Wednesday , October 21 2020

Tips Sebelum Memilih Pengasuh Untuk Anak

Memilih pengasuh anak memang tak semudah seperti memilih baju. Ada banyak pertimbangan yang mesti dipikirkan sebelum Anda memilih pengasuh atau babysitter untuk si kecil. Terutama karena pengasuh anak tersebut akan langsung berinteraksi dengan buah hati Anda. Calon pengasuh anak ini tidak hanya harus terlatih dan memiliki asal usul yang jelas demi memenuhi rasa aman Anda. Ia juga harus memiliki kondisi kesehatan yang baik.

Berikut ini adalah hal-hal yang wajib Anda perhatikan sebelum memilih calon pengasuh anak Anda, yaitu:

1. Memiliki Surat Izin

Pilihlah pengasuh anak dari penyalur resmi agar Anda terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti: penculikan, pencurian, kekerasan terhadap anak, dan lain sebagainya.

Tip: Anda bisa langsung bertanya kepada penyalur pengasuh, apakah penyalur pengasuh memiliki surat izin dari Dinas Tenaga Kerja dan setempat ?Mintalah ia untuk menunjukkan surat izin tersebut. Penyalur resmi umumnya memiliki kualitas pengasuh anak dan pelayanan yang bagus.

2. Proses Rekrutmen

Sekitar 80% lembaga penyalur pengasuh masih sembarangan saat merekrut calon pengasuh anak. Bahkan masih banyak yang menggunakan jasa orang kedua, yang pada akhirnya menghadirkan tenaga kerja yang tidak berkualitas.

Tip: Tanyakanlah rekrutmen pada petugas penyalur pengasuh, apakah rekrutmen dilakukan secara cek and ricek, mandiri. Maksudnya, proses perekrutan dilakukan dengan turun ke daerah dan mencari langsung calon-calon pengasuh yang baik untuk mereka kerjakan di sana.

3. Utarakan Kebutuhan Anak

 

Ada hal mendasar yang kerap dilupakan majikan pengasuh. Mereka lupa berkonsultasi dengan penyalur, terkadang mereka hanya melihat wajah dan sekilas wawancara, tanpa meminta rekomendasi dari penyalur yang tahu persis latar belakang pengasuh secara detail. Ketika Anda mengkonsultasikan kebutuhan Anda akan kebutuhan calon pengasuh yang akan mengasuh anak usia 3 tahun Anda, pengelola pengasuh akan menawarkan pengasuh yang sudah terbiasa mengasuh anak umur 3 tahun.

Pengasuh baru yang butuh uang dan ingin segera mendapatkan pekerjaan bisa saja bersikeras meyakinkan Anda bahwa mereka cocok dan bisa memenuhi kebutuhan untuk mengasuh buah hati Anda. Meskipun itu adalah pengalaman pertama mereka dalam mengasuh. Inilah yang menyebabkan banyak orang tua yang salah memilih calon pengasuh anak-anaknya.

Tip: Tanyakan apakah penyalur memberikan garansi pertukaran pengasuh anak ? Biasanya dalam rentang satu bulan akan terlihat apakah pengasuh yang Anda pilih pura-pura bisa atau benar-benar bisa mengasuh buah hati Anda. Pemakai jasa yang tidak berkonsultasi dengan penyalur umumnya mengeluhkan pengasuh yang mereka pilih tidak cocok dengan keinginan dan harapan mereka. Sementara itu pemakai jasa yang berkonsultasi dengan pengasuh tidak mengalami masalah yang berarti.

4. Pelatihan

Pengasuh anak yang cekatan pasti menjadi idola banyak orang tua atau para calon pemakai jasa mereka. Anda tak perlu membuang banyak waktu untuk mengajari mereka, atau mendikte bagaimana cara mengasuh anak yang baik dan benar.

Tip: Tanyakan kepada penyalur, apakah pengasuh yang Anda pilih telah mengikuti pelatihan? Pelatihan apa saja yang diberikan? Siapa pelatihnya? Mintalah penyalur untuk menunjukkan sertifikasi pelatihan tersebut.

5. Cek Kondisi Kesehatan

Ini adalah hal yang paling sering luput dari pengamatan Anda, karena saking ketatnya persaingan dalam memperebutkan pengasuh yang baik, padahal kondisi kesehatan calon pengasuh si kecil merupakan hal yang luar biasa penting. Para penyalur pengasuh umumnya sudah menyaring calon pengasuh anak, mulai dari umur, kesehatan dan identitas, dan tes kesehatan awal.

Tip: Anda bisa meminta penyalur memeriksa pemeriksaan kesehatan lebih lengkap dari uang Ada sendiri. Contoh penyakit yang mungkin ditemukan: Hepatitis B, batuk kronis, jamur kulit, panu, dan sebagainya.

About Bas