Wednesday , October 21 2020

Selain Teh, Ini Dia 6 Minuman Terbaik Saat Masuk Angin

Ketika sakit, tubuh tidak boleh mengalami dehidrasi. Kondisinya harus tetap terhidrasi agar mampu menangkal virus kuman penyebab penyakit. Nah salah satu minuman yang disarankan ketika masuk angin adalah teh, tapi bagaimana bila kamu kurang doyan minum teh? Tenang, masih ada kok jenis minuman lain yang baik untuk atasi masuk angin.

1. Air putih

Salah satu fungsi utama air putih adalah membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Minum air putih juga dapat membersihkan beberapa jenis penyakit dengan cara mengurangi kongesti yang dialami tubuh.

Selain itu, air pulalah yang membantu kinerja selaput lendir sehingga itu mampu memerangkap kotoran dan bakteri, serta mencegahnya masuk paru-paru. Oleh sebab itu, saat masuk angin, minumlah cukup air putih (yang sudah disaring ya) agar proses detoksifikasi maksimal dan tubuh bisa cepat baikan.

2. Air lemon

Tapi bila air putih saja dirasa membosankan, maka tambahkan perasan lemon di dalamnya sebagai perasa alami yang menyehatkan. Tak hanya menjaga tubuh tetap terhidrasi, air lemon juga ampuh mendongkrak sistem kekebalan tubuh berkat muatan vitamin C-nya.

Selain itu, lemon juga tinggi serat pektin, jenis prebiotik yang membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dengan cara memberi makan bakteri baik (probiotik). Di sisi lain, lemon memuat asam sitrat alam jumlah tinggi. Nutrisi ini penting untuk meningkatkan jumlah urin dan mengurangi risiko batu ginjal, sekaligus membantu proses pencernaan.

3. Susu

Walau di satu sisi, susu menambah produksi lendir, namun jangan hindari sumber vitamin D ini sama sekali. Hasil riset dari Massachusetts General Hospital menemukan defisiensi vitamin D meningkatkan risiko infeksi saluran pernafasan atas.

4. Ramuan tomat

Memang butuh usaha ekstra untuk membuat minuman satu ini. Untuk membuatnya, campur 2 cangkir jus tomat tanpa gula dengan 2-3 siung bawang putih (yang sudah dihancurkan), dan saus pedas atau bubuk cabai.
Masukkan semua bahan dalam panci, lalu panaskan di atas kompor hingga hangat. Kamu boleh menambahkan sedikit cuka apel dan/ atau jahe bila mau. Setelah hangat, tambahkan sedikit perasan lemon sebelum diminum.

5. Jus segar dan smoothies

Siapa bilang masuk angin tidak boleh minum jus atau smoothies?! Kedua minuman ini dapat membantu tubuh sakit agar tercukupi nutrisinya. Resep paling mudahnya adalah dengan mencampurkan jeruk, wortel, lemon, dan jahe.

6. Coklat panas

Cocoa mengandung zat kimia yang efektif membantu tubuh melawan gejala masuk angin. Para dokter dari British National Health Service menemukan cocoa juga dapat meredakan batuk parah lebih baik ketimbang produk obat batuk terbaik.

Selain itu, sumber antioksidan ini juga mampu mendongkrak mood karena melepaskan zat kimia ‘bahagia’ ke otak. Uniknya lagi, cocoa diklaim sebagai salah satu substansi paling sehat bagi tubuh.

Walau begitu, tak semua coklat sama. Kamu harus membeli coklat hitam yang kandungan cacao-nya minimal 70%, atau bubuk cocoa/ cacao murni (tanpa tambahan gula). Jika memungkinkan, konsumsilah dalam bentuk mentah, tapi cocoa yang sudah diproses pada suhu tinggipun tetap sehat.

Jangan segan menambahkan kayu manis atau sedikit bubuk cabai dalam coklat panas, agar gejala masuk angin lekas mereda. Terakhir, minumlah coklat panas sebelum tidur agar tidur jadi lebih nyenyak.

Sebagai penutup, perhatikan beberapa tips penting berikut ya kawan:

  • Pastikan airnya tak terlalu panas – pihak International Agency for Research on Cancer mengklaim suhu air terlalu tinggi berdampak karsinogenik (memicu kanker).
  • Minuman bercitarasa asam seperti air lemon dapat mengerosi email gigi. Jadi pastikan membilas mulut dengan air putih biasa setelah selesai mengkonsumsinya. Alternatif lain adalah minum pakai sedotan, dan hindari gosok gigi usai minum.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *