Apakah kita Rindu munculnya pemimpin Bangsa ? Dewasa ini kita sering melihat dan mendengar di banyak media, banyak pemimpin yang banyak bicara untuk kepentingan Rakyat tapi bukan untuk kepentingan Bangsa. Hati hati dengan pemimpin seperti ini, mengapa ?

Rakyat adalah semua orang yang tinggal di sebuah negeri. Orang miskin rakyat, orang kaya juga rakyat, orang baik rakyat, orang jahat yang serakah juga Rakyat, masyarakat sipil , aparat dan pejabat negara juga rakyat, lalu rakyat mana yang ingin dibela oleh pemimpin yang suka mengatasnamakan rakyat ?

Saya sangat tidak respek dengan gaya bicara seorang pemimpin yang berlindung di belakang rakyat, mengambil simpati dan kebijakan kebijakan karena suara terbanyak. Kita tidak tahu Rakyat mana yang akan dia bela, jangan2 dia malah akan membela rakyat yang jahat, serakah dan tak bermoral.

Pemimpin rakyat adalah pemimpin yang berlindung di balik rakyat. Pemimpin tipe ini tidak mempunyai jiwa pemimpin yang sebenarnya. Jika mayoritas rakyat di suatu wilayah atau negara sudah memiliki sifat dan perilaku yang tidak benar, maka sang pemimpin juga akan mengambil kebijakan yang tidak benar juga, ATAS NAMA RAKYAT.

Kita dapat melihat contoh dari kebijakan pemimpin sok rakyat semacam ini, di negara 2 tertentu ganja, minuman keras, pelacuran, perjudian telah dilegalkan oleh pemimpin mereka karena mayoritas rayatnya juga menginginkan hal yang tidak bermanfaat tersebut.

Pemimpin Bangsa berbeda dengan pemimpin rakyat. Pemimpin Bangsa akan mewujudkan keinginan rakyat jika keinginan rakyat tersebut memang benar dan bermanfaat untuk kemajuan bangsa. Tapi jika keinginan rakyat tersebut telah keliru dan berbahaya bagi masa depan bangsa, maka sang pemimpin Bangsa tersebut akan meluruskanya dan bahkan akan melawan keinginan mayoritas rakyat tersebut walaupun dia harus berhadapan dengan rakyatnya sendiri.

Kehadiran pemimpin bangsa / kaum tidak selalu di sambut baik oleh sebagian rakyatnya. Namun suatu saat masyarakat pasti akan rindu dengan kehadiran pemimpin bangsa tersebut.

Contoh dari Para Nabi ( Pemimpin Suatu Bangsa )

Contoh sifat dan perilaku pemimpin bangsa dapat kita lihat dari contoh para Nabi terdahulu. Setiap Nabi diturunkan Oleh Tuhan kepada suatu kaum / bangsa yang mayoritas rakyatnya mempunyai sifat dan perilaku yang tidak benar. Namun walaupun para Nabi hidup dilingkungan rakyat yang berperilaku buruk, tapi para Nabi tersebut tidak lantas mengikuti kebiasaan – kebiasaan buruk yang sudah berlaku di kehidupan rakyatnya sehari hari. Namun mereka justru menentang kebiasaan buruk rakyatnya dan memberikan contoh yang baik untuk ditiru rakyatnya.

Pemimpin bangsa tidak menjadi pemimpin hanya semata mata ingi dicintai dan disanjung rakyatnya, Namun pemimpin bangsa menjadi pemimpin dengan memberikan contoh yang baik untuk rakyatnya dan bermanfaat untuk kemajuan suatu Bangsa.