Saturday , October 24 2020

Pangsa Pasar Mobil Eropa vs Jepang di Indonesia

Pangsa pasar mobil Eropa yang ada ditanah air memang masih tertinggal dengan produsen mobil dari Jepang. Bagaimana peluang mobil Eropa dalam menciptakan pasar di Indonesia?

Untuk mobil Eropa hanya dapat mencapai angka 5% pada 2014.

Awal Masuk di Indonesia

Jika ditarik jauh kebelakang sebenarnya mobil-mobil Eropa telah  terlebih dahulu masuk ke Indonesia. Pada 1898 hingga 1899 salah satu merek mobil Eropa yaitu peugeot telah banyak berseliweran di jalanan tanah air. Bahkan pada tahun tersebut telah lahir komunitas mobil yang sering mengadakan tamasya keluar kota.

Mobil pabrikan Jepang sendiri mulai masuk ke tanah air sekitar tahun 1961 dengan jumlah 100 unit. Daya beli masyarakat Indonesia yang masih rendah ditengarai menjadi penyebab rendahnya pangsa pasar mobil Eropa di bumi pertiwi. Negara berkembang seperti Indonesia memang kurang ramah bagi produsen mobil eropa dalam memasarkan produknya.

Harga

Selera serta kebutuhan konsumen Indonesia masih berkutat terhadap harga dan mengesampingkan kualitas. Harga mobil yang terjangkau selalu lebih menarik minat konsumen di Indonesia daripada sisi keamanan dan kualitas. Hal inilah yang menjadi keunggulan pabrikan Jepang dalam menciptakan mobil sesuai keinginan para konsumen, yaitu murah.

Hal ini sangat berkebalikan dengan apa yang dilakukan oleh pabrikan mobil Eropa. Pabrikan Eropa cenderung fokus menciptakan mobil dengan teknologi terbarukan dan komponen dengan kualitas nomor wahid. Biaya produksi mobil Eropa yang lebih tinggi menjadikannya dijual dengan harga mahal. Pangsa pasar mobil Eropa di Indonesia sebenarnya dapat berkembang bahkan menyaingi Jepang asalkan berani untuk lebih menciptakan mobil seperti keinginan dan kebutuhan konsumen Indonesia.

Pemasaran

Minimnya pemasaran dan propaganda mobil Eropa juga menjadi salah satu biang keladi dibalik rendahnya pangsa pasar mobil Eropa di Indonesia. Pemasaran melalui iklan dimedia massa terutama televisi justru acapkali menghadirkan mobil-mobil pabrikan dari Jepang. Perbandingan iklan ditelevisi antara mobil keluaran Eropa dengan mobil rakitan Jepang hampir menyentuh 5:1.

Minimnya pemasaran lewat iklan yang dilakukan oleh produsen mobil Eropa membuat banyak masyarakat Indonesia masih awam dan asing terhadap mobil dari Eropa. Sebaliknya mobil keluaran negeri sakura lebih dikenal baik oleh para konsumen dalam negeri karena seringnya muncul di televisi melalui iklan. Pemasaran memang merupakan faktor penting dalam membentuk dan menguasai pangsa pasar sebuah negara. Produk dengan kualitas selangit akan tidak berarti apa-apa tanpa pemasaran yang massif dan efektif.

Kebutuhan Konsumen

Untuk dapat menaikkan pangsa pasar mobil Eropa agar dapat bersaing dengan mobil keluaran negeri matahari terbit, produsen mobil Eropa harus mulai berbenah. Langkah yang harus dilakukan adalah memperhatikan bagaimana produsen Jepang dalam menciptakan produk dan memasarkan produknya. Produsen mobil Jepang telah sangat memahami kebutuhan dan mobil ideal bagi konsumen Indonesia. Bahkan sebelum menciptakan mobil keluaran terbaru produsen mobil Jepang melakukan survei terhadap konsumen terlebih dahulu.

About Bas