Wednesday , October 21 2020

Tips Mengembangkan Online Shop Untuk Menghadapi MEA

Semakin dekat kepada realisasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), seharusnya semakin mematangakn kesiapan kita sebagai masyarakat Indonesia. Bukan hanya pemerintah yang harus siap, kita juga harus siap sebagai pelaku MEA ini.

MEA merupakan bentuk realisasi dari tujuan akhir integrasi ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini, nantinya dapat memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Bukan Cuma mereka yangmempunyai perusahaan besar saja yang harus siap, pelaku usaha UMKM pun harus giat mengembangkan usahanya agar bisa bersaing dengan UMKM dari negara ASEAN lainnya.

Online Shop? Ini yang mungkin lumayan beerpengaruh dengan adanya MEA. Kenapa? Sekarang saja banyak pelaku usaha online shop yang mengambil barang dari luar negri, jika MEA sudah dimulai tidak tertutup kemungkinan online shop dari negara luar menjamah online konsumer kita, mencuri target pasar kita yang selama ini kita pelihara.

Mungkin saja mereka yang berjualan aksesoris wanita secara online di China sana melihat MEA adalah pintu masuk mengembangkan usaha online shop mereka, dan mungkin juga masyarakat kita lebih memilih mereka karena barang yang memang diproduksi di sana nantinya tidak terkena bea cukai karena MEA.

Inilah Beberapa Tips Mengembangkan Online Shop Anda Untuk Menghadapi MEA :

1. Bahasa

Mulailah menggarap konten online kalian dengan menggunakan bahasa Inggris (Minimal), lebih bagus lagi kalau kalian bisa beberapa bahasa seperti mandarin, Malaysia, dan Cina. Pelajari juga hastag-hastag yang terkenal di negara asia lainnya, kalian bisa memakai hastag tersebut dalam konten kalian nantinya.

Jangan sampai nanti ternyata online shop dari negara tetangga masuk dan lebih moncer daripada online shop kita di Negara kita sendiri, jangan biarkan pasar kita diambil orang, kalau bisa kitalah yang mengambil pasar mereka.

2. Riset

Lakukan riset tentang online shop, lihat online shop mana yang bisa mendatangkan banyak follower dari berbagai negara, cari tahu strtaeginya. Kembangkan strategi mereka untuk kita terapkan di online shop kita.

Riset juga pasar di negara ASEAN ini, barang atau komoditi yang seperti apa yang sedang digandrungi sebagian besar masyarakat ASEAN, apakah koomditi yang kita jual termasuk di dalamnya? Jika tidak coba pelajari bagaimana barang kita bisa diminati oleh mereka, mungkin salah satunya dengan pengenalan produk memakai tips nomor satu tadi. Pakai bahasa universal.

3. Niche Market

Niche market atau berfokus pada produk secara spesifik. Kalau kita sudah tau apa yang kita jual saat ini ternyata hanya digandrungi oleh masyarakat domestic, mulailah mencari info apa saja yang banyak dicari oleh masyarakat luar negri di Indonesia. Kerajinan tangan kah? Lukisan? Atau apapun.

Mulailah menggarap komoditi itu sekarang, tapi jangan abaikan jualan kita sebelumnya, fokus kepada mencari dan mengembangkan. Bisa saja apa yang kita jual sekarang dengan sedikit penambahan sana sini bisa membuat pasar di negara tetangga untuk melirik kita.

4. Gunakan Endorser

Endorser lah artis-artis lokal di negara tetangga untuk memakai produk kita. Mungkin tidak langsung ke Super Junior yang ada diKorea sana atau artis-artis yang sudah mendunia. Mulailah cari tahu artis twitter atau vlogger terkenal di negara tetangga, hubungi mereka. Dengan harapan mereka tersanjung mendapatkan tawaran dari luar negeri. Ingat pilihlah artis lokal dengan banyak follower nya.

About Bas