Wednesday , October 28 2020

Penyebab dan Cara Mengatasi Rumah Terasa Panas

Sumber Panas Pada Rumah

Berikut adalah beberapa sumber sebagai penyebab rumah menjadi panas :

1. Panas Matahari

Pada siang hari jarak matahari akan semakin dekat dengan Bumi maka semakin siang makin terasa panas. Dinding dan Atap rumah adalah penghantar panas yang paling besar sebagai penyebab rumah terasa panas.

Panas dari atap dan dinding rumah tersebut akan dialirkan ke ruangan melalui media udara. Jika udara di dalam rumah menjadi panas maka kita akan merasakan rumah kita menjadi panas.

a. Kaca Jendela Rumah

Jendela rumah yang terpasang kaca juga menjadi penyebab rumah menjadi panas. Salah satu sifat kaca adalah dapat meneruskan cahaya matahari masuk ke dalam rumah sekaligus kaca merupakan konduktor panas yang buruk.

Sinar matahari akan masuk kedalam rumah tapi tidak dapat keluar, sehingga ruangan akan terasa panas. Salah satu cara menanggulangi hal tersebut adalah dengan memasang Exhaust Fan yang membuang udara panas keluar ruangan.

b. Dinding Rumah

Dinding rumah yang terbuat dari Batako akan terasa lebih panas, karena struktur bata batako yang panas akan menyimpan panas sinar matahari lebih lama. Hal ini akan terasa sampai di malam hari, coba Anda raba dinding batako yang terkena langsung sinar matahari langsung disiang hari, maka akan tetap terasa panas sampai malam hari.

Untuk mengakali hal tersebut, jika terpaksa menggunakan bata batako untuk dinding rumah, maka gunakanlah bata batako yang terdapat lubang di tengahnya.

Alternatif lain untuk menghindari rumah panas yang disebabkan dari dinding adalah menggunakan bata merah. Karena bata merah strukturnya tidak terlalu padat seperti batako. Bata merah banyak mempunyai rongga-rongga kecil udara didalamnya sehingga panas akan cepat terbuang.

2. Peralatan Pemanas

a. Lampu

Lampu mengubah energi listrik menjadi energi cahaya dan panas. Pada malam hari Lampu menyala tiada henti dan menyumbang panas dalam rumah kita. Ganti penggunaan lampu pijar dengan lampu yang hemat energi semisal lampu led.

b. Televisi

Televisi bersumber dari listrik dan panas dari listrik dibuang oleh pendingin berupa kipas / Fan. Panas dari kipas tersebut akan terserap oleh udara di dalam rumah kita dan menyebabkan suhu rumah menjadi panas.

c. Kompor / Penanak Nasi dan makanan

Baik itu kompor listrik dan kompor biasa menyumbang panas yang besar dalam rumah kita.

d. Komputer / Laptop

Komputer dan laptop atau sejenis gadget lainnya juga menyebabkan panas rumah kita menjadi tinggi. Fan yang berfungsi mendinginkan peralatan tersebut akan dibuang dan terserap oleh udara di ruangan sekitarnya.

e. Seterika

Seterika mengubah energi listrik menjadi energi panas.

f. dll

Dan masih banyak lagi sumber sumber panas yang dapat menyebabkan Temperature rumah kita menjadi panas.

3. Panas Tubuh

Tubuh manusia memiliki suhu sekitar 36ºC. Apabila suhu ruangan lebih tinggi daripada temperatur badan kita maka kita akan merasa kepanasan. Dan sebaliknya apabila suhu tubuh kita lebih tinggi daripada suhu ruangan maka panas tubuh kita akan mengalir ke ruangan sekitar kita. Oleh karena itu kita sering merasakan kepanasan apabila ada banyak orang yang berkumpul dalam satu ruangan.

 

Pembuang Panas dalam dan Luar Rumah

Cara membuat rumah terasa dingin adalah dengan mencegah dan membuang panas. Berikut adalah beberapa tips membuat rumah terasa dingin :

1. Warna Cat Dinding

Hindari menggunakan Cat dinding dengan warna gelap ( Hitam, abu abu ), karena warna cat yang gelap akan menyerap panas yang lebih cepat dari pada cat dinding dengan warna terang ( Putih ).

