Thursday , October 29 2020

Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak dengan Permainan Scrabble

Tahap perkembangan bahasa pada anak-anak sudah dimulai sejak usia bayi. Seiring bertambahnya usia, kemampuan berbahasanya akan beralih ke tahap yang lebih tinggi. Perkembangan ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor orang tua atau pengasuh dan lingkungan sekitar. Dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, orang tua dapat memanfaatkan sumber-sumber seperti buku atau permainan.

Berbicara mengenai permainan, ada banyak pilihan permainan yang dapat membantu melatih dan mengembangkan kemampuan berbahasa si kecil. Hanya saja, memilih permainan anak, terutama untuk anak usia 6 hingga 12 tahun merupakan hal yang tricky. Selain memilih mainan yang mengasyikkan, orang tua pun perlu memastikan mainan yang dipilih mengandung unsur edukatif.

Untungnya, dewasa ini ada banyak pilihan permainan edukatif, terutama permainan yang secara khusus didesain untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak. Salah satunya adalah Scrabble. Selain mengasyikkan, permainan papan ini juga dapat memberikan beberapa manfaat. Penjelasan lebih lanjut bisa Anda lihat di bawah ini.

 

Merangkai Huruf

Scrabble merupakan permainan papan yang mengharuskan setiap pemain untuk merangkai huruf-huruf yang ada menjadi sebuah kata. Permainan ini dapat dimainkan oleh 2 hingga 4 orang pemain. Satu set permainan terdiri atas satu buah papan Scrabble dan kepingan-kepingan huruf yang memuat skor di salah satu sudutnya.

Cara bermainnya cukup mudah. Setiap pemain harus mengambil tujuh keping huruf, kemudian dari ketujuh keping huruf tersebut, pemain harus merangkai huruf menjadi sebuah kata, baik menggunakan beberapa atau semua keping yang ia miliki. Untuk setiap kata yang berhasil ia buat, skor kecil yang ditampilkan di setiap keping diakumulasikan dan menjadi skor untuk pemain tersebut. Setelah menempatkan kata, pemain harus mengambil lagi keping huruf agar terdapat tujuh keping di rak kepingnya.

Setiap pemain tidak bisa begitu saja menempatkan keping-keping hurufnya di mana pun. Papan Scrabble memiliki kotak-kotak yang disusun dalam 15 kolom dan 15 baris. Pemain pertama harus menempatkan kepingnya secara horizontal maupun vertikal, melewati kotak utama yang berada di tengah papan. Pemain berikutnya harus memanfaatkan salah satu keping yang ditempatkan pemain sebelumnya untuk membuat kata.

 

Kosakata Baru

Dengan tujuh keping huruf yang dimilki setiap pemain, Anda bisa merangkai huruf-huruf menjadi beragam kata. Oleh karena itu, permainan papan ini cocok bagi Anda yang ingin memperkenalkan kosakata baru kepada anak-anak. Selain mempelajari kosakata baru, anak-anak juga dapat melatih perbendaharaan kosakatanya dengan merangkai sendiri huruf dan membuat kata.

Permainan Scrabble pada awalnya didesain untuk kosakata bahasa Inggris. Meskipun demikian, Anda tetap bisa memainkan permainan ini menggunakan kosakata bahasa Indonesia. Pada kenyataannya, dewasa ini banyak tersedia produk set Scrabble yang sudah disesuaikan dengan bahasa Indonesia. Ini artinya, jumlah keping untuk setiap huruf ikut disesuaikan, mengikuti frekuensi kemunculan huruf pada kosakata bahasa Indonesia.

Jika Anda ingin memperkenalkan bahasa Inggris kepada anak-anak, Scrabble dapat menjadi jenis permainan yang tepat. Anda bisa mencoba merangkai huruf dan membentuk kata-kata sederhana, menempatkannya di atas papan, dan menjelaskan maknanya kepada anak-anak.

 

Sarana Family Bonding

Di usia dini, tentunya peran orang tua sangat penting bagi anak-anak. Kehadiran dan keterlibatan orang tua dalam aktivitas anak membantu anak untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan orang tua. Hal tersebut juga berlaku untuk aktivitas bermain anak. Sebagai permainan papan multiplayer, Scrabble dapat menjadi sarana bagi Anda untuk ikut bermain dan mengakrabkan diri dengan anak.

Selain memperkenalkan kosakata baru dan membantu anak mengembangkan kemampuan berbahasanya, Anda juga bisa ikut bermain dan bersenang-senang bersama si kecil sambil mencoba merangkai huruf dan membentuk kata. Siapa tahu Anda akan terkejut ketika si kecil berhasil merangkai huruf dan mendapatkan skor yang lebih besar!

Sebagai alternatif, Anda bisa mengawasi permainan ketika anak-anak bermain. Sambil mengawasi permainan, Anda bisa membimbing anak-anak untuk menyusun huruf dan mengarahkan jalannya permainan.

 

Belajar Berhitung

Meskipun kemampuan berbahasa merupakan keahlian utama yang dibutuhkan dalam permainan ini, skor pada setiap keping menandakan adanya aspek matematika dalam permainan. Ini artinya, si kecil pun dapat berlatih menghitung skor yang ia dapatkan. Untuk bilangan yang besar, tentunya arahan dari orang tua sangat dibutuhkan.

Selain itu, petak-petak bonus pada papan dapat memperkenalkan anak pada perkalian. Dengan begini, si kecil tidak hanya bisa mengembangkan kemampuan berbahasanya, tetapi juga melatih kemampuan berhitungnya.

 

Itulah pembahasan mengenai permainan Scrabble. Selain melatih kemampuan kosakata, permainan ini juga ternyata memberikan banyak manfaat lain. Tertarik untuk mencobanya?