Harga kaos kaki berkualitas memang tidak murah bagi sebagian kalangan. Belum lagi, setiap pria semestinya punya beberapa pasang sekaligus untuk dipakai bergantian. Kan tidak etis juga toh bila pria zaman now  jarang ganti kaos kaki?!

Karena itu, supaya tidak terus-menerus mengeluarkan uang untuk membeli yang baru, ada baiknya Anda merawat baik-baik salah satu item fashion wajib kaum pria tersebut. Bagaimana caranya?

Mari simak baik-baik 5 tips yang mau lewat berikut:

1. Periksa lebih dulu sebelum proses pencucian dengan mesin

Jangan memasukkan kaos kaki bersama item busana lain dalam mesin cuci lalu langsung menggilingnya begitu saja. Sebaliknya, periksa dulu apakah ada benda tajam yang mungkin belum dikeluarkan dari saku seperti pena, pembuka tutup botol, pisau cukur, penjepit dasi, atau lainnya.

Sebelum mencuci, sebisa mungkin minimalisir kontak kaos kaki dengan benda tajam. Salah satu yang dimaksud di sini adalah resleting pakaian atau celana yang dibiarkan terbuka. Benda tajam lain yang juga sering diabaikan adalah kuku panjang. Semua ini dapat berangsur-angsur merusak bahan kaos kaki.

Jadi selain memotong kuku, pastikan Anda menutup lebih dulu semua resleting pakaian sebelum menggilingnya dalam mesin bersama kaus kaki.

2. Jaga suhu airnya agar jangan terlalu panas

Percaya atau tidak, kaos kaki perlu diperlakukan seperti makhluk hidup. Jadi kurang pantas agaknya bila ‘merebusnya hidup-hidup’.

Walau tujuannya mungkin agar lebih steril, nyatanya memasukkan kaos kaki dalam air mendidih juga mampu mengoyak bahannya. Lebih baik pertahankan suhu air tak lebih dari 40°C saja.

Namun itu semua juga kembali ke bahan kaus kakinya. Untuk kaus kaki dari sutra kasmir misalnya, gunakan air hangat saja. Selain itu, agar kelembutan bahannya terjaga, sebaiknya cuci kaus kaki bahan tersebut menggunakan tangan dan keringkan secara alami dengan cara diangin-anginkan. Sedangkan kaos kaki wol sebaiknya dicuci memakai air yang temperaturnya tak melebihi 30°C.

3. Hindari penggunaan produk berbahan kimia

Kaos kaki merupakan item fashion yang bersentuhan langsung dengan kulit saat dikenakan. Karenanya, jauhkan itu dari produk berbahan kimia seperti penghilang noda atau pemutih. Di samping mencegah iritasi kulit, kaos kaki juga jadi lebih awet karena tak terpapar bahan kimia. Ketika mencuci, sebaiknya gunakan detergen lembut (pilih yang tidak mengandung enzim agar serat kainnya tidak cepat rusak).

4. Tetap gunakan suhu rendah ketika mengeringkan

Sebenarnya tak mengapa bila ingin mengeringkan kaos kaki dengan mesin pengering, apalagi kalau Anda sedang tergesa-gesa dan kehabisan stok kaos kaki di lemari. Hanya saja, tetap gunakan suhu rendah.

Sebab sama seperti kasus air mendidih tadi, temperatur pengering yang terlalu panas bisa membuat serat kaos kaki melar lebih cepat.

Namun sekali lagi, jika tidak sedang buru-buru, kami tetap menyarankan Anda untuk mengeringkan kaos kaki secara alami, yakni dengan cara dijemur.

5. Cuci keduanya secara bersamaan

Hanya karena yang satu terkena noda dan lainnya tidak, tak berarti Anda boleh menunda mencuci pasangan kaos kaki yang masih bersih. Oleh karena kaus kaki itu diciptakan berpasangan, maka sebaiknya cucilah bersamaan juga.

Tindakan ini tak cuma menghindarkan perbedaan warna antara keduanya (misal yang satu masih kinclong dan lainnya sudah mulai pudar). Mencuci sepasang kaos kaki bersamaan juga efektif mencegah Anda kehilangan salah satunya yang mungkin terselip entah di mana.

Jadi itulah tadi beberapa tips mencuci kaos kaki biar awet lebih lama.

Selamat mencoba!