Teman saya pernah mengeluh bahwa kamar tidurnya masih terasa panas padahal sudah dipasang pendingin AC. Ternyata warna yang digunakan untuk Cat dinding kamarnya adalah warna gelap ( abu-abu ). Cat rumah dengan warna gelap akan banyak dan cepat menyerap panas sedangkan Cat rumah dengan warna cerah akan memantulkan panas.

2. Atap Rumah

Atap Rumah yang terbuat dari seng atau material logam lainnya terasa lebih panas dari pada atap rumah yang terbuat dari tanah. Seng mudah menyerap panas matahari karena seng sangat tipis dan terbuat dari material logam yang mudah menyerap panas matahari.

Namun ada beberapa pertimbangan dimana sebagian orang tetap menjatuhkan pilihan atap rumah yang terbuat dari seng, disamping ringan dan harga keseluruhan biaya pembuatan atap yang murah.

3. Plafon

Pemasangan Plafon atau langit langit ruangan dapat menghambat panas dari atap rumah. Memilih bahan Plafon yang dapat menghambat panas dapat mencegah panas berlebih dalam ruangan.

4. Ventilasi

Ventilasi udara dalam rumah harus dibuat sebanyak mungkin namun tetap menjaga keindahan dan kenyamanan rumah. Sirkulasi udara yang leluasa lewat ventilasi yang benar akan membuang udara panas di rumah kita dan menggantinya dengan udara baru dari luar rumah yang lebih dingin dari suhu udara dalam rumah.

Yang paling sering dilakukan adalah memasang ventilasi ( angin angin ) yang cukup banyak dan luas biasanya di pasang di atas jendela dan atas pintu rumah.

Di Pabrik atau kantor kantor untuk menjaga temperatur ruangan tidak terlalu panas biasanya dipasang Turbin Ventilator pada atap bangunan. Alat ini selain bisa menurunkan suhu ruangan juga dapat berputar tanpa alat listrik sehingga menghemat pengeluaran biaya listrik.

Turbin Ventilator bekerja dengan memanfaatkan sifat udara panas yang cenderung bergerak kaatas. Jika Temperatur udara di dalam ruangan menjadi panas maka Turbin ventilator akan berputar dengan sendirnya karena terdorong oleh hembusan udara panas yang bergerak keatas.

Berputarnya Turbin Ventilator akan membuat udara panas di dalam ruangan akan terhisap dan dibuang ke udara atmosfer. Semakin panas temperatur ruangan maka Turbin Ventilator akan berputar semakin cepat dan mempertahankan suhu ruangan tetap terjaga sehingga nyaman bagi penghuninya.

5. Pohon

Penanaman tanaman / pohon pada halaman rumah akan mencegah panas matahari langsung menyinari dinding rumah, karena tanaman tersebut yang akan menerima lebih dulu sebagian besar panas matahari. Panas akan tertahan dan diserap pohon tersebut dan dinding rumah kita akan tetap dingin.

6. Kipas Angin

Kipas angin akan menghembuskan udara kearah kita dan membuang panas tubuh kita lebih cepat, sehingga tubuh kita terasa lebih dingin karena panas tubuh kita cepat terbuang.

Namun Kipas Angin tidak dapat bekerja maksimal apabila ruangan di rumah kita tertutup, karena udara panas tidak akan terbuang keluar ruangan melainkan hanya berputar putar saja didalam ruangan.

Oleh karena itu membuka pintu ruangan dan jendela dapat membuat Kipas Angin bekerja lebik baik dalam membuang panas dalam ruangan ke luar ruangan.

7. AC

AC ( Air Conditioner atau Pendingin Ruangan ) adalah cara terakhir yang paling diinginkan oleh orang orang dengan penghasilan cukup lumayan. Karena disamping harga AC cukup mahal dan juga membutuhkan sumber listrik sangat banyak, AC  juga membutuhkan biaya perawatan rutin yang menghabiskan uang cukup besar.

AC mensirkulasikan udara dingin di dalam ruangan dan membuang udara panas keluar ruangan melalui Fan / Kipas yang terpasang dalam alat tersebut. Berbeda dengan Kipas Angin, AC akan bekerja Efektif mendinginkan di ruangan yang tertutup rapat.

Jika bekerja di ruangan yang terbuka maka AC akan banyak menghabiskan biaya listrik karena udara dingin dan kering yang dihembuskan AC akan terbuang keluar. sehingga akan membuat AC bekerja lebih keras mendinginkan ruangan karena banyak udara dingin yang terbuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *