Wednesday , October 21 2020

Pulau Pasir Timbul Keajaiban Lain Di Raja Ampat

Seperti sebuah permainan sulap. Pulau Pasir Timbul ini kadang terlihat dengan jelas keindahannya, kadang tidak terlihat sama sekali.

Pulau ini seperti hilang begitu saja ditelan Bumi jika kita tidak datang di waktu yang tepat. Pulau ini disebut Pulau Pasir Timbul karena memang hanya dapat terlihat di saat-saat tertentu saja. Penasaran? Lihat saja sendiri keajaibannya di Raja Ampat.

Perjalanan 30 Menit Dari Waisai

Pulau Pasir Timbul sebenarnya adalah hamparan pasir yang membentuk pulau kecil di tengah-tengah lautan Raja Ampat. Untuk mencapai pulau ini dibutuhkan waktu 30 menit dari Waisai dengan naik kapal cepat. Waisai adalah ibukota Raja Ampat dan dari situlah kita berangkat menuju Pulau Pasir Timbul ini.

Luas Pulau

Pulau ini tidak begitu luas dan hanya ada pasir putih seluas kira-kira 100-150 meter saja. Jadi benar-benar hanyalah hamparan pasir tanpa ada tumbuhan sama sekali. Hanya ada kerang-kerang yang bergerak di pantai tapi itu juga tidak bertahan lama. Mereka akan terhempas masuk ke dalam laut kembali saat ombak datang.

Di sini kita bisa berenang dan snorkling di sekitar pulau pasir dan melihat keindahan laut. . Kita bisa menikmati beragam ikan-ikan hias yang indah. Juga karang-karang yang beraneka warna dan bentuk membuat petualangan alam bawah laut menjadi lebih menarik lagi. Jika ombak sedang tinggi maka kapal yang kita naiki tidak bisa merapat ke pulau karena air yang terlalu dangkal. Tapi tidak masalah, kita bisa berenang saja ke pulau itu kok.

Pasang Surut

Jika datang di waktu yang tidak tepat maka pulau ini tidak akan terlihat. Penampakannya tergantung dari pasang surut air laut saat itu. Jadi saat air pasang maka hamparan pasir akan hilang tenggelam dan tidak terlihat. Sebaliknya jika surut maka pulau timbul ini akan terlihat dan kita bisa berjalan-jalan di atasnya sambil menikmati pemandangan. Keajaiban inilah yang membuat Pulau Pasir Timbul menjadi menarik dan unik bagi wisatawan.

Kebanyakan wisatawan memilih pulau ini sebagai kunjungan terakhir setelah keliling dengan kapal. Soalnya harus diperhitungkan juga waktu air sedang surut sehingga bisa menikmati pulau ini. Biasanya tidak terlalu lama maka air pasang kembali dan pulau itu pun hilang tenggelam di tengah lautan. Jadi nggak asik kan kalau sudah jauh-jauh ke situ tapi tidak sempat menikmati Pulau Pasir Timbul.

Raja Ampat memang surganya dunia.

About Bas