Sunday , October 25 2020

Tips Agar Karya Penulis Dapat Diterima Penerbit

Satu-satunya cara untuk menjadi penulis adalah dengan menulis hari ini juga. Andrea Hirata, Dewi Lestari, Raditya Dika sebelum menjadi penulis terkenal mereka adalah penulis pemula juga seperti saya dan Anda. Tulislah segala sesuatu yang melintas di benak Anda dan jangan khawatir jika tidak sempurna. Tulislah dengan sembarangan, abaikan tata bahasa dan tanda baca.

Di sekolah dari TK sampai Perguruan Tinggi menulis sudah diajarkan, namun mahasiswa tingkat akhir yang diwajibkan menulis skripsi, kebanyakan masih gagap dalam menulis. Bayangkan seandainya semua mahasiswa pandai menulis, skripsi-skripsi yang bertumpuk di perpustakaan itu bisa diterbitkan dan mendatangkan uang bagi mereka. Menulis masih menjadi momok yang menakutkan. Menulis skripsi bagi mereka sekedar membayar utang tanda kelulusan.

Amunisi untuk bisa menulis adalah kamu harus gila membaca dan punya ketertarikan yang besar terhadap segala hal yang terjadi di sekitar lingkunganmu. Bacalah buku, majalah, koran, ensiklopedi. Dengan membaca buku dan mengamati keadaan di sekitarmu maka kamu akan hamil ide.

Latihanlah otak dan tanganmu untuk menjadi penulis lewat menulis buku harian. Cara lain adalah tulislah sesuatu yang kamu kuasai, dekat dengan hidupmu. Tentang kegiatan sehari-hari, cita-citamu, tempat wisata favoritmu, makanan kesukaanmu, dan lain sebagainya.

Jika sudah selesai menulis apa langkah selanjutnya? Baca kembali dan periksa kebenaran dan keakuratan data pada tulisanmu. Sunting tanda baca, kesempurnaan ejaan, pilihan diksi yang tepat, dan lain-lain. Lalu kirimkan tulisanmu ke penerbit.

Mengirimkan karyamu ke penerbitan seperti ketika kamu ingin berkenalan dengan perempuan cantik. Jawabannya hanya dua, ditolak atau diterima. Pada tahap-tahap awal, kamu akan banyak ditolak, dikritik, dan sebagainya. Itu adalah proses yang harus dilewati seorang penulis baru. Hadapi saja dengan semangat pantang menyerah.

Persyaratan Naskah Layak Terbit

Tidak semua naskah yang masuk ke email atau meja redaksi layak terbit. Adapun syarat sebuah naskah layak terbit yaitu :

1. Aspek Editorial

  • Sistematika penyampaian dan pendekatan penulisan jelas, mudah dipahami, dan tertata dengan baik.
  • Keapikan penggunaan dan penyampaian bahasa.
  • Kedalaman pembahasan (disesuaikan dengan target pasar).
  • Aktualitas atau kemuktahiran topik yang dibahas.
  • Keunggulan dari kompetitor tulisan sejenis yang ada di pasaran.
  • Keunikan naskah, misalnya penekanan penyajian topik dengan visualisasi yang mudah dipahami pembaca atau adanya pengayaan (enrichment).
  • Kredibilitas dan kapabilitas penulis.

2. Aspek Pemasaran

Persyaratan yang diajukan tim pemasaran untuk naskah yang layak terbit adalah sebagai berikut:

  • Luas dan terarahnya target pasar (sasaran pembaca) yang dituju.
  • Perkiraan harga di pasar yang menjangkau daya beli pembaca.
  • Keunggulan dari kompetitor tulisan sejenis.
  • Trend dan kecenderungan kebutuhan masyarakat.
  • Momentum penerbitan.
  • Life time period atau potensi rentang waktu penjualan
  • Potensi best seller.

