Wednesday , October 28 2020

Penyebab dan Cara Menyiasati Anak Susah Makan

Salah satu faktor penyebab anak susah makan bisa saja disebabkan olek faktor fisik dan psikisnya. Faktor fisik biasanya seperti terjadinya gangguan pencernaan maupun adanya infeksi di dalam tubuh anak. Sedangkan, faktor psikis yang bisa saja mempengaruhi seperti gangguan psikologis seperti rumah tangga orangtua yang mengalami masalah. Suasana makan yang tidak menyenangkan karena tidak pernah makan bersama kedua orangtua. Selain itu, bisa juga karena anak sering dipaksa mengkonsumsi makanan yang tidak mereka sukai.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. Yuk, simak dulu informasi selengkapnya!

1. Sajikan Makanan Dalam Porsi Yang Kecil

Salah satu penyebab anak Anda mengalami kesulitan makan, mungkin saja disebabkan karena si kecil memiliki lambung yang belum bisa menampung makanan dalam jumlah yang terlalu banyak. Oleh karena itu, untuk tahap awal, usahakan untuk memberikan makanan dalam jumlah sedikit pada mereka. Lakukan secara bertahap, dan tambahlah porsi makan ketika mereka mulai menyukai makanan yang Anda sajikan.

2. Berikan Variasi Pada Makanan

Menu makanan yang itu-itu saja memang membuat siapapun merasa bosan, terutama anak kecil. Untuk mengatasi kebosanan pada menu makanan yang disajikan berikan menu makanan yang lebih variatif pada buah hati Anda. Biarkan mereka memilih makanan yang disukai. Biasanya seorang anak akan mau memakan makanan yang sesuai dengan pilihannya sendiri.

3. Berkreasilah Dalam Menyajikan Makanan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar tampilan makanan yang disajikan terlihat menarik. Salah satunya seperti mencetak nasi goreng dalam cetakan teddy bear ataupun bebek kecil. Makanan dengan penyajian yang unik pasti membuat anak merasa memiliki gairah untuk makan.

4. Jadikan Saat Makan Menjadi Momen Yang Menyenangkan

Supaya anak Anda semakin bersemangat ketika diajak makan, buatlah saat-saat makan menjadi momen yang menyenangkan bagi mereka. Jangan pernah mengancam, menghukum ataupun menakut-nakutin anak untuk makan lebih banyak. Jika Anda tetap melakukan hal tersebut, mereka malah akan mengalami rasa takut yang berlebihan sehingga tidak mau makan. Hindari trauma psikologis pada mereka.

5. Makan Yang Teratur

Makan yang teratur sangat baik bagi kesehatan, bahkan sangat baik bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, berikan jadwal makan yang teratur agar si kecil terbiasa dengan jam makan setiap harinya. Sama halnya dengan kegiatan lain seperti tidur, mandi dan lainnya.

6. Berikanlah Camilan Sehat Pada Anak

Anak sudah pasti suka mengemil. Setelah memasuki usia satu tahun dan mulai bisa berjalan, si anak pasti gemar bereksplorasi dengan lingkungan mereka. Ketika masuk ke usia 2 tahun, mereka pun semakin banyak melakukan aktivitas. Hal itulah yang membuat mereka sulit duduk manis dan menjadi sangat aktif dan tidak bisa tenang ketika makan. Untuk mengatasi hal tersebut, berikanlah mereka camilan yang sehat dalam porsi kecil namun dengan jumlah yang beragam. Beberapa diantaranya seperti bola kentang isi wortel dan daging cincang, kue sus mini isi fla cokelat, donat bertabur keju dan sebagainya.

7. Jangan Memaksa Anak

Usahakan untuk tidak memaksa anak ketika mereka tidak mau makan. Supaya saat makan berjalan dengan baik, usahakan untuk mematikan televisi dan menjauhkan buku ataupun mainan dari meja makan agar mereka bisa lebih berkonsentrasi ketika makan.

8. Ajak Si Kecil Menyiapkan Makanannya Sendiri

Dunia anak memang dunia bermain, ketika Anda mengajak si kecil menyiapkan makanannya sendiri, pasti mereka akan merasa senang. Mintalah mereka untuk mengambil buah, sayur ketika sedang berbelanja di swalayan ataupun ketika menyiapkan makanan di atas meja. Anak juga perlu mencontoh apa yang dilakukan orangtuanya. Anda sebaiknya konsumsi makanan sehat, agar anak bisa mencontoh apa yang Anda makan.

9. Hindari Pemberian Hadiah atau Iming-iming Makanan Penutup Agar Anak Mau Makan Sebagai Hadiah

Jangan buat anak mau makan ketika Anda memberi hadiah. Hal tersebut sangat tidak baik jika dibiasakan. Pasalnya, makanan penutup sering kali memiliki rasa yang manis. Jika Anda membiasakannya, hal tersebut malah bisa mengganggu kondisi kesehatan mereka. Supaya tubuh si kecil tetap sehat, sebaiknya berikanlah mereka, buah ataupun yoghurt.

10. Ketika Makan Jangan Beri Anak Minum Terlalu Banyak

Minum bisa membuat seseorang kenyang. Apalagi anak kecil. Oleh karena itu, biasakanlah mereka untuk menghabiskan makanannya terlebih dahulu baru setelah itu berikan ia minum. Pilihlah minuman yang rendah lemak seperti jus buah. Pasalnya minuman yang sehat sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh si kecil.

Saat ini, banyak sekali ibu yang mengeluh bahwa anaknya mengalami susah makan. Padahal sudah dilakukan banyak cara untuk mengatasi kesulitan makan pada anak tersebut. Namun, faktanya kerap kali tidak berhasil dan hal tersebut akhirnya menyebabkan banyak orangtua mengalami rasa jengkel dan bingung mencari cara dalam mengatasi kesulitan tersebut. Bahkan akibat permasalahan tersebut, banyak ibu yang merasa stres bahkan tertekan menghadapi masalah yang terjadi pada buah hatinya. Rasa khawatir pun menjadi sahabat sehari-hari seorang ibu ketika anaknya mengalami kesulitan makan. Masalahnya, sang anak belum tentu mendapatkan kecukupan gizi yang baik atau seimbang. Anak-anak tersebut biasanya selalu memilih setiap makanan yang ingin mereka konsumsi sehingga kesulitan makan pun terjadi.

Ketika si buah hati berusia 6 bulan memang sudah saatnya, sebagai seorang ibu mulai memberikan makanan pendamping selain ASI. Pada saat itulah, seorang ibu harus cermat dalam memperhatikan pola makan pada anaknya. Beberapa hal mudah diantaranya adalah si ibu dapat memberikan makanan pendamping seperti bubur susu, sari buah lalu berlanjut pada makanan yang memiliki tekstur lebih padat seperti nasi tim ketika mereka sudah mulai terbiasa dengan bubur susu atau sari buah. Namun, hal tersebut tidak selalu berjalan mulus sehingga membuat anak mengalami kesulitan makan.

Biasanya hal tersebut sering kali terjadi ketika si anak mulai memasuk usia di tahun pertamanya. Masalah yang muncul biasanya, anak menolak makanan yang diberikan ibu. Mulai tidak menyukai sayur dan hanya mau mengkonsumsi makanan yang mereka pilih-pilih saja. Bahkan sering kali terjadi akibat tidak mau makan makanan yang dipilih sang ibu, si anak malah mengemut makanan di mulutnya terlalu lama dan tidak mau menelan.

Kondisi itulah yang akhirnya membuat ibu merasa khawatir dengan asupan gizi si anak. Mengingat, mereka masih dalam kondisi masa tumbuh kembang. Di masa tersebutlah, anak memang perlu diberi asupan makanan yang cukup.

Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana cara menyiasati agar si anak mau makan? Cara-cara di atas merupakan solusi yang tepat agar anak memiliki nafsu makan yang tinggi ataupun bersemangat ketika waktu makan tiba. Jadi, tidak perlu cara lain untuk memberikan gizi dan nutrisi yang cukup untuk mereka. Anak sehat, bunda pun pasti senang.

Selamat mencoba.

About Bas