Sunday , October 25 2020

Cara Memanaskan Mobil Matic Dengan Benar

Cara Memanaskan Mobil Matic

 

Sebagai pengguna mobil matic, mengerti tentang segala hal yang menyangkut seputar urusan teknis pemakaian mobil merupakan suatu kewajiban. Terlebih lagi, mode transmisinya sedikit berbeda dengan manual.

Salah satu aspek yang menyangkut soal urusan teknis pemakaian mobil ini adalah perihal pemanasan mesin. Banyak yang masih salah kaprah tentang pemanasan mesin, dan tidak melakukan pemanasan dengan benar.

Lantas, bagaimanakah cara yang benar memanaskan mobil matic? Apakah cara yang Anda praktikan selama ini sudah benar?

Cara Memanaskan Mobil Matic Agar Performa Selalu Optimal

Layaknya mesin pada umumnya, mesin mobil juga harus dipanaskan pada kondisi tertentu. Hal ini tentunya dilakukan agar kondisinya selalu prima, saat sedang digunakan oleh penggunanya. Dan ini berlaku untuk keluaran lawas maupun baru.

Sering kali pengguna melakukan pemanasan mesin dalam waktu yang lama, agar suhu cukup ideal dan membantu peredaran oli di penjuru inti mesin. Bila peredaran oli sudah baik, mesin mobil akan menghasilkan performa yang optimal, dan akan lebih panjang umur.

Metode pemanasan mesin seperti tadi memang sudah cukup tepat. Namun, cara itu kurang efisien untuk mobil-mobil saat ini, yang memiliki transmisi otomatis. Sebab, mobil matic tidak memerlukan waktu yang lama dalam hal pemanasan, agar siap untuk dipakai berkendara.

Berikut beberapa tips memanaskan mobil matic secara benar:

 

Perhatikan Tuas Persneling Mobil Yuk!

Seperti yang kita tahu, cara memanaskan mobil matic agak berbeda. Walaupun begitu, sebenarnya mudah saja, Anda tinggal memperhatikan posisi tuas persneling, dan posisikan lah pada posisi N (Netral).

Pemposisian ini sendiri dimaksudkan agar oli mengalami sirkulasi. Anda tentu sudah tahu bukan, bahwa salah satu tujuan utama memanaskan mesin adalah membantu peredaran oli sebelum mobil benar-benar dijalankan? Untuk itu, pastikan posisi tuas persneling ini sudah tepat.

Dan, jangan sampai tuas mobil matic Anda berada pada posisi P (parking) ketika sedang Anda panaskan. Posisi P ini menjadikan proses pemanasan menjadi tidak efektif. Penyebabnya, oli mobil tidak disirkulasikan oleh mesin, sehingga manfaat positif dari pemanasan mesin tidak dapat Anda dapatkan.

Parahnya, system transmisi akan menjadi gampang rewel bila Anda terlalu sering memanaskan ketika posisi tuas sedang berada di posisi P (Parking). Penyebabnya tak lain karena oli mesin tidak bersirkulasi di dalam transmisi mobil.

Selain dapat membuat sistem transmisi Anda rewel, oli yang tidak ber sirkulasi tadi juga menyebabkan tarikan terasa kurang. Idealnya, pengguna hanya butuh 5 menit untuk memanaskannya, agar si mobil bisa siap untuk dikendarai.

 

Apakah Mobil Matic Harus Selalu Dipanaskan Sebelum Digunakan?

Mengacu pada tahun produksinya, setiap mobil memiliki karakteristik mesin yang agak berbeda. Untuk keluaran masa kini, Anda sebenarnya tidak harus selalu melakukan pemanasan mesin, karena system yang diadopsi sudah cukup canggih.

Peredaran oli pada mesin yang sudah menggunakan sistem pembakaran bahan bakar elektronis, sudah terjadi secara otomatis ke bagian atas mesin. Bahkan, beberapa keluaran terbaru memerlukan waktu tidak sampai 30 detik untuk mensirkulasikan oli di mesin. Intinya, Anda tidak harus selalu memanaskan mesin, bila kendaraan yang Anda kendarai adalah mobil keluaran terbaru.

Bilapun mobil matic Anda masih menggunakan karburator yang dilengkapi choke dan platina, pemanasan mobil wajib untuk Anda lakukan. Tentunya, ini juga bertujuan agar performa mesin tatap baik, panjang umur, dan lebih terawat.

 

Intisari Memanaskan Mobil Yang Harus Anda Ingat

Intisari yang harus Anda ingat tentang cara memanaskan mobil matic ini adalah, jangan memanaskan mobil matic Anda dengan serampangan. Perhatikanlah dahulu kondisi mesin kendaraan Anda, dan cermati posisi perseneling Anda.

Bila mesin tergolong tahun lama, Anda harus memanaskan kendaraan matic tersebut dengan tambahan beberapa menit. Umumnya, berkisar antara 5-6 menit saja. Namun, bila mobil Anda merupakan keluaran baru, durasi pemanasan sekitar 1-3 menit saja sebenarnya sudah cukup untuk memaksimalkan performa mesin ketika akan dijalankan.

Untuk perseneling, wajib Anda letakkan pada posisi N (Netral). Bukan malah pada posisi P (Parking) yang tidak mampu membuat oli terdistribusi dengan baik ke penjuru inti mesin. Meski terlihat sepele, penempatan perseneling ini amat penting. Sebab, tanpa pengaliran oli yang maksimal sedari mesin dipanaskan, faedah pemanasan mesin tidak dapat Anda rasakan.

Demikianlah cara memanaskan mobil matic, Semoga bermanfaat..

About Bas