Berikut 15 Unsur Kimia yang termasuk dalam Aktinida

1. Aktinium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Ac 89  227  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.323  1.050 1.922
Titik Didih  3.471  3.198 5.788

2. Amerisium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Am  95 243  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.449  1.176 2.149
Titik Didih  2.880  2.607 4.725

3. Berkelium

  • Berkelium merupakan unsur transuranium kelima yang berhasil disintesis.
Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Bk  97  247  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.259  986 ​1.807
Titik Didih  2.900  2.627 4.760

4. Einsteinium

  • Namanya diambil dari nama Albert Einstein. Diproduksi dengan menembakkan neutron pada plutonium dan ditemukan pada sisa uji coba bom hidrogen pertama.
Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Es  99  252  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.113  860 1.580
Titik Didih  1.269 996 1.825

5. Fermium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Fm  100 257  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.800 1.527 2.781
Titik Didih  ?  ? ?

6. Kalifornium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Cf 98  251  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.173 900 1.652
Titik Didih  1.743 1.470 2.678

7. Kurium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Cm 96 247  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.613 1.340 2.444
Titik Didih  3.383  3.110 5.630

8. Lawrensium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Lr 103  262 3  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.900  1.627 2.961
Titik Didih  ?  ?  ?

9. Mendelevium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Md 101 258  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.100  827 1.521
Titik Didih  ?  ? ?

10. Neptunium

  • Unsur logam radioaktif berwarna keperakan ini merupakan unsur transuranium pertama dan merupakan unsur deret kimia aktinida.
  • Isotop paling stabilnya, 237Np, adalah produk samping reaktor nuklir dan produksi plutonium dan dapat digunakan sebagai komponen perangkat deteksi neutron.
  • Neptunium juga ditemukan dalam jumlah kecil dalam bijih uranium.
Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Np 93 237  – 7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  910  637 1.179
Titik Didih  4.273  4.000 7.232

11. Nobelium

  • Nobelium pertama kali dikenal pada tahun 1956 oleh ilmuwan di Laboratorium Flerov di Dubna, Rusia.
Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 No 102  259  – 7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.100  827 1.521
Titik Didih  ?  ? ?

12. Plutonium

  • Warna perak mengkilat.  Namun ketika terpapar dengan udara bebas, plutonium(IV) oksida akan terbentuk dengan cepat dan membuat logam tersebut menjadi kusam kelabu.
  • Bukanlah konduktor panas dan listrik yang baik.
  • Digunakan sebagai bahan peledak.
  • Digunakan Sumber tenaga dan panas.

Penggunaan Aloi Plutonium:

  • Plutonium–galium digunakan untuk menstabilkan fase-δ plutonium. Digunakan pada pit senjata nuklir.
  • Plutonium–aluminium adalah alternatif aloi Pu–Ga. Awalnya merupakan elemen yang digunakan untuk stabilisasi fase-δ, namun kecenderungannya untuk bereaksi dengan partikel alfa dan melepas neutron mengurangi penggunaannya pada pit senjata nuklir. Aloi Plutonium–aluminium juga dapat digunakan sebagai komponen bahan bakar nuklir.
  • Aloi Plutonium–gallium–kobalt (PuCoGa5) adalah superkonduktor unconventional, bersifat superkonduktif dibawah 18.5 K.
  • Aloi Plutonium–zirkonium dapat digunakan sebagai bahan bakar nuklir.
  • AloiPlutonium–serium dan plutonium–serium–kobalt digunakan sebagai bahan bakar nuklir.
  • Aloi Plutonium–uranium, sekitar 15–30 %mol plutonium, digunakan sebagai bahan bakar nuklir pada reaktor peranakan cepat. Penambahan titanium dan/atau zirkonium akan meningkatkan titik lebur aloi secara signifikan.
  • Aloi Plutonium–uranium–titanium dan plutonium–uranium–zirkonium telah diteliti untuk digunakan sebagai bahan bakar nuklir. Penambahan elemen ketiga dapat meningkatkan resistensi korosi, mengurangi kemungkinan terbakar, meningkatkan keuletan, fabrikabilitas, kekuatan, dan ekspansi termal. Plutonium–uranium–molybdenum memiliki resistensi korosi terbaik, namun biasanya titanium dan zirkonium lebih dipilih.

Sumber: wikipedia

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Pu 94  244  – 7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  912,5 639,4 1.182,9
Titik Didih  3.505 3.228 5.842

13. Protaktinium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Pa  91  231,03588(2)  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.841  1.568 2.854
Titik Didih  4.300  4.027 7.280

14. Torium

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Th  90  232,03806(2)  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  2.115  1.842 3.348
Titik Didih  5.061  4.788 8.650

15. Uranium

  • Logam dengan warna putih keperakan.
  • Uranium memiliki bobot atom terberat kedua (setelah plutonium) di antara semua unsur-unsur kimia yang dapat ditemukan secara alami.
  • Umur paruh uranium-238 adalah sekitar 4,47 milyar tahun, sedangkan untuk uranium-235 adalah 704 juta tahun. Oleh sebab itu, uranium dapat digunakan untuk penentuan umur Bumi.
Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 U  92 238,02891(3)  –  7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  1.405,3  1.132,2 2.070
Titik Didih  4.404  4.131 ​7.468

 

Unsur kimia logam aktinida, dilut.com