Thursday , October 22 2020

7 Metode Pengembangan Kreativitas Pada Anak

Menjadi orang kreatif akan membuat hidup jauh lebih baik, ketimbang orang yang tidak kreatif, monoton, dan tidak punya keinginan untuk maju. Hendaknya potensi kreativitas dipupuk sejak dini atau sejak masa taman kanak-kanak.

Berikut ini adalah 7 metode pengembangan kreativitas pada anak usia taman kanak-kanak, yaitu:

1. Membuat Hasta Karya

Pengembangan kreativitas melalui hasta karya akan merangsang seluruh panca indra anak untuk berkreasi. Tidak hanya aspek kognitif (teori belaka). Anak dibebaskan berimajinasi dalam membuat hasta karya.

Misalnya : gedung pencakar langit dari kartu, batu akik dari kancing, pizza dari plastisin, boneka jari berbentuk tikus, kupu-kupu cap daun, figura dari stik es krim, pembatas buku dari foto, dan lain-lain.

2. Melatih Imajinasi Anak

Anak usia 3- 4 tahun dapat membayangkan apa saja. Ember ibunya dapat ia jadikan perahu, ayahnya bisa berubah menjadi kuda atau gajah. Sebagai latihan, berikan pulpen kepada anak: pulpen dapat ia imajinasikan sebagai payung, es krim, sisir, dan apa pun sesuai daya imajinasi anak.

3. Eksplorasi

Eksplorasi merupakan kegiatan menjelajahi suatu objek untuk menggali pengetahuan lebih mendalam. Anak diminta mengamati suatu objek dan menceritakannya kembali dengan bahasa mereka.

Misalnya : anak mengenal kambing, berapa jumlah kakinya, apa warna bulunya, kenapa ia jarang mandi, apa makanannya, di mana ia tinggal, apa yang membedakan kambing jantan dan kambing betina, dan lain-lain.

4. Eksperimen

Setiap anak berbakat menjadi ilmuwan. Rasa keingintahuannya yang besar mendorong anak-anak untuk mengamati alam di sekitarnya. Melalui eksperimen anak tak takut melakukan kesalahan, senang mengamati keadaan di sekitarnya.

Misalnya : ketika Anda berada di rumah sakit, tanyakan kepadanya, ada berapa orang yang berbaju biru? dan lain-lain. Eksperimen dapat dilakukan dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan di dapur, halaman belakang rumah atau warung di dekat rumah. Misalnya : telur, batu, biji-bijian, dan sebagainya.

5. Buat Proyek Kecil

Metode kreatif proyek memberikan anak-anak kesempatan untuk memecahkan persoalan sehari-hari dalam kegiatan kelompok. Kegiatan ini mengajarkan learning by doing.

Misalnya : proyek menanam bibit tanaman buah, proyek menulis cerita dengan tema tertentu, one day one book, market day, festival kreativitas anak, proyek beternak puyuh, proyek memelihara ikan, dan lain sebagainya.

6. Ajari atau Kenalkan Anak Pada Musik

Opa AT Mahmud menyatakan bahwa musik adalah aktivitas kreatif . Seorang anak yang kreatif tampak pada sikap selalu ingin tahu, dan sikap selalu ingin mencoba. Musik adalah keteraturan, berdasarkan penelitian musik dapat menyehatkan otak kiri dan otak kanan. Yuk bernyanyi dan bergembira lewat musik.

7. Pengenalan Bahasa

Anak-anak sering berbicara tentang apa yang terjadi pada dirinya maupun orang lain. Mereka berbicara untuk mengeluarkan apa yang ada di pikiran mereka. Sikap ini mendorong penggunaan bahasa dan dialog dengan orang lain. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan kemampuan kreativitas dan berbahasa anak berkembang menjadi lebih optimal.

Anda punya pendapat atau cara yang unik untuk mengembangkan kreativitas pada anak? Silahkan tuliskan pendapat Anda pada kolom komentar.

Referensi : Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak (Usia Taman Kanak-Kanak), Yeni Rachmawati, S.Pd., M.Pd., Euis Kurniati, S.Pd., M.Pd., Kencana Predana Media Grup, Jakarta, Februari 2010.

About Bas