Monday , October 19 2020

Tinggal Dengan Damai di Danau Sentani

Disebut Sentani karena memiliki arti “di sini kami tinggal dengan damai“.

Danau Sentani dikelilingi Pegunungan Cyclops bak sebuah pelukan alami. Terhampar seluas 9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 mdpl inilah yang membuat Danau Sentani berhak menyandang predikat sebagai danau terbesar di Papua. Dan, menjadi ”bintang” wisata di sana selain Raja Ampat.

Penggunaan nama Sentani pertama kali diucapkan oleh seorang Pendeta Kristen BL Bin ketika ia melakukan misionaris di daerah ini pada tahun 1898. Memang, berada di Danau Sentani akan terasa tenang dan nyaman.

Letak

Danau Sentani terletak di Kabupaten Jayapura, 50 kilometer dari Jayapura. Dikelilingi oleh 21 pulau kecil dan 24 desa yang menempati daerah itu. Danau yang dikelilingi pegunungan hijau dengan bentuk meliuk-liuk bak penari dari ujung barat hingga ujung timur pegunungan Cyclops.

Souvenir

Keindahan danau ini mengundang banyak wisatawan untuk datang berkunjung. Apalagi penduduk sekitar yang sangat ramah dan terkenal dengan hasil kerajinan tangan terbaik di Papua. Jika ingin memperoleh hasil kerajinan tangan, kita bisa berkunjung ke Pasar Hamadi. Di pasar inilah hampir semua Souvenir khas Papua dan benda-benda seni bermotif danau diperoleh. Selain di sini, bisa juga ke Pulau Asei jika ingin membeli kain kulit kayu dengan motif unik yang dibuat oleh para seniman lokal.

Pemandangan Sisi Barat

Di Danau Sentani, pengunjung dapat menikmati keindahannya dari berbagai sisi. Bisa dari sisi barat danau, pertigaan jalan Jayapura-Sentani. Dari sisi ini pemandangan Danau Sentani seperti lukisan pemandangan tiga dimensi. Begitu indahnya sehingga banyak pengunjung hanya duduk dan menikmatinya cukup lama.

Pemandangan Sisi Timur

Sisi lain adalah sisi timur danau. Ada sebuah bukit yang cukup tinggi sehingga Danau Sentani dapat terlihat lebih jelas. Terakhir, dari sisi Situs Tugu MacArthur. Indahnya pemandangan danau dan pegunungan dapat dinikmati dari atas bukit Ifar Gunung.

Lukisan Batu di Desa Taturi

Apalagi yang wajib dikunjungi di daerah ini? Desa Taturi. Terdapat sebuah lukisan batu yang harus dilihat jika ke sana. Letaknya di sebuah bukit kecil di tepi danau dan pengunjung dapat menikmatinya sambil berperahu.

Wisata Air

Jika ingin berwisata air menyusuri Danau Sentani bisa menggunakan perahu Johnson. Wisata air selalu populer di kalangan wisatawan yang merasa tidak puas jika hanya menikmatinya dari pinggir danau atau dari atas bukit. Apalagi jika bisa menikmati makan siang di Restoran Yougwa setelah itu.

Ikan Gabus

Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat diantaranya merupakan endemik Danau Sentani seperti ikan gabus sentani, ikan pelangi sentani, ikan pelangi merah dan Ikan Hiu gergaji. Kekayaan biota laut juga mendukung keindahan Danau Sentani sekaligus dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Sayangnya populasi ikan gabus Danau Sentani semakin kecil karena telur ikan ini dimakan oleh ikan gabus jenis lain.

Festival Danau Sentani di Bulan Juni

Datanglah ke Danau Sentani di pertengahan bulan Juni karena di waktu inilah Festival Danau Sentani diadakan setiap tahunnya. Pada festival ini, pengunjung akan menikmati tari-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas papua, dan upacara adat seperti penobatan Ondoafi. Yang tidak mau kalah, pengunjung bisa menikmati berbagai macam kuliner khas Papua di festival itu.

Festival ini menjadi daya tarik utama Danau Sentani dan digelar pada ketinggian 75 meter di atas permukaan laut. Dimeriahkan dengan tarian perang di atas kapal. Beberapa desa di sekeliling Danau ikut memeriahkan festival ini dengan memamerkan kebudayaan masing-masing.

Jadi, waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Sentani adalah saat festival dilaksanakan. Pesan penginapan dari jauh hari karena dipastikan akan padat oleh wisatawan dari berbagai daerah dan negara.

About Bas