Sunday , October 25 2020

9 Peraturan Aneh dan Tak Lazim yang Ada di Korea Utara

Korea Utara merupakan negara yang paling dikendalikan oleh pemerintah. Hal ini sudah menjadi rahasia umum. Dari potongan rambut hingga tempat tinggal, semuanya diatur dalam undang-undang. Bahkan negara yang dipimpin oleh Kim Jong-un ini juga mengisolasi diri dari dunia luar. Bisa dikatakan sangat sedikit negara yang menjalin kerja sama dengannya.

 

Nah, berikut ini beberapa hukum/peraturan aneh tak lazim yang kerap diberlakukan di Korea:

 

1. Cuma Ada 3 Channel Televisi

Bersyukurlah Kamu tinggal di Indonesia bisa menonton televisi dengan bebas. Channelnya juga ada bermacam-macam. Belum lagi jika kamu memasang parabola atau Speedy, kamu dapat nonton siaran luar yang menarik.

Beda lagi dengan Korea Utara. Disana cuma ada 3 channel televisi yang diizinkan tayang oleh pemerintah. Itupun kebanyakan isinya berita. Apabila ada orang yang tertangkap melihat saluran tv lain (-illegal) maka ia harus berani dihukum. Kamu mau tapi apa hukumannya? Salah satu kemungkinan adalah eksekusi!

2. Tidak Boleh Mendengarkan Musik Barat

Sama halnya dengan saluran televisi, jenis musik yang diizinkan beredar disana juga dibatasi. Pemerintah melarang keras penyetelan musik-musik bergenre barat. Barang siapa yang berani memutarnya maka bakal dihukum eksekusi.

3. Model potongan Rambut Ditentukan

Jangan pernah bermimpi menstyling rambutmu secara bebas di Korea Utara. Faktanya, di negara ini hanya ada 28 jenis model potongan rambut yang disetujui oleh pemerintah. Terdiri dari 10 model cowok dan 18 model cewek. Kamu enggak bisa memilih selain dari itu!

Mayoritas model rambut cewek adalah potongan pendek. Sementara untuk pria bisa dikatakan hampir botak, panjang rambut tidak boleh lebih dari 3 inchi.

4. Tidak Boleh Memakai Jeans Biru

Ada berapa banyak koleksi jeans birumu di almari? Tiga? Lima? Atau lebih dari itu? Di Korea Utara pemakaian jeans berwarna biru justru dianggap ilegal. Pemerintah menganggap itu berkaitan dengan simbol imperialisme Amerika Serikat. Sehingga masyarakat pun dilarang menggunakannya. Tentu saja hal ini memancing banyak protes publik. Tapi ya itulah Korea Utara.

5. Dilarang Meninggalkan Negara

Tak bisa dipungkiri bahwa banyak warna Korut yang mengaku tak betah tinggal negerinya sendiri. Aturan-aturan yang begitu ‘ketat’ nampaknya membuat hidup mereka tertekan. Dan yang paling menyedihkan, mereka tidak bisa lari kenyataan tersebut.

Ya, penduduk Korut dilarang meninggalkan tempat tinggal mereka. Jika sampai ada yang tertangkap melarikan diri, maka mereka bakal diberikan hukuman eksekusi.

 6. Tempat Tinggal Ditentukan Pemerintah

Tidak hanya dilarang meninggalkan negara, di Korut Kamu juga enggak bisa menentukan tempat dimana Kamu ingin tinggal. Lokasi rumah Anda harus sesuai dengan aturan pemerintah. Bisa dikatakan pemilihan kawasan tempat tinggal didasarkan pada kelas ekonomi.

Untuk warga kalangan elit biasanya hidup di kota Pyongyang. Kawasan ini dijaga ketat oleh para militer sehingga tidak bisa dimasuki sembarangan orang. Sementara penduduk lain yang lebih miskin berada di kota-kota pinggiran. Oiya semakin kaya seseorang, maka tempat tinggalnya semakin dekat dengan Pyongyang.

7. Tak Hanya SPP, Siswa Harus Membayar Segalanya

Kalau di sekolah-sekolah Indonesia, biasanya siswa hanya dianjurkan membayar uang gedung saat pertama kali masuk dan uang SPP per bulan. Berbeda dengan siswa Korea Utara, mereka harus menanggung beban lebih banyak.

Tak hanya uang gedung dan SPP, mereka juga harus membayar tagihan sekolah. Dan lebih anehnya lagi, mereka wajib membawa meja dan kursi masing-masing untuk tempat belajar di kelas. Hmm, ribet juga ya.

8. Akses Internet Dibatasi

Di era digital saat ini, pemakaian internet di Korea Utara ternyata juga dibatasi loh! Percaya gak percaya, masyarakat hanya bisa mengakses beberapa jenis situs saja. Terutama yang berhubungan dengan pariwisata dan pemerintah. Selain itu, jaringannya juga hanya menggunakan 3G dengan kecepatan broadband sekitar 2,5 Gigabite perdetik.

9. Mustahil Menemukan Poster Iklan di Jalanan

Jika Kamu sering menemukan poster iklan shampo, jual rumah, dan sebagainya di jalanan Indonesia. Lain halnya dengan Korea Utara. Di sepanjang perjalanan Kamu enggak bakal menemukan iklan apapun. Entah itu di dinding, bangunan atau transportasi umum benar-benar bersih tanpa adanya poster.

Jadi itulah beberapa hukum atau peraturan tak lazim yang ada di Korea Utara. Menurutmu mana nih yang paling bikin gak nyaman? Share dan kasih alasan yuks!

About Bas