Sunday , October 25 2020

Tips Memilih Dasi Pria Yang Tepat

Ada bagitu banyak macam-macam dasi pria, dan yang perlu kita garis bawahi adalah cukup gampang-gampang susah memilihnya. Sangat gampang memang jika memilih dasi untuk kemeja yang polos seperti putih atau hitam, tapi bagaimana jika kemejanya bermotif? Cukup harus jadi cerdas nih, apalagi untuk anda para istri. Memilih dan memakaikan dasi kerja untuk suami anda juga salah satu point yang harus anda lakukan. Walaupun cukup beribet, namun kami memberikan tips mudah mengatasi hal ini.

Siapa bilang bahwa memakai dasi haruslah dengan kemeja yang polos, tidak juga begitu karena kemeja bermotif pria juga bisa tampak keren dan pas dengan pemilihan dan penggunaan yang benar. Berikut adalah tips memilih dasi pria yang tepat:

Cermati Warna Dominan Kemeja

Anda tentu tahu bahwa kemeja bermotif pastilah memiliki warna dominan yang menjadi pusat warnqa apa kemeja tersebut. Nah, untuk memudahkan anda memilih dasinya, maka lihatlah warna dominan ini dan carilah warna dasi yang sama dengan warna tersebut. Sebagai contoh, jika kemeja kotak-kotak anda dominan bermotif abu-abu, maka pilihlah dasi polos berwarna abu-abu, dan jika motif kemeja dominan hitam maka pilihlah warna dasi polos hitam, dan seterusnya. Ini bisa menjadi ide pertama anda.

Dasi Bermotif

Dasi bermotif sangat cocok apabila dipasangkan dengan kemeja polos. Namun, seiring berkembangnya fashion, tampaknya ada juga yang memasangkan dasi bermotif ini dengan kemeja bermotif juga. Namun, tentu ada aturan mainnya. Jika anda ingin memakai dasi bermotif untuk kemeja bermotif anda, lihatlah motif dasi dan motif kemeja anda. Ukuran motif dasi jangan melebihi motif kemeja. Sebagai contoh, jika kemeja anda bermotif kotak-kotak, maka anda perlu memilih dasi bermotif kotak-kotak kecil atau sangat kecil sehingga akan masuk dan pas dengan kemejanya, atau jika kemeja anda bermotif garis-garis lurus, maka anda harus memilih dasi bermotif garis-garis rapat.

Dasi Bermotif Garis-Garis

Ada banyak sekali motif dasi dan salah satunya adalah motif garis-garis. Seperti yang disinggung pada point kedua, pemilihan dasi bermotif garis juga perlu disesuaikan dengan motif garis pada kemejanya. Agar tampak pas dan keren, perhatikan pola garis motif tersebut. Jangan pernah memakai pola motif garis yang sama dengan kemeja. Sebagai contoh, jika pola motif garis pada kemeja anda sudah besar, maka pilihlah dasi bermotif garis yang lebih kecil. Untuk warna dasi, pilihlah yang senada dengan warna kemeja namun agak sedikit lebih tua. Misal kemeja berwarna merah bergariss-garis, maka pilihlah dark-red untuk warna dasinya. Atau jika kemeja biru, maka pilihlah dasi yang warnanya biru tua.

Perpaduan Motif Antara Dasi dan Kemeja Yang Berbeda

Penggabungan motif yang berbeda antara kemeja bermotif dengan dasi bermotif berbeda satu sama lain tampaknya juga akan cocok-cocok saja. Malah, banyak contoh yang terlihat penggabungan motif ini akan memberikan kesan menarik tersendiri. Namun, tetap perhatikan aturan dalam memakainya, Jika motif pada kemeja terlihat besar-besar maka, motif dasi harus kecil, dan sebaliknya. Untuk warna, ikuti point ketiga dimana anda harus memilih warna senada namun warna dasi agak gelap. Agar anda tampak lebih maskulin, anda bisa memakai dasi warna abu-abu atau hitam.

Sekarang anda tak perlu pusing lagi menentukan dan memakai dasi untuk kemeja bermotif anda, jangan hanya memakai kemeja polos saja, karena anda juga tetap bisa tampil keren dan maskulin dengan kemeja bermotif plus dasi yang tepat.

About Bas