawa bagian timur dengan ketinggian 2.443 m di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung yang masih aktif dan telah meletus sebanyak 4 kali, terakhir pada tahun 1936. Untuk mencapai jalur pendakian gunung ini Anda bisa menggunakan transportasi bis baik bus antar kota maupun bis yang langsung menuju ke Gunung Ijen. Tapi untuk merasakan suasana petualangan yang lebih mengena, Anda juga bisa menumpang truk pengangkut tambang karena Gunung Ijen merupakan sumber tambang belerang.

Perjalanan pendakian pada 1,5 km awal memang terasa agak berat karena kemiringan yang mencapai 25-35 derajat dan tekstur tanah yang berpasir. Tekstur yang berpasir dan kemiringan yang cukup tinggi membuat pendaki harus berhati-hati agar tidak terperosok dan cukup melelahkan karena harus menyangga berat badan. Tetapi setelah melewati pos peristirahatan yang disebut dengan Pos Bunder, pendaki akan disuguhi oleh pemandangan deretan pegunungan yang menyegarkan mata dan medan yang cukup landai.

Selama perjalanan menuju puncak, bukan hanya pemandangan alam yang indah saja yang akan Anda temui. Perjalanan mendaki Anda akan ditemani oleh para penambang yang akan menambang belerang di puncak. Para penambang ini rata-rata membawa beban yang cukup berat dan mereka melakukannya setiap hari. Bisa jadi motivasi yang baik bagi Anda bahwa ada hal yang lebih baik yang bisa diraih daripada mengkhawatirkan persoalan kecil. Sesampainya di atas, Anda akan disambut oleh pemandangan puncak yang ternyata tidak hanya bebatuan, tetapi juga ada danau di tengahnya. Inilah keajaiban dari Gunung Ijen.

Si Api Biru di Kawah Ijen

Bukan hanya gas saja yang punya api biru, tetapi Gunung Ijen juga punya. Di puncak ketinggian gunung, terdapat sebuah danau yang banyak mengandung belerang dan dinamakan Kawah Ijen. Danau Kawah Ijen memiliki kedalaman 200 meter dengan luas lebih dari 5 ribu hektar. Di sekitar kawasan danau ini, akan muncul fenomena api biru atau blue fire yang di dunia hanya terdapat di dunia tempat. Api yang berwarna biru ini hanya bisa dilihat pada waktu dini hari menjelang subuh. Oleh karena itu waktu terbaik untuk mendaki Gunung Ijen adalah pada malam hari. Dari jalur pendakian hingga ke puncak, membutuhkan waktu kira-kira 2,5 jam.

Berhati-hatilah ketika berada di kawasan Kawah Ijen karena area ini dipenuhi oleh belerang yang bisa menimbulkan gas beracun bagi manusia. Meskipun para penambang belerang tidak segan mendekati kawah, bagi para pendaki tidak disarankan berada terlalu dekat dengan danau. Selain mengeluarkan gas beracun, air danau memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi yang bisa melukai kulit dalam sekejap jika terkena. Meskipun warna air di danau sangat indah dan pemandangannya bersih, nikmati saja dari kejauhan dan jarak aman.

About Bas