Sunday , October 25 2020

Tips Mendidik Anak Agar Patuh Kepada Orang Tua

Sikap patuh adalah sikap menghormati kepada orang yang lebih tua. Mau mendengarkan nasihat dan mengikuti tanpa melanggar. Anak yang patuh adalah anak yang menghormati orang tua. Mendidik anak untuk patuh perlu dilakukan sejak dini dengan cara yang tepat. Kesalahan dalam mendidik anak agar patuh atau baru dilakukan ketika sudah remaja, maka membentuk sikap anak yang patuh terbilang sulit. Untuk itu, ketika anak Anda sudah mengerti ucapan orang tua, mulailah untuk mendidik sikap patuh pada mereka.

Orang Tua Sebagai Teman Anak Sendiri

Orang tua tidak boleh membuat anak merasa takut berhadapan dengan orang yang lebih tua. Orang tua lebih tepat mendidik anak agar paham dalam menghargai orang tua. Bawa orang yang lebih muda harus menghormati orang yang lebih tua. Bukan untuk ditakuti.

Dengan memposisikan orang tua sebagai teman anak, maka dalam mendidik sikap patuh, tentu jauh lebih mudah untuk Anda lakukan. Sebab anak akan selalu merasa nyaman berada bersama Anda. Anak tidak sungkan untuk bercerita kepada Anda. Begitu juga sebaliknya, Anda menjadi mudah untuk mendidik sikap patuh pada anak. Anak mau mendengarkan setiap perkataan orang tua. Sehingga Anda pun dapat mengarahkan anak agar selalu memiliki sikap yang patuh. Dengan seperti ini, maka anak tidak akan terpaksa melakukannya.

Orang Tua Perlu Memberi Contoh Langsung

Orang tua tidak dibenarkan hanya asal memerintah anak. Masih ada beberapa orang tua yang begitu mudah memarahi anak karena tidak patuh dengan perintah orang tua. Seharusnya orang tua bercermin bagaimana mereka mendidik anak. Jika hanya main perintah tanpa diberi contoh, tentu anak juga tidak mau bahkan malas melakukannya.

Sebagai orang tua, Anda perlu memberikan contoh terlebih dahulu terhadap apa yang Anda perintahkan untuk anak. Sebagai contoh, Anda memerintahkan anak untuk membereskan mainan setelah selesai bermain. Ajak anak untuk ikut membereskan. Anak secara langsung akan mengingat tugas tersebut. dan katakan pada anak bahwa membereskan mainan harus mereka lakukan sendiri seperti contoh yang Anda lakukan setelah selesai bermain.

Orang Tua Perlu Menerapkan Peraturan

Orang tua ingin anak patuh, maka terapkanlah peraturan di rumah. Anak menjadi belajar mengenai apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan di rumah. Jelaskan kepada anak mengenai kedua hal itu secara spesifik. Sehingga anak Anda tidak bingung. Jika anak lupa atau melanggar, maka wajar.

Namanya anak-anak tentu ada kalanya untuk melanggar. Namun Anda tidak boleh marah. Jika ingin anak mampu menerapkan peraturan sebagai bentuk sikap patuh, orang tua tidak boleh langsung memarahi. Peringatkan secara halus adalah cara yang benar. Ingat, tidak boleh ada ancaman untuk ini.

Orang Tua Mengikuti Keperluan Anak

Orang tua tidak dapat menganggap anak dalam posisi kecil terus. Seiring berjalannya waktu, anak juga akan tumbuh dan berkembang. Keperluan anak pun juga akan berubah dan bertambah. Jika Anda ingin anak patuh. Ketika anak menginginkan sesuatu, maka turuti asalkan memang diperlukan. Jika Anda mengingkari atau sekadar berjanji terus-menerus, maka anak akan sulit menerapkan sikap patuh kepada orang tua.

Anak akan mudah memiliki sikap patuh karena orang tua benar dalam mendidik. Benar dalam mengarahkan dan benar dalam memberikan contoh. Orang tua juga tidak bosan mengingatkan anak jika berbuat salah. Namun tidak dengan kemarahan atau ancaman sehingga anak mampu memahami apa itu kepatuhan.

About Bas