Monday , October 19 2020

Pintarnya Luwak Membantu Fermentasi Biji Kopi Pilihan

Bagi pecinta kopi tentu mampu merasakan perbedaan kenikmatan antara jenis kopi yang satu dengan kopi yang lain. Termasuk ketika menikmati sajian kopi luwak. Kopi luwak memang sangat terkenal karena mampu memberikan rasa kopi yang begitu nikmat. Namun pernah terdengar pendapat orang mengenai kopi luwak. Pernahkah Anda mendengar pendapat seperti ini. Kopi luwak itu menyiksa dan menyakiti luwak. Itu karena mereka belum tahu pintarnya luwak dalam menghadapi buah kopi. Lalu seperti apa kepintaran luwak terhadap kopi sehingga mampu menghasilkan biji kopi yang kemudian diolah menjadi minuman kopi luwak yang nikmat. Berikut penjelasannya.

Luwak Hanya Mau Mengkonsumsi Buah Kopi Merah Segar

Tidak dapat secara sembarang Anda memberikan makanan kepada luwak. Luwak hanya akan mau mengkonsumsi buah kopi merah yang segar. Jika Anda memberikan buah kopi dengan kesegaran dan warna yang berbeda, maka luwak akan dapat membedakannya. Luwak akan memilih buah kopi merah segar alias matang optimal. Jika disitu terdapat buah kopi merah yang hampir busuk bahkan ada yang masih berwarna hijau, luwak tidak akan mau mengkonsumsinya. Bahkan luwak pun akan mampu menyingkirkan buah kopi mana yang pantas untuk luwak konsumsi dan mana yang tidak. Hal ini terkait dengan kandungan gula dan pektin. Pada buah kopi merah, luwak lebih memilihnya karena kandungan gula dan pektinnya yang tinggi. Sedangkan untuk buah kopi yang masih mentah, kandungan gulanya masih sangat sedikit karena masih terdapat kandungan protopectin di dalam buah kopi berwarna hijau.

Luwak Mengkonsumsi Bagian Lendir Buah Kopi Merah Segar

Luwak termasuk hewan yang tekun saat mengkonsumsi buah kopi merah segar. Luwak tidak akan asal mengkonsumsi secara langsung buah kopi merah segar yang ada dihadapannya. Namun seperti yang sudah dijelaskan di atas, luwak akan mengkonsumsi bagian lendir. Lendir pada daging buah kopi merah mengandung gula dan pektin yang sangat disukai luwak. Luwak akan begitu tekun membuka kulit buah kopi dan kemudian barulah akan mengkonsumsi bagian lendir dalam buah kopi merah bersamaan dengan biji kopi merah tersebut.

Luwak Mampu Melakukan Fermentasi Biji Kopi Dengan Baik

Luwak tidak mampu melakukan proses degradasi pada biji kopi yang ikut dikonsumsi bersama lendir. Sebab biji kopi merah tersebut memiliki tekstur yang keras. Ketika biji kopi tersebut masuk ke saluran pencernaan luwak, maka yang terjadi adalah fermentasi. Di dalam saluran pencernaan luwak terdapat enzim yang akan melakukan fermentasi bersama dengan keberadaan mikroba. Pengaruhnya yang lain juga akan mengurangi kandungan protein dalam biji kopi. Terjadilah proses degradasi yang mampu melarutkan sebagian kandungan protein. Jika kandungan protein di dalam biji kopi, maka itulah yang menyebabkan dari rasa kopi yang pahit. Namun untuk biji kopi luwak, kandungan protein berkurang secara alami dari saluran pencernaan luwak sehingga tidak heran harga dari kopi luwak sangatlah mahal. Kemudian biji kopi yang tidak mampu didegradasi akan keluar bersama feses luwak. Biji kopi yang terselimuti oleh kulit ari, kulit tanduk yang memiliki kandungan senyawa, serat, protein, dan abu.

Luwak Hanya Mengkonsumsi Jenis Buah Kopi Arabica Dan Buah Kopi Peaberry

Luwak adalah hewan yang istimewa untuk kopi. Luwak hanya mau mengkonsumsi buah kopi merah dari jenis Arabica dan dari jenis Peaberry. Sehingga tidak perlu heran salah satu rahasia dari kenikmatan kopi luwak yang lain karena jenis kopi yang digunakan memang pilihan.

About Bas