Saturday , October 24 2020

8 Pelajaran Cinta Yang Diajarkan Ibu Pada Anak Perempuannya

Melihat anak tumbuh menjadi remaja lalu dewasa memang menyenangkan. Tugas ibulah mendampingi mereka setiap saat terutama soal menjalin hubungan dengan lawan jenis terutama soal pelajaran cinta. Jangan sampai mereka berlarut-larut menjalin hubungan dengan orang yang salah. Jadi sebelum mereka memutuskan untuk melakukan komitmen, sebaiknya seorang ibu memberi pelajaran sederhana ini pada anak perempuannya.

1. Kamu Sudah Sempurna

Katakanlah pada anak perempuan kita bahwa ia sudah sangat cantik dan sempurna.Ia tidak perlu berpikir untuk merubah apapun yang ada dalam dirinya. Jika ada orang lain yang mengatakan sebaliknya, itu artinya mereka tidak pantas mendapat tempat dalam hidup mereka. Anak perempuan yang mendengar ini dari ibunya akan membuat mereka lebih percaya diri dan lebih mencintai dirinya sendiri.

2. Kamu Tidak Akan Di Hormati Orang Lain Jika Kamu Tidak Melakukan Yang Sama

Tidak hanya mengatakan ini saja pada anak tapi juga memberi contoh bagaimana cara menghormati orang lain dan terutama menghormati diri sendiri. Ajarkan mereka pada jika mereka lebih menghargai tubuhnya sendiri seperti makan sehat, tidur dan istirahat cukup – maka secara otomatis mereka juga akan dihormati orang lain.

3. Tetaplah Menjadi Diri Sendiri Saat Telah Memiliki Kekasih

Jatuh cinta kadang membuat seseorang jadi kehilangan jati dirinya. Ketergantungan berlebih pada kekasihnya membuat ia bukan dirinya lagi. Ingatkan terus pada anak perempuan kita bahwa walaupun sudah memiliki kekasih tetap jalankan terus apa yang mereka suka. Karena itulah identitas diri mereka. Jika mereka tetap menjadi diri sendiri maka pria yang tepat pun akan datang dan pria yang sebaliknya tidak akan mendekati.

4. Tubuhmu Juga Butuh Kesenangan

Jika bukan ibu, siapa lagi yang akan mengajarkan ini pada anak perempuan kita? Artinya, ajari anak untuk merawat tubuhnya dengan baik karena tubuh juga butuh dimanja sesekali.

5. Memberi Pandangan Memilih Kekasih

Memang kita dan anak remaja sekarang berada di dua era yang berbeda. Tapi dasar-dasar tentang hubungan yang baik dan memilih pasangan yang tepat tetap sama dari masa ke masa. Mereka harus diberi pandangan jika seseorang mampu menyakiti orang lain, jangan cepat berpikir bahwa ia tidak akan melakukannya padamu juga. Kadang saat jatuh cinta, kita cenderung ingin mendengar apa yang ingin kita dengar. Tugas ibu membukakan pikiran mereka.

6. Menjalani Hubungan Dengan Alasan Yang Tepat

Ibu harus mengajarkan anak perempuannya tentang cinta yang sesungguhnya itu adalah saling menghargai, saling menyayangi dan saling mendukung. Jika kualitas hubungan itu tidak ada, maka sebaiknya dipikirkan kembali apa alasan mereka untuk memulainya. Kadang kala merasa kesepian karena semua teman sudah memiliki kekasih atau tekanan lingkungan bahwa harus memiliki kekasih membuat mereka akan asal pilih saja. Sebelum terlambat, ingatkan mulai sekarang.

7. Harus Tahu Apa Yang Mereka Mau

Kadang sebuah hubungan terlihat baik-baik saja di luar. Saat anak perempuan kita mulai merasa ada yang hilang dalam hubungannya dengan kekasihnya. Ingatkan apa yang sebenarnya ia inginkan, kekasih apa yang ia harapkan. Jangan sampai hubungan terlalu jauh dan telat menyadarinya.

8. Mendampingi Saat Patah Hati

Anak perempuan kita akan mengalami patah hati dan tugas ibu adalah mendampingi mereka. Tidak ada yang mereka inginkan selain bersama ibu mereka saat patah hati. Katakan pada mereka bahwa tidak apa-apa merasa sedih dan patah hati lalu ambil pelajaran dari peristiwa itu. Beritahu juga pada mereka bahwa mereka akan menjadi pribadi yang lebih kuat setelah mengalami patah hati.

About Bas