Thursday , October 22 2020

Tips Orangtua Mengajarkan Keuangan Pada Remaja

Remaja cenderung dipandang sebagai anak yang gemar menghabiskan uang orang tua. Cepat meminta dan cepat pula menghabiskan. Seakan tidak perlu tahu apakah kondisi keuangan orang tua dalam keadaan baik atau buruk. Terpenting bagi remaja uang harus segera ada di tangan mereka. Apakah semua remaja demikian? Tentu saja tidak, jika Anda sebagai orangtua mau dan mampu mengajarkan mengatur keuangan kepada mereka. Meskipun untuk masalah emosi, mereka masih labil. Remaja adalah sosok yang sudah paham dengan keuangan.

Menyisakan Uang Yang Diperoleh Dari Orang Tua

Anda bebas memberikan uang kepada anak remaja Anda. Namun Anda juga berkewajiban untuk mengajarkan kepada mereka tentang keuangan. Ajarkan kepada remaja setidaknya mereka harus dapat menyisakan sekadar satu rupiah dari uang yang diperolehnya dari orang tua. Sehingga tidak semua akan habis digunakan untuk keperluan pribadinya.

Berikan penjelasan kepada anak remaja mereka bahwa mencari uang tidaklah semudah mereka menghabiskan. Perlu usaha dan juga waktu. Orang tua tidak selamanya akan mau dan mampu mencari uang untuk mereka. Sehingga Anda harus memberi pengertian bahwa remaja juga tidak selamanya harus bergantung pada orang tua. Remaja harus mulai belajar mengatur keuangan yang mereka miliki. Meskipun bukan dari hasil jerih payahnya. Namun dengan menyisakan sedikit saja uang yang mereka peroleh dari orang tua, maka anak remaja Anda akan memiliki tabungan untuk keadaan tertentu yang memang mendesak.

Belajar Bekerja

Di zaman modern, sudah tidak dianggap orang tua menelantarkan anak ketika ada remaja yang bekerja mencari uang. Sebaliknya, remaja yang sudah mulai bekerja, menjadi sosok remaja yang mandiri dan tidak selalu mengandalkan orang tua. Tahu tanggungjawabnya sebagai anak tidak selalu menuntut uang kepada orang tua. Sehingga berikan saran kepada anak remaja Anda untuk belajar bekerja paruh waktu sesuai kesanggupannya. Tentu tidak banyak remaja yang mau bekerja paruh-waktu. Apalagi melihat kehidupannya serba berkecukupan.

Untuk itu, Anda sebagai orang tua harus pintar-pintar memberikan jalan agar anak remaja Anda mau belajar bekerja untuk menapaki hidup di kemudian hari. Dengan remaja belajar bekerja, maka akan otomatis belajar mengatur keuangannya sendiri dari pendapatan alias gaji yang diperoleh. Dengan mereka belajar mengatur keuangannya, maka otomatis juga akan merasakan jerih-payah orang tua mereka dalam mencari uang. Dan kelak, anak remaja Anda bukan menjadi beban orang tua selama hidupnya. Karena anak remaja Anda belajar mandiri dengan mau bekerja. Menjadi remaja yang dapat membanggakan orang tua selalu.

Menabung

Penting orang tua untuk menyuruh anak remaja membuka tabungan. Sehingga setiap kali mereka akan menabung, maka akan langsung ditabung di bank. Ajarkan anak remaja Anda belajar mengatur keuangan. Seberapa banyak yang harus ditabung dan seberapa banyak yang memang wajar untuk dibelanjakan. Jika mereka belum pandai dalam mengatur keuangan, maka bimbinglah mereka.

Penting pula selain tabungan di bank juga memiliki tabungan seperti celengan di rumah. Sehingga tidak hanya satu tabungan saja yang dimiliki oleh anak remaja Anda. jelaskan dengan contoh, tabungan di rumah seperti celengan adalah tabungan untuk keperluan yang sangat mendadak. Sementara untuk tabungan di bank, adalah tabungan masa depan anak remaja Anda. entah itu untuk kuliah maupun lainnya. Meskipun Anda yang akan membayarkan kuliah mereka kelak. Namun setidaknya mengatakan bahwa mereka kelak harus memiliki tabungan kuliah agar anak remaja Anda dapat belajar dengan cerdas cara mengatur keuangannya.

About Bas