Udara panas dan sumpek memang sangat terasa di Sorong. Tapi rasa tidak enak itu akan segera terobati ketika kita datang ke Pantai Tanjung Kasuari. Salah satu objek wisata yang populer di Sorong.

Letak Pantai Tanjung Kasuari hanya 30 menit dari pusat kota Sorong dan bisa dicapai dengan mobil atau motor.

Hanya saja memang jalanya belum terlalu bagus dan harus bersaing dengan truk-truk proyek yang besar-besar. Tapi percaya deh setelah tiba di pantai, kita pasti akan terkejut dengan keindahannya. Lalu, rasa panas, penat dan perjalanan tidak enak akan menjadi sebanding dengan keindahan pantai.

Pantai Tanjung Kasuari memang benar-benar seperti Oase kota Sorong yang panas mentereng. Pantai dengan pasir putih yang bersih, deretan pohon kelapa memberikan kesejukan dan kenyamanan selama berada di sana.

Apalagi dengan keramahan anak-anak yang menyambut kedatangan wisatawan. Air laut yang biru kehijauan karena terkena sinar matahari dan deru ombak yang merdu. Ditambah dengan suara kicauan burung dari jajaran pohon kelapa. Kita bisa duduk dengan santai sambil menunggu matahari tenggelam.

Disebut dengan Tanjung Kasuari karena bentuknya yang menyerupai kepala burung Kasuari. Pantai ini tidak hanya menjadi pantai favorit wisatawan yang berkunjung ke Sorong tapi juga untuk masyarakat sekitar itu, pantai menjadi tujuan wisata dan beristirahat saat akhir pekan.

Jadi, jika berkunjung ke pantai ini pada akhir pekan maka pantai Tanjung Kasuari akan penuh. Jika ingin lebih tenang di pantai ini, disarankan dating di hari biasa saja karena tidak terlalu ramai.

Sekilas pantai ini tidak dirawat dengan baik karena banyak tumpukan sampah di mana-mana. Padahal untuk masuk ke pantai, pengunjung dikenakan biaya Rp. 50.000 (mobil) dan Rp. 20.000 (motor). Seharusnya pantai yang indah ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Apalagi dengan tingkat wisatawan yang datang ke Papua terus meningkat.

Tapi keindahan pantai yang menawan akan menghipnotis kita untuk melupakan sampah dan menikmati laut biru yang jernih.