3 Permasalahan Oven Paling Umum dan Solusinya

Anda yang kesehariannya selalu berkutat dengan oven pasti tahu kalau kadangkala alat ini bisa ngambek juga. Dan bila itu sampai terjadi, jangan buru-buru memanggil tukang atau mengklaim kalau oven pasti rusak. Tunggu dulu! Sebaliknya baca ulasan ini sampai habis agar Anda tahu kalau 3 permasalahan oven paling umum berikut bisa diatasi sendiri (atau ya paling tidak dengan bantuan suami).

1. Oven tidak panas sama sekali

Makanan Dalam Oven

Sumber: https://www.cnet.com/

Sesudah mengatur suhunya, Anda menunggu dan menunggu, tapi tetap saja oven tidak memanas. Wah gawat, apa ya yang kira-kira menyebabkannya?! Penyebab oven tidak panas bisa bermacam-macam, begitu pula dengan solusinya.

Kalau tipe oven-nya menggunakan gas, maka bisa saja ada gangguan pada pemantiknya. Guna memastikan kalau ini bukan masalah gas serius, coba tes salah satu elemen pembakar. Amati apakah itu menerima gas dan menyala atau tidak. Ketika mengatur suhu ovennya, Anda seharusnya mendengar bunyi ‘klik’ diikuti suara ‘wus’ sebagai tanda kalau gas menyala. Bila tak ada bunyi ‘wus’ dan ‘klik’pun berhenti, maka matikan ovennya. Ini artinya pemantiknya saja yang perlu diganti.

Tapi bila tipe ovennya adalah elektrik, maka penyebabnya mungkin terletak pada elemen pemanasnya. Bisa jadi itu rusak atau aus karena oven mungkin terlalu sering dipakai. Kondisi ini bisa diketahui dengan cara mengamati apakah elemen pemanas oven tampak kemerahan. Bila elemennya tak tampak kemerahan atau tidak bercahaya sama sekali, gantilah itu.

2. Suhunya tidak sesuai

Mengatur Suhu Oven

Sumber: https://www.cnet.com/

Kalau Anda mendapati proses memanggang lebih lama daripada biasanya atau yang seharusnya – dimana makanan masih kurang matang ketika dikeluarkan dari oven – maka bisa jadi suhunya tidak sesuai. Lagi-lagi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ini terjadi.

Pertama, sensor suhu di dalam oven tidak berfungsi seperti seharusnya – bisa jadi karena sensornya rusak atau sensornya mengenai dinding oven. Solusi pertama yang harus dilakukan adalah memastikan kalau sensor tersebut tidak menyentuh dinding oven bagian dalam karena hal ini bisa mempengaruhi akurat-tidaknya suhu dalam oven. Anda tinggal membenahi posisinya sehingga tak lagi bersinggungan dengan dinding oven.

Namun bila oven tetap tidak panas seperti biasanya, maka gunakan ohm-meter untuk memeriksa apakah sensor berfungsi atau tidak. Resistensi sensor seharusnya meningkat seiring dengan suhu dalam oven. Sama seperti elemen pemanas atau pemantik gas tadi, sensor mungkin perlu diganti bila terbukti tidak berfungsi.

Kedua, kalau semua sudah diganti baik elemen pemanas, pemantik gas, ataupun sensor suhunya, dan suhu oven tetap tidak sesuai, maka Anda hanya perlu mengkalibrasinya. Guna memeriksa akurasi suhunya, gunakan termometer oven. Panaskan ovennya hingga suhu 176,67’C lalu baca termometernya setelah 20 menit, dan setiap 20 menit sekali selama 1½ – 2 jam berikutnya. Bagi jumlah data suhu yang tercatat dengan frekuensi pendataan suhu sehingga Anda bisa tahu berapa suhu yang mendekati 176,67’C itu. Dengan begitu, Anda tinggal menyesuaikan saja suhunya saat memakai oven nanti.

3. Makanan tidak matang merata

Memasukkan Makanan Dalam Oven

Sumber: https://www.cnet.com/

Roti yang satu gosong, lainnya matang, dan sisanya kurang matang – ini berarti oven gagal memanggang secara rata. Anda hanya perlu menguji dugaan ini beberapa kali lagi, coba gunakan bahan makanan berbeda seperti kue atau ayam misalnya.

Jika benar bahwa oven tidak memanggang secara merata, maka periksalah elemen pemanas dan sensor suhunya. Caranya panaskan oven lalu amati elemen pemanasnya, apakah tampak kemerahan?! Selanjutnya, periksa sensor suhunya apakah meningkat seiring dengan suhu dalam oven? Kalau tidak, maka gantilah bagian yang tidak berfungsi dengan baik.

Penyebab lain mengapa makanan tidak matang merata bisa jadi karena posisi rak atau kualitas loyangnya yang kurang baik. Baking pan misalnya, harusnya bisa memantulkan cahaya. Kalau warnanya telah memudar seiring berjalannya waktu, coba bersihkan hingga kinclong atau beli saja yang baru.

Anda mungkin juga perlu membolak-balik makanan selagi memasak dengan oven, atau menyesuaikan tinggi rak untuk jenis makanan tertentu. Semua ini hanya perlu diamati, pelajari, dan catat.

Jadi itulah tadi 3 permasalahan oven paling umum dan solusinya. Semoga bermanfaat!

***

Penulis: Megsaroh

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *