Wednesday , October 28 2020

Tips Membuka Usaha Sanggar Senam Bagi Pemula

5 Tips Mendapatkan Penghasilan Lewat Bisnis Sanggar Senam

Jika Anda memiliki skill dalam bidang olahraga, khususnya senam maka nggak ada salahnya mencoba buka usaha sanggar senam di rumah. Profit yang dijanjikan untuk bisnis ini memang nggak terlalu tinggi. Tapi juga nggak merugikan juga mengingat gaya hidup masyarakat saat ini cenderung malas berolahraga sendiri. Biasanya mereka lebih memilih ke pusat kebugaran, salah satunya sanggar senam untuk menyehatkan tubuh serta menghilangkan stres.

Nah, kali ini akan dibahas tentang tips Membuka Usaha Sanggar Senam Bagi Pemula:

Simak terus ya!

1. Siapkan Modal

Bisnis sanggar senam bukanlah bisnis yang bisa dilakukan secara asal-asalan. Terlebih lagi saat ini usaha sanggar senam juga banyak saingan di perkotaan. Jadi Anda harus menyediakan fasilitas bagus dan menarik untuk benar-benar bisa menarik pelanggan. Salah satu caranya dengan memenuhi perlengkapan yang dibutuhin.

Diantaranya yakni radio tape atau DVD player, pengeras suara, kaca besar, almari loker, matras (seenggaknya sekitar 15-20 buah), barbel kecil, galon dan dispenser, serta baju senam (biaya tambahan, bisa disesuaikan dengan jumlah pendaftar). Semua peralatan itu membutuhkan budget sekitar Rp.4.000.000. Sedangkan untuk biaya operasional bulanan, Anda perlu menganggarkan untuk biaya  listrik serta air .

2. Tawarkan Fasilitas Lengkap

Pada umumnya sebuah sanggar senam menawarkan jenis olahraga dalam bentuk senam aerobik. Namun demikian, tak sedikit juga yang menambah fasilitasnya dengan beragam jenis olahraga lain. Seperti yoga, senam hip hop, poco-poco, dansa, taebo, dan sebagainya.

Nah, Anda juga bisa menggunakan metode tersebut untuk menarik pelanggan. Jadi semisal, di hari pertama senam aerobik, hari kedua senam hip-hop, dan seterusnya. Dengan begitu, aktivitas olahraga jadi tidak membosankan.

3. Pasang Tarif Wajar

Untuk Anda yang masih permulaan buka bisnis sanggar senam jangan sekali-kali memasang harga mahal. Taktik tersebut nggak akan bisa bikin Anda dapat untung cepat. Sebaliknya juga meningkatkan risiko sanggar jadi sepi. Sebab saingan Anda cukup banyak. Maka itu, pasanglah harga yang kompetitif. Bahkan kalau bisa usahakan terjangkau. Tujuannya agar bisa menjangkau berbagai kalangan, termasuk ibu-ibu rumah tangga.

Umumnya sih, tarif yang ditawarkan oleh sanggar senam berkisar Rp 100.000 perbulan, itu untuk 4-5 kali pertemuan. Sedangkan biaya pendaftaran awal antara Rp 20.000-Rp 50.000. Harga tersebut lumayan menguntungkan loh!

Jadi semisal ada 50 pendaftar:

  • Biaya pendaftaran kita asumsikan 25 ribu. Maka Rp 25.000 x 50= Rp.1.250.000
  • Sedangkan biaya anggota Rp 100.000 x 50 = Rp 5.000.000
  • Nantinya perlu dipotong biaya operasional seperti listrik dan air. Estimasi sekitar Rp 500.000

Jadi total pendapatan bersih: 1.250.000 + 5 000.000 – 500.000 = Rp 5.750.000.

Oiya, jika Anda sudah punya skill senam yang bagus, maka tidak perlu menyewa instruktur senam. Sebaliknya, jika Anda tidak bisa maka anggarkan budget sekitar Rp.700.000 perbulan untuk membayar jasa instruktur.

4. Buatlah Kartu Keanggotaan dengan Harga Diskon

Salah satu trik untuk menarik pelanggan adalah dengan membuat kartu keanggotaan. Jadi tawarkan harga diskon untuk pelanggan yang mau jadi member. Semisal pengunjung biasa harus membayar Rp 100.000/bulan. Maka itu member berikan harga Rp 65.000-Rp 70.000.

Dengan memberikan diskon begitu, maka masyarakat juga tidak terlalu sulit membayar. Dan tentunya Anda bisa mendapatkan pelanggan tetap. Cukup menguntungkan, bukan?

5. Jangan Lelah Melakukan Promosi

Tips terakhir yang perlu Anda terapkan adalah gencar melakukan promosi. Tindakan ini enggak boleh off dan harus terus diaktifkan, sekalipun jumlah pelanggan Anda sudah cukup banyak. Anda bisa mempromosikan bisnis Anda lewat media online, offline, atau dari mulut ke mulut.

So, demikianlah beberapa tips membuka usaha sanggar senam bagi pemula agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Semoga bermanfaat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *