Wednesday , October 21 2020

Penyebab dan Cara Menghilangkan Bopeng Tanpa PHP

Bagi kebanyakan wanita, memiliki bekas bopeng mungkin dirasa sangat mengganggu penampilan. Tidak hanya wanita, pria pun bisa jadi minder kalau memiliki terlalu banyak bopeng. Bopeng sendiri adalah bekas luka di kulit yang memiliki struktur lebih cekung daripada area kulit di sekitarnya.

Meskipun saat ini terdapat make up yang bisa dijadikan solusi, tetapi tetap saja apabila struktur kulit tidak rata hasil make up tidak akan sempurna. Dan sayangnya, bopeng memang masalah kulit yang sangat bandel dan sulit hilang dengan sendirinya. Oleh karena itulah, banyak orang yang sudah berusaha keras berakhir menyerah karena tidak berhasil menemukan solusi untuk menghilangkan bopeng.

Apa sih Penyebab Munculnya Bopeng?

Sebagian besar orang mungkin akan secara spontan berpikir bahwa bopeng disebabkan oleh jerawat. Ya, memang benar bahwa jerawat adalah salah satu penyebab bopeng. Namun lebih spesifiknya, jerawat yang tidak ditangani dengan benar lah yang akan membentuk bopeng, misalnya saja kalau keseringan dipencet atau digaruk dengan cara tidak benar. Perlakukan semacam ini yang menyebabkan kelenjar minyak di kulit lapisan dalam pecah hingga akhirnya menimbulkan luka.

Nah, terbentuknya bopeng diawali dari adanya luka di lapisan kulit tersebut. Dan saat lapisan dalam ini berangsur sembuh, kolagen pun juga ikut diproduksi untuk membuat proses penyembuhan menjadi lebih mudah. Hanya saja, kolagen ini mungkin meninggalkan jaringan parut di permukaan yang lebih dalam. Hal ini yang membuat area kulit bekas luka memiliki tekstur yang berbeda dengan area kulit sekitarnya.

Cara Menghilangkan Bopeng

Di sini halokawan juga akan membagikan beberapa treatment yang biasa dilakukan untuk menghilangkan bopeng.  Berikut ini adalah beberapa cara untuk menghilangkan bopeng yang mungkin bisa menjadi solusi.

1. Chemical Peeling

Kalau benar-benar ingin menghilangkan bopeng, mungkin Anda harus mulai berkomitmen dan melakukan peeling secara rutin di klinik kecantikan. Chemical Peeling adalah sebuah teknik untuk mengangkat sel kulit mati dengan menggunakan cairan asam. Peeling ini akan berguna untuk menghilangkan lapisan kulit bagian luar dan membuat kulit beregenerasi menghasilkan sel baru.

Dengan adanya sel baru ini, luka di wajah Anda akan memudar dan kerutan di wajah juga berkurang. Wajah Anda akan terlihat lebih fresh dan awet muda. Hanya saja, Anda tidak bisa hanya sekali dua kali melakukan chemical peeling, melainkan harus dilakukan secara rutin.

2. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi adalah perawatan yang dilakukan untuk menghilangkan lapisan kulit yang lebih tebal dan tidak rata. Sama seperti chemical peeling, microdermabrasi juga memiliki cara kerja untuk menghilangkan sel kulit mati pada lapisan epidermis. Hanya saja, bahan yang digunakan dalam proses mikrodermabrasi bukan asam melainkan bahan abrasif.

Selain menghaluskan kulit tidak rata, mikrodermabrasi juga memiliki efek positif lainnya seperti mengurangi garis-garis halus atau kerutan, mengurangi ukuran pori-pori, dan memudarkan stretch mark.

3. Dermabrasi

Apabila mikrodermabrasi hanya melibatkan lapisan kulit bagian luar, perawatan dermabrasi akan menjangkau baik lapisan luar dan lapisan tengah atau yang disebut lapisan dermis. Proses ini dilakukan dengan mesin dokter  dan mungkin Anda juga memerlukan anestesi karena proses ini akan menimbulkan luka yang menyakitkan. Dermabrasi dianjurkan untuk luka dalam. Jadi, apabila bopeng Anda tidak terlalu kentara, sebaiknya tidak perlu menggunakan dermabrasi. Sebab, dermabrasi dapat menimbulkan efek samping, seperti bekas luka baru, infeksi, dan membesarnya pori-pori.

4. Laser Fractional

Laser fractional bekerja dengan cara membakar lapisan luar kulit dan merangsang pertumbuhan sel baru di kulit tersebut. Jadi, dalam prosesnya sinar laser akan diarahkan ke bagian bekas luka atau bopeng dan merangsang pertumbuhan sel baru di bagian tersebut. Untuk hasil yang efektif, Anda mungkin akan membutuhkan sebanyak 5-6 kali terapi.

5. Microneedling atau Tusuk Jarum

Cara menghilangkan bopeng selanjutnya adalah dengan microneedling. Microneedling adalah perawatan yang bekerja dengan cara menusukkan jarum pada kulit. Tujuan dari microneedling adalah untuk menghasilkan kolagen dan jaringan kulit baru yang lebih halus dan kencang. Selain untuk mengatasi masalah bopeng atau bekas luka, microneedling juga dapat digunakan untuk mengatasi keriput atau pori-pori besar. Untuk hasil terbaik, paling tidak Anda harus melakukan empat kali perawatan microneedling.

6. Filler

Mungkin Anda sendiri sudah pernah menyaksikan bagaimana kehebatan filler dalam memperbaiki kulit, misal melalui para selebgram atau artis. Sesuai dengan namanya, filler bekerja dengan cara menyuntikkan bahan berbasis lemak ke bagian kulit yang tidak rata. Dengan begitu, bagian kulit yang cekung atau bopeng dapat terangkat dan menyesuaikan dengan kulit sekitarnya. Hanya saja hasil filler tidak permanen, biasanya dapat bertahan hingga enam bulan atau bahkan sampai lima tahun, tergantung produk yang digunakan. Namun filler juga memiliki risiko sendiri, seperti terjadinya infeksi, iritasi kulit, dan reaksi alergi.

Nah, mungkin sekian dulu rangkuman mengenai penyebab dan cara menghilangkan bopeng. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu.

Feature image : gulalives.com

About deniadey

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *