Saturday , October 24 2020

Tips Mengelola Gaji Untuk Sumber Modal Usaha

Bagi Anda yang merencanakan mengembangkan gaji untuk modal usaha, maka perlu mengaturnya dengan baik dan terperinci. Jangan sampai gaji yang Anda peroleh hanya akan habis dalam sebulan untuk makan dan makan. Dan inilah cara Anda dalam mengatur gaji untuk modal usaha.

Menyisihkan Sebagaian Gaji Yang Diperoleh

Bagi Anda yang memperoleh gaji bulanan, maka mulai sisihkanlah sebagian gaji yang Anda peroleh. Sebagian tidak mematok setengah dari besar gaji. Minimal sekitar dua puluh lima persen dari total gaji Anda sisihkan untuk modal berbisnis. Pastikan uang tersebut disimpan dengan aman dan tidak Anda ambil untuk keperluan lain. Sebab Anda baru dapat menggunakan uang tersebut ketika Anda sudah berhasil menyisihkan dalam jumlah yang besar dan pastinya cukup untuk menjalankan bisnis. Jika ketika Anda sudah menyisihkan dua puluh lima persen gaji Anda dan ternyata masih ada yang dapat ditabung, maka jadikanlah satu dengan tabungan berbisnis Anda. Sehingga semakin banyak uang gaji yang Anda sisihkan, maka akan semakin cepat pula bisnis diwujudkan.

Mulai Merinci Kebutuhan Berbisnis Anda

Jika Anda sudah memiliki ide untuk membuka bisnis, maka sedini mungkin untuk mulai merinci kebutuhan apa saja untuk bisnis, jauh lebih baik. Sehingga Anda akan mengetahui sampai berapa kisaran modal Anda untuk membuka usaha tersebut.

Sebagai contoh, Anda ingin membuka bisnis kuliner. Maka setelah Anda membuat perincian meliputi biaya produksi, biaya variabel, sampai ketemu dengan BEP atau Break Event Point, Anda tahu berapa besar modal yang harus ada. Bisa jadi Anda memerlukan modal sebesar lima sampai sepuluh juta rupiah. Itupun jika Anda membuka bisnis dengan sudah memiliki lahan sendiri. Namun jika Anda masih harus menyewa ruko, maka sekitar dua puluh juta rupiah harus dipersiapkan. Dengan Anda sudah tahu kisaran modal berbisnis tersebut, maka Anda pun juga dapat mengira-ngira berapa lama dari dua puluh lima persen gaji yang Anda sisihkan akan mencapai angka tersebut.

Memperhitungkan Efektif Tidak Bisnis Anda

Dari perincian BEP atau analisis ekonomi, akan diketahui apakah ide bisnis Anda efektif atau tidak. Dari analisis tersebut akan terlihat seberapa lama Anda akan balik modal dan berapa besar keuntungan yang diperoleh setiap bulannya. Jika memang menguntungkan, maka jalankanlah ketika modal bisnis sudah terkumpul. Namun jika tidak efektif, carilah ide bisnis lainnya. Dan jangan memaksa untuk melakukan ide bisnis tersebut. Sebab tujuan dari penyisihan gaji Anda adalah untuk berbisnis yang menguntungkan, bukan yang merugikan.

Ketika modal bisnis dari gaji Anda sudah terkumpul, maka selanjutnya adalah mengelola keuangan bisnis. Bedakan mana yang menjadi modal bisnis dan keuntungan bisnis. Agar Anda dapat memperoleh kembali modal bisnis yang dulunya Anda sisihkan dari gaji yang diterima. Pastikan keuntungan yang diperoleh dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan modal bisnis yang diperoleh dapat dikelola dengan baik. Memiliki pegawai yang pintar dalam mengelola keuangan bisnis sepertinya juga Anda perlukan. Agar keuangan bisnis Anda tidak tercerai-berai untuk hal-hal yang tidak terlalu berguna.

About Bas