Saturday , October 24 2020

Orang Miskin Tidak Perlu Selamatan

Selamatan Orang Meninggal

Tujuan dari pada Selamatan / Slametan adalah sedekah untuk mengirimkan do’a untuk keluarga yang telah meninggal. Tradisi ini sudah berlangsung turun temurun bahkan sejak Islam belum sampai di Indonesia.

Namun di Indonesia terutama di Pulau Jawa, Selamatan sudah seperti kewajiban yang harus di dilaksanakan bahkan walaupun mereka sendiri jarang melakukan shalat 5 waktu yang wajib hukumnya.

Miskin apa wajib Sedekah untuk Selamatan ?

Mirisnya banyak orang yang kebanyakan miskin dan untuk makan saja susah harus terbebani dengan mengadakan selamatan saat ada keluarganya meninggal yang menghabiskan uang jutaan rupiah untuk sekali selamatan. Coba bayangkan bila selamatan sampai diadakan beberapa kali.

Bahkan banyak orang yang kurang mampu rela berhutang hanya untuk mengadakan acara selamatan. Sebetulnya banyak dari orang2 miskin yang mengeluh jika harus mengadakan selamatan. akan tetapi tradisi selamatan yang sudah berlaku turun temurun itu tetatp dilaksanakan karena mereka merasa malu kepada tetangga yang memang sudah terbiasa menjalankan selamatan kematian.

Peran Ulama

Selamatan sudah seperti wajib dilaksanakan seperti sudah menjadi tradisi Islam. Miris juga, sebetulnya banyak para tokoh dan ulama yang seharusnya meluruskan bahwa kegiatan menjalankan selamatan kematian bukanlah wajib hukumnya dalam Islam dan tidak harus dilaksanakan apalagi bagi keluarga yang miskin, justru diam saja bahkan sebagian besar Ulama malah menyarankan bagi orang miskin untuk menjalakan Selamatan orang meninggal.

Kesusahan Orang Miskin Bertambah

Sudah kesusahan ditinggal orang yang dicintainya meninggal malah diharuskan membuat acara selamatan yang menghabiskan banyak uang. Sungguh kegiatan selamatan ini sangat tidak bermanfaat bagi orang miskin, bahkan sangat menyusahkan kehidupan mereka.

Orang yang meninggal dunia tidak mengharapkan keluarga yang ditinggalnya melakukan selamatan hanya untuk mendo’kanya agar diampuni dosa dosanya. Orang yang telah meninggal tentu akan lebih sedih apabila dia sanggup mengetahui keluarganya di dunia harus pontang panting berhutang hanya untuk mendo’akan dia di alam kubur.

Orang yang telah meninggal sudah cukup bahagia bila harta warisan yang ditinggalkanya bermanfaat banyak untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkanya. Baru kalau ekonomi keluarga yang ditinggalkanya cukup mampu menjalakan selamatan dengan tujuan sedekah kepada tetangganya yang membutuhkan bagus bagus saja sih dilaksanakan.

Ayo Orang Miskin tinggalkan saja Selamatan

Wahai saudara saudaraku yang kurang beruntung hidup didunia ini karena kekurangan secara materi, janganlah kalian melakukan selamatan jika memang tidak mampu. Keluarga kalian yang masih hidup ( anak, istri ) lebih membutuhkan uang untuk masa depan mereka.

Cobalah bertanya pada diri kalian sendiri, Jika kelak Anda meninggal, apakah Anda akan membutuhkan dan merasa bahagia apabila menyaksikan kelurga miskin yang kalian tinggalkan melakukan selamatan utuk kalian yang telah mati di alam kubur ?

Apakah orang meninggal akan masuk surga bila diselamati ?

Bila ukuran masuk Surga dan Neraka bisa diselesaikan dengan selamatan, betapa mudah hidup di dunia ini yaaa. Apakah kalau ahli waris yang tidak melaksanakan selamatan akan berdosa, kualat, tidak berbakti dan masuk neraka ?

Bagaimanakah pandangan kita sebagai umat Islam yang taat tentang Selamatan orang meninggal ? Jika selamatan dilakukan orang miskin, banyak manfaatnya atau justru tidak bermanfaat sama sekali ?

Tradisi dari siapakah sebetulnya Selamatan orang meninggal itu ? Tradisi Nenek Moyang, Tradisi Hindu, Tradisi Jawa, Tradisi Indonesia atau Tradisi Islam ?

About Bas