Sunday , October 25 2020

Pertama Kali Naik Gunung, Ini 9 Tips Untukmu

Mendaki gunung termasuk olahraga yang menantang, namun prosesnya sangat menyenangkan untuk dilalui. Terutama bagi anak muda yang masih memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas berat. Bagi kamu para pemula yang ingin mencoba olahraga yang satu ini, tak perlu takut. Asalkan menjalankan pendakian sesuai prosedur yang diberikan. Nah, buat para pemula, baca tips ini dulu ya sebelum naik ya!

1. Jangan naik sendirian

Yep, karena kamu belum berpengalaman, jangan coba-coba naik gunung sendirian. Kalau kamu sudah profesional pun naik gunung sendirian sangat berbahaya karena kalau terjadi apa-apa tidak ada yang dapat menolongmu. Lebih baik kamu naik dengan teman-temanmu yang sudah berpengalaman, atau kamu bisa mengikuti open trip yang dibuka oleh para komunitas naik gunung.

2. Pilih gunung dengan tingkat kesulitan yang rendah

Pilih gunung-gunung dengan medan yang sesuai untuk pemula seperti Gunung Papandayan atau Gunung Gede Pangrango. Dua gunung ini jalannya tidak terlalu menanjak sehingga kamu tidak kaget saat mendaki gunung pertama kali. Jangan langsung Gunung Semeru atau Gunung Rinjani, ya!

3. Rencanakan perjalananmu

Setelah memilih gunung mana yang akan menjadi pendakian pertamamu, kamu harus merencanakan perjalananmu seperti merencanakan pergi ke tempat wisata. Bagaimana cara ke sana dan berapa biaya yang yang harus dikeluarkan. Kamu juga harus tahu rute penanjakan meskipun menggunakan jasa open trip. Selain itu, cuaca juga penting untuk kamu pertimbangkan. Sebaiknya kamu jangan naik gunung ketika musim hujan.

4. Gunakan gear yang sesuai

Gear ini harus kamu lengkapi demi keamanan kamu sendiri dalam naik gunung nanti. Mulai dari carrier (tas gunung), jaket, sepatu/sandal gunung, sleeping bag, matras, headlamp, dan lain sebagainya. Ini harus dipenuhi sebab naik gunung nggak sama kayak camping di pinggir pantai. Barang-barang ini harganya lumayan menipiskan kantung, jadi alternatif lainnya kamu bisa menyewa di tempat-tempat persewaan yang ada.

5. Latihan fisik dulu sebelum naik

Fisik ini penting banget lho ketika naik gunung. Berjalan menanjak nggak sama dengan berjalan di jalanan yang landai. Agar kamu nggak kaget, serangkaian latihan harus kamu lakukan. Kamu bisa melatihnya dengan berlari setiap pagi dan sore untuk mengatur pernapasanmu juga.

6. Pastikan kondisi kesehatanmu

Jangan sesekali naik jika kamu nggak enak badan. Ini akan merepotkan bagimu dan tim. Ini juga bisa mengancam jiwamu, kondisi penyakitmu bisa memburuk dengan aktivitas ekstrim. Terlebih lagi kamu bisa terkena hipotermia dengan suhu yang rendah saat camp di atas gunung malam harinya.

7. Tanya-tanya dulu sama yang sudah ahli atau riset di internet

Kalau kamu punya teman yang sudah berpengalaman naik gunung, tanyalah padanya bagaimana pengalamannya saat naik gunung tersebut. Kamu bisa mendapat banyak tips yang bisa kamu terapkan saat naik gunung nanti. Atau kalau tidak, riset dulu di internet tentang gunung yang akan kamu daki serta cari tips mendaki gunung bagi pemula.

8. Perhatikan etika naik gunung

Ternyata, naik gunung itu ada etikanya lho. Etikanya adalah ‘Take nothing but pictures, leave nothing but footprints, kill nothing but time’. Etika ini berlaku dimana saja ketika berwisata alam. Selain itu perhatihan tanda-tanda peringatan di area penanjakan. Jangan sampai kamu tetap naik meski sudah ada tanda larangan.

9. Sedia payung sebelum hujan

Maksud dari tips mendaki gunung ini bukan harus membawa payung. Tapi mempersiapkan diri ketika kemungkinan buruk terjadi saat mendaki gunung. Meskipun kamu tidak naik gunung sendirian, kamu harus tahu bagaimana mengatasi dan menghindari hipotermia, dehidrasi, luka, terkilir, dan masalah-masalah lain yang mungkin muncul. Siapa tahu ilmumu itu dapat bermanfaat ketika ada temanmu yang menderita itu ketika naik gunung nanti. Kamu juga harus membekali diri bagaimana cara mengatasi jika bertemu binatang buas atau binatang-binatang yang mematikan jika menggigit.

 

Jadi itulah sembilan tips naik gunung yang harus diketahui oleh para pemula. Ingat, tetap waspada dan jangan melamun ketika mendaki ya!

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *