Monday , October 19 2020

Oh, Jadi Ini Toh 14 Jenis Teh Terbaik Saat Masuk Angin Itu

Bagi sebagian orang, minum air hangat terkadang bikin eneg. Oleh sebab itu, kebanyakan lebih memilih minum teh ketika sakit masuk angin. Toh, secangkir teh hangat dapat melegakan pernafasan dan sakit tenggorokan. Nah kalau kamu penasaran dengan jenis teh mana yang terbaik saat masuk angin, ini dia nih daftarnya:

Black, green, white tea

Ketiganya kaya antioksidan katekin yang ampuh tangkal gejala flu. Hasil studi dari Jepang menunjukkan konsumsi kapsul katekin selama 5 bulan mampu turunkan risiko masuk angin hingga 75%. Selain itu, katekin juga ampuh meningkatkan imun secara keseluruhan, memperbaiki metabolisme, dan melindungi tubuh dari kanker maupun penyakit jantung.

Tak cuma sarat antioksidan, green tea juga mengandung agen antiradang, anti-infeksi, dan antivirus EGCG yang membantu menghentikan radikal bebas supaya tidak merusak sel sehat. Selain itu, green tea juga bisa memperbaiki mood yang biasanya anjlok saat sakit. Kelebihan lain dari green tea dan juga white tea adalah keduanya mampu menghancurkan bakteri patogan dalam tubuh.

Sementara itu, hasil riset dari Universitas Harvard menunjukkan minum 5 cangkir black tea sehari selama 2 minggu mampu mendorong sel T imun tubuh 10 kali lebih kuat untuk menangkis virus penyebab masuk angin.

Teh Rosella (Hibiscus)

Minuman satu ini kaya vitamin C, dimana 1 cangkirnya mampu memenuhi hampir 1/3 kebutuhan vitamin C harian. Manfaat lain dari minuman herbal satu ini adalah rosella tidak mengandung kafein seperti teh lain pada umumnya.

Teh jahe

Bila masuk angin disertai gejala mual, maka teh jahe bisa jadi solusinya. Tak hanya mengatasi gangguan lambung, teh jahe juga bisa meredakan sakit kepala dan menghangatkan tubuh menggigil akibat demam (berkat muatan kromiumnya). Bonus terakhirnya adalah, minum teh jahe sedikitnya secangkir sehari ampuh redakan nyeri otot, batuk kronis, atau sakit tenggorokan.

Lebih baik buat sendiri teh jahenya karena yang bentuk kemasan biasanya sarat gula. Caranya potong akar jahe mentah, masukkan dalam panci, didihkan, lalu biarkan hangat hingga 15 menit. Alternatif lain adalah dengan menyeduh bubuk jahe murni.

Teh chamomile

Kebanyakan kita mungkin sudah tahu kalau minuman satu ini bikin rileks sehingga kamu bisa lekas tertidur ketika masuk angin. Lebih dari itu, teh chamomile juga baik untuk atasi migrain serta nyeri.

Teh rosehip

Kadar vitamin C dalam teh rosehip lebih tinggi ketimbang rosella. Jadi jika perut mengalami gangguan, maka hentikan konsumsi buah jeruk-jerukan, dan beralihlah ke teh ini.

Teh cengkeh

Minuman yang mengandung ekspektoran ini jelas ampuh membantu mengeluarkan dahak dari paru-paru dan saluran pernafasan. Alasannya karena cengkeh dapat membuka sinus sehingga proses bernafas jadi lebih lega.

Teh licorice

Walau tanpa tambahan gula, citarasa teh licorice tetap nikmat. Tak hanya itu saja, licorice juga dapat menguatkan sistem imun dan mengurangi sakit tenggorokan. Manfaat fantastis lainnya adalah bahan herbal ini bisa menenangkan kejang urat di paru-paru dan mengencerkan dahak.

Teh peppermint

Peppermint memuat menthol yang berjasa untuk melegakan pernafasan. Karenanya, minuman hangat dar bahan ini cocok untuk masuk angin yang disertai sakit kepala, mual, dan hidung tersumbat.

Teh adas manis (anise)

Biji bercitarasa licorice ini memuat agen antibakterial yang dapat meredakan batuk dan membantu melegakan pernafasan. Cara mengkonsumsinya, tuang 1 cangkir air panas ke dalam 1 cangkir biji adas manis yang sudah digerus, tambahkan perasa alami seperti kayu manis atau madu bila mau. Minum 3 kali sehari.

Teh adas (fennel)

Walau namanya sama-sama adas, namun fennel tidak sama dengan anise. Namun sama seperti anise, fennel juga merupakan ekspektoran alami yang dapat membantu melegakan pernafasan. Untuk menyembuhkan masuk angin, campur 1 ½ sdt biji fennel ke dalam 1 cangkir air panas. Rendam biji dalam air panas selama 15 menit, saring, lalu tambahkan madu sebagai pemanis.

Teh Thyme

Minuman satu ini memang terkenal efektif atasi panas dalam. Tapi di sisi lain, thyme juga dapat redakan gejala masuk angin seperti flu, batuk, dan sakit tenggorokan. Cara menyeduhnya, campurkan 1 sdm thyme kering ke dalam air panas, biarkan selama 10 menit lalu saring sebelum diminum. Tambahkan peppermint atau spearmint untuk meningkatkan citarasanya.

Teh sage

Karena mengandung antivirus, maka teh ini efektif redakan sakit tenggorokan dan batuk. Yang harus kamu lakukan hanyalah menuangkan air panas di atas 2 sdm sage kering. Biarkan selama 10 menit, saring, lalu minum. Kamu juga bisa mengkombinasikan sage dan thyme karena keduanya sama-sama mendongkrak mood.

Jadi kawan, mana nih yang merupakan teh favoritmu?

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *