Thursday , October 22 2020

7 Permainan Tradisional untuk Melatih Motorik Kasar Anak Anda

Melatih Motorik Kasar Anak Dengan Permainan Tradisional

Beberapa orang tua beranggapan bahwa bermain adalah kegiatan yang tidak bermanfaat. Namun faktanya, permainan memberikan banyak manfaat bagi anak, salah satunya adalah melatih motorik kasar. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang melibatkan otot-otot besar, baik sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh berat badan, usia, serta perkembangan anak secara fisik.

Mengingat pentingnya pertumbuhan motorik kasar pada anak, Orang tua sebaiknya tidak perlu melarang anak-anak untuk melakukan permainan yang mengandalkan kegiatan fisik—selama tidak membahayakan.

Bukan gadget ataupun permainan modern yang baik untuk motorik kasar, namun ada sejumlah permainan tradisional untuk melatih motorik kasar lalu, apa sajakah itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Lompat Tali

Permainan ini biasanya dilakukan dengan karet gelang yang dirangkai menjadi bentuk tali panjang. Permainan lompat tali biasanya dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok akan bergiliran menjadi pemegang tali tersebut. Permainannya terdiri dari beberapa level ketinggian yang harus diselesaikan oleh masing-masing kelompok. Jika ada salah satu orang dari kelompok tersebut gagal melompati tali pada level tertentu, dia tidak boleh ikut bermain untuk sementara waktu.

2. Egrang

Permainan Egrang memerlukan keseimbangan yang baik karena menggunakan otot-otot kaki dan tangan. Alat yang digunakan untuk memainkan Egrang adalah batang bambu atau kayu sebagai alat untuk menopang tubuh. Anda bisa memperkenalkan permainan ini kepada anak. Untuk menghindari anak dari rasa bosan saat memainkannya, ajak dia untuk bermain dengan teman-temannya agar suasana bermain semakin menyenangkan.

3. Engklek

Permainan ini membutuhkan kekuatan otot kaki. Anda bisa memperkenalkan Engklek kepada anak serta bagaimana cara memainkannya. Ajak teman-teman sebayanya untuk turut bermain agar permainan terasa lebih seru. Buatlah permainan menjadi lebih mengasyikan dengan cara memberikan hukuman kepada yang kalah, misalnya menyanyikan lagu dengan meniru penyanyi terkenal.

4. Gobak Sodor

Gobak Sodor bisa menjadi permainan tradisional untuk melatih motorik kasar anak. Permainan ini dilakukan secara berkelompok yang dibagi menjadi dua dengan masing-masing anggota berjumlah tiga hingga lima orang. Dalam permainan ini, dibutuhkan kekompakan untuk menjaga pertahanan agar tidak ditembus tim lawan. Permainan Gobak Sodor sangat menyenangkan dan membuat tubuh aktif bergerak sehingga memberikan banyak manfaat bagi anak.

5. Bentengan

Permainan Bentengan memang nampaknya sangat lekat di ingatan masa kecil kita. Nah, Bentengan ini sangat cocok dimainkan anak-anak untuk membantu melatih motorik kasarnya. Permainan ini membutuhkan halaman yang luas atau tanah lapang karena setiap orang akan berlari ke setiap sudut.

Ingat, permainan ini lebih seru dimainkan oleh banyak orang. Pertama-tama, bagi menjadi dua kelompok. Salah satu kelompok berusaha untuk menjaga benteng, sementara kelompok lainnya berusaha untuk menyentuh benteng tersebut.

6. Dampu

Dampu biasanya dimainkan oleh anak laki-laki maupun perempuan. Tidak ada peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini. Anak-anak cukup memainkannya di tanah yang lapang dengan membuat beberapa petak di permukaan tanah menggunakan kapur. Setiap anak harus melempar batu pipih ke dalam kotak, tapi tidak keluar atau mengenai garis. Setelah itu, para pemain harus melompat dengan satu kaki di dalam kotak yang tidak terdapat batu tanpa menginjak garis maupun batu milik peserta lain.

7. Petak Jongkok

Petak Jongkok adalah salah satu permainan tradisional yang sangat populer di kalangan anak-anak. Permainan ini tidak membutuhkan alat dan bisa dimainkan kapanpun dan di manaun. Petak Jongkok adalah salah satu permainan tradisional untuk melatih motorik kasar anak. Selain itu, ada beberapa manfaat lainnya yaitu melatih kemampuan fleksibilitas kaki dan meningkatkan solidaritas satu sama lain.

Itu dia 7 permainan tradisional yang dapat membantu melatih motorik kasar anak. Tentunya, permainan-permainan tersebut sangat aman untuk diperkenalkan kepada anak Anda. Intinya, motorik kasar seorang anak perlu dilatih sejak dini agar pertumbuhan mereka berjalan secara optimal.

Yuk, mulai perkenalkan kembali permainan-permainan tradisional yang seru dan bermanfaat bagi pertumbuhannya. Tidak hanya dapat membantu melatih motorik, permainan-permainan tradisional khas Indonesia tersebut akan membuatnya lebih baik dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya.

About Bas