Wednesday , October 21 2020

Simpelnya Kiat Bisnis Anak Muda

Anak muda memang masih memiliki kecenderungan untuk labil dalam emosi. Labil dalam berkreativitas. Labil dalam bersaing bisnis. Namun dapat sukses sedari muda dengan kiat yang tepat. Anak muda itu tidak perlu diberikan wejangan yang memberatkan. Jika mereka ingin berbisnis. Paling tidak bekali mereka dengan kiat-kiat yang simpel. Jika belum memulai bisnis mereka sudah dibebani dengan wejangan yang muluk-muluk, tidak menutup kemungkinan mereka menjadi tidak lagi tertarik untuk menjalankan bisnis. Memang sebagai orang tua masih merasa perlu mengawasi dan memberikan wejangan bagi anak mereka yang masih muda. Namun ingatlah bahwa jangan membuat anak muda merasa drop sebelum memulai. Jika Anda ingin memberikan wejangan, paling tidak tiga kiat simpel di bawah ini sudah cukup Anda berikan kepada mereka.

1. Katakan Bahwa Anak Muda Harus Memiliki Kemauan Untuk Berbisnis

Kiat pertama adalah dengan mengatakan pada anak muda yang ingin berbisnis bahwa mereka harus memiliki kemauan untuk menjalankannya. Tanpa kemauan, mustahil bisnis akan dapat berjalan. Kemauan yang kuat dibarengi dengan adanya niat. Niat untuk mau dan berusaha menjalankan bisnis sesuai dengan ide yang dimiliki. Biasanya ada anak muda yang menjalankan bisnis karena memang sedang booming dipasaran. Jika Anda melihat seperti itu, maka jelaskan bahwa berbisnis itu tidak sekadar aji mumpung. Namun harus diawali dengan kemauan yang tulus untuk terus melanjutkannya sampai kapanpun. Sehingga jangan sampai kemauan yang timbul dari dalam diri anak muda yang ingin menjalankan bisnis hanya karena kemauan sesaat. Ingat, bisnis itu perlu dengan kemauan yang keras, kuat, dan juga bertahan meskipun bisnis sudah sukses sekalipun. Bukan hanya berdiri karena sedang booming.

2. Katakan Bahwa Anak Muda Harus Memiliki Keahlian Untuk Berbisnis

Kiat kedua adalah dengan mengatakan pada anak muda yang ingin berbisnis harus memiliki keahlian yang mumpuni. Keahlian yang sesuai dengan bakat dalam diri. Sehingga kelak bisnis yang dijalankan akan sukses. Mampu terus berkreativitas dan berinovasi agar bisnis yang dijalankan tetap bertahan. Katakan pula bahwa dengan keahlian, maka mereka dapat bersaing secara sehat dengan pelaku bisnis yang serupa. Jika menjalankan bisnis tanpa keahlian, maka bisnis akan mudah dijatuhkan oleh orang. namun jika anak muda memiliki keahlian yang memang mampu mempertahankan bisnis tersebut dalam keadaan apapun, maka tidak perlu heran jika akan terus bertahan.

3. Katakan Bahwa Anak Muda Harus Memiliki Modal Untuk Berbisnis

Kiat ketiga adalah dengan mengatakan pada anak muda yang ingin berbisnis harus sudah memiliki modal. Jika belum memiliki modal, maka tanyakan kemana akan memperolehnya. Apakah dari orang tua, teman, atau meminjam bank. Jika mereka bermaksud untuk meminta dari orang tua, jangan berikan. Namun jika mereka mengatakan dengan maksud meminjam, maka pinjamkanlah. Dengan begitu anak muda akan memiliki tanggung-jawab untuk mengembalikan modal yang digunakan untuk menjalankan bisnis. Namun sebelum itu, mintalah mereka untuk membuat analisis ekonomi mengenai bisnis yang akan dijalankan. Sehingga akan terlihat apakah bisnis yang dijalankan menguntungkan atau merugikan. Dari analisis ekonomi akan terlihat berapa banyak modal yang diperlukan, keuntungan, dan juga jangka waktu balik modal. Bimbinglah mereka dalam melakukan analisis ekonomi untuk berbisnis. Sebab tidak mudah melakukan perhitungan analisis ekonomi bisnis. Jika Anda tidak pintar dan tidak paham mengenai itu, lebih baik minta bantuan dari mereka yang ahli dalam melakukan perhitungan analisis ekonomi bisnis.

About Bas