Tuesday , October 27 2020

Olahraga Dan Makanan Pada Saat Menstruasi

Ketika menstruasi tiba, kebanyakan wanita pasti akan malas berolahraga. Meskipun demikian, olahraga tetap perlu dilakukan untuk menghilangkan rasa nyeri akibat perubahan hormon pada siklus haid tersebut.

Tapi Anda juga harus selalu mengusahakan untuk berolahraga sewajarnya saja dan tidak berlebihan ketika sedang datang bulan. Pasalnya, olahraga berlebihan dikombinasikan dengan lemak tubuh yang rendah, bisa mengakibatkan tubuh mengalami stres. Ketika tubuh stres, otak akan memerintahkan tubuh untuk berhenti menghasilkan hormon reproduksi. Tidak mau kan hal tersebut terjadi pada diri Anda?

Olahraga yang terlalu keras bisa menghentikan siklus menstruasi Anda. Tubuh akan menjadi lebih stres. Tubuh pun belum bisa berkoordinasi untuk menyiapkan diri menjadi seorang ibu. Hal tersebut bisa menyebabkan berhentinya produksi hormon kesuburan dalam tubuh sehingga stres bisa hilang dari tubuh.

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa wanita yang sering berolahraga berlebihan seperti para atlet wanita akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Oleh karena itu, banyak dokter yang menyarankan agar seorang ibu hamil tidak boleh stres ketika sedang mengandung. Stres yang terjadi akan mempengaruhi kondisi bayi, bahkan disinyalir bisa menghentikan hormon reproduksi yang dibutuhkan pada masa kehamilan. Mengerikan ya?

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan ketika menstruasi yang dialami mulai tidak lancar. Untuk mengatasi hal tersebut perhatikan beberapa makanan yang mengandung bahan-bahan berikut ini!

1. Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang bisa membantu mengatasi gangguan menstruasi. Kemampuan vitamin C dipercaya bisa membantu menstimulasi sistem imun. Salah satu caranya dengan meningkatkan produksi dari limfosit, kadar interferon, antibodi dan sekresi hormon dari kelenjar timus.

2. Selenium

Zat selenium yang berkurang dalam tubuh ternyata berbahaya, lho! Pasalnya, fungsi imun tubuh akan mengalami penurunan. Jika imun tubuh berkurang, Anda akan mudah terserang penyakit. Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa kandungan selenium yang ada di dalam makanan bisa meningkatkan kemampuan untuk membunuh sel tumor oleh limfosit.

3. Koenzim

Koenzim Q10 tergolong sebagai zat antioksidan larut lemak yang efektif dalam membantu melindungi membran sel. Membran sel tersebut terdapat di dalam sel dari oksidasi radikal bebas dan bentuknya sangat tipis. Koenzim Q10 ini bisa menghentikan pertumbuhan jaringan endometrium implan.

4. Tryptophan

Tryptophan adalah asam amino yang diperlukan tubuh untuk mengatasi gangguan menstruasi. Zat ini sangat dibutuhkan untuk memproduksi hormon serotonin, zat yang mengantarkan rangsang saraf. Zat ini bisa membantu tubuh menjadi lebih tenang dan juga lebih bahagia. Rendahnya kadar serotonin dalam tubuh membuat tubuh mudah terserang penyakit. Rasa sakit pada haid pun menjadi berlebihan. Anda bisa menemukan asam amino ini pada makanan seperti kedelai, ayam dan kacang-kacangan.

5. Astragalus

Astragalus merupakan salah satu bahan makanan yang baik untuk membantu memperbaiki gangguan menstruasi dan reproduksi. Astragalus pernah digunakan untuk pengobatan tradisional China untuk mengatasi infeksi virus. Dari beberapa penelitian, astragalus sangat bermanfaat untuk menstimulasi beberapa faktor imun.

6. Echinaceae

Echinaceae memiliki manfaat untuk menguatkan sistem imun, salah satunya kelenjar timus yang paling utama. Echinaceae terdiri dari komponen senyama poamandakarida besar seperti inulin. Senyawa tersebut dapat bekerja mengaktivasi jalur alternatif komponen dan merupakan salah satu mekanisme pertahanan nonspesifik sistem imun. Senyawa ini bisa meningkatkan produksi zat kimia yang bisa mengaktivasi makrofag. Makrofag merupakan sel yang dapat menghancurkan bakteri, virus, jamur dan sel tumor.

Atau, Anda bisa juga mengkonsumsi beberapa bahan makanan sehat seperti di bawah ini!

1. Jus wortel

Coba minumlah jus wortel secara teratur untuk mengatur proses dan sistem reproduksi agar menstruasi Anda menjadi lebih teratur.

2. Jahe

Buat campuran jahe dengan madu asli. Campuran tersebut bisa mencegah siklus haid Anda menjadi lebih teratur.

3. Makanan yang mengandung protein

Konsumsilah makanan yang mengandung protein seperti labu pahit, pepaya, timun dan lainnya.

Apabila cara-cara di atas sudah Anda lakukan tapi tidak mengalami perubahan sebaiknya mulailah mencari cara lain. Anda telat datang bulan hanya dalam waktu beberapa hari, itu masih bisa dianggap normal. Namun, Anda harus berwaspada jika menstruasi telat hingga lebih dari 3 bulan. Segeralah untuk memeriksakan kondisi tubuh Anda ke dokter.

About Bas