3. Aspek Keamanan

Aspek keamanan yang harus dimiliki naskah layak terbit adalah sebagai berikut:

  • Kemurnian naskah dari pelanggaran hak cipta orang lain atau plagiat.
  • Kevalidan data, fakta, rumus dan sebagainya sehingga tidak menyesatkan.
  • Kebebasan naskah dari unsur SARA, pornografi, terorisme, fitnah, dan penghinaan terhadap orang lain
  • Kebebasan naskah dari sengketa dengan pihak ketiga.
  • Kebebasan naskah dari unsur konflik dengan pihak ketiga, kontroversi, dan keamanan stabilitas nasional.

Aturan Pengetikan Naskah

Aturan pengetikan naskah yang kamu kirimkan ke penerbit secara umum adalah sebagai berikut:

  • Naskah ditik pada kertas berukuran standar A4 dari jenis HVS dengan berat kertas 70 atau 80 gram.
  • Naskah ditik dengan komputer menggunakan program Microsoft Word (MS Office 2007 atau 2010).
  • Kertas yang digunakan tidak bergaris, tidak tembus pandang, tidak berwarna, tidak mengkilap, dan dapat ditulisi tinta dengan baik.
  • Naskah ditik pada satu muka saja dengan menggunakan ukuran font 12 pt dan spasi 1 1/2.
  • Tulisan menggunakan tipe font san serif (tidak berkait), seperti Arial, Futura, Avant garde, hanya untuk judul, bab dan subbab, sedangkan untuk tesk (isi) gunakanlah tipe huruf serif (berkait), contoh Times New Roman, Garamond, Palatino.
  • Sembir kiri dan kanan kertas diberi margin bebas 3 cm. Sembir atas diberi margin bebas 4 cm dan sembir bawah diberi margin bebas 3 cm.
  • Tiap halaman diberi nomor halaman secara berurutan.
  • Nomor halaman diletakkan di bagian kanan atas agar mudah terlihat. Selain itu , hal ini memudahkan pencarian naskah jika tercecer.
  • Dengan menggunakan fasilitas pada MS Word (header) sebaiknya bubuhkan judul lelar (running title) atau judul yang tercetak pada setiap halaman di bagian sebelah kanan atas sebelum nomor halaman. Fungsinya untuk memudahkan pencarian jika lembar naskah tercecer atau tercampur dengan naskah lain.
  • Permulaan bab baru diketik pada lembaran baru.
  • Penulisan paragraph sebaiknya menggunakan jenis paragraph indent (menjorok ke dalam sekitar 5 karakter).
  • Sebaiknya, tidak perlu melakukan pemotongan kata. Gunakan system pengetikan tidak rata kanan (unjustified) atau non-aktifkan fasilitas pemotongan kata pada komputer.
  • Lembaran naskah tidak perlu dijilid, cukup gunakan penjepit (binder). Naskah yang dijilid akan menyulitkan dalam proses editing.
  • Semua model ilustrasi, foto, tabel dan skema, yang akan dicetak di dalam buku harus dinomori (tidak ada gambarnya) dengan dibubuhi nomor halaman teks induk yang bersangkutan.

Cara-cara Penerbit Memperoleh Naskah

Cara-cara penerbit memperoleh naskah adalah sebagai berikut:

  • Merencanakan judul yang akan diterbitkan, kemudian mencari penulis untuk menyusun naskah.
  • Mendapatkan atau menerima naskah yang datang atau dibawa penulis, atau agen naskah.
  • Menghubungi penulis untuk meminta naskah yang sudah jadi.
  • Menerjemahkan buku asing.
  • Menghimpun tulisan yang pernah terbit atau sudah menjadi milik masyarakat.
  • Menerbitkan naskah hasil sayembara penulisan.

Bagaimana Cara Pengiriman Naskah ke Penerbit?

Mudah saja. Pilihlah penerbit yang cocok dengan naskahmu lalu cari alamat emailnya. Kita juga bisa menerbitkan sendiri naskah kita secara self publishing di rasi book.

Kamu jadi penulis ketika kamu menulis. Jika kamu tidak menulis kamu adalah pelajar, karyawan, ibu rumah tangga bukan penulis.

About Bas