Sunday , October 25 2020

Makanan Selama Melakukan Program Detoks

Secara alami, tubuh kita selalu melakukan detoks, tetapi jika terdapat paparan toksin yang terlalu banyak mengendap di dalam tubuh, maka tubuh Anda perlu dibantu dengan program detoks, untuk membuat pembuangan racun lancar.

Program detoks yang baik memang harus dilakukan secara teratur. Patut di ingat, toksin dalam tubuh telah mengendap dan terakumulasi selama bertahun tahun di dalam tubuh Anda, dan mustahil dibersihkan dalam beberapa hari program detoks. Contoh sederhana program detoks adalah puasa sunnah Senin – Kamis, atau donor darah rutin setiap 2,5 bulan.

Makanan Yang Harus Dijauhi

Sebelum melakukan detoks, Anda harus membuat beberapa persiapan. Pertama menyingkirkan makanan yang harus dijauhi dan berbelanja jenis makanan yang disarankan. Menurut Dr. Elson Haas dalam tulisannya Staying Healty with Dr. Elson Haas, ada beberapa petunjuk selama menjalankan detoks, yaitu:

  1. Kunyah makanan dengan baik dan luangkan waktu khusus untuk makan.
  2. Istirahatlah beberapa menit sebelum dan sesudah makan.
  3. Makanlah dalam posisi duduk yang nyaman.
  4. Minumlah hanya the herba setelah makan malam.

Selain itu selama melakukan detoks, jauhi makanan-makanan di bawah ini, yaitu:

  1. Susu hasil olahan.
  2. Makan dan minuman olahan hasil industri (makanan kaleng, dan mi instan).
  3. Fast food.
  4. Karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti putih dan mi.
  5. Makanan berlemak terutama lemak trans (gorengan), juga makanan yang dimasak dengan santan, dan makanan yang manis-manis.
  6. Menggunakan obat-obatan karena obat adalah racun.
  7. Batsi pemakaian garam dapur dan MSG (penyedap rasa).

Sedangkan jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama detoks adalah.

  1. Produk makanan organic karena produk tersebut mampu mengurangi jumlah toksin yang masuk dalam tubuh.
  2. Produk probiotik karena mampu membantu memperbaiki saluran pencernaan dan saluran makanan, misalnya: yakult, yogurt.
  3. Banyak minum air putih, sayuran segar, dan buah-buahan.

Persiapan lainnya sebelum detoks adalah:

  1. Mengunjungi atau meminta tukang pijat datang ke rumah Anda.
  2. Siapkan buku atau beberapa sumber bacaan yang Anda sukai.
  3. Siapkan music favorit dan DVD film-film kesukaan Anda.

Contoh program detoks di akhir pekan, yaitu:

  • Sabtu Pagi Setelah bangun tidur, minum segelas air putih.
  • Minum lagi segelas air putih yang dicampur dengan perasan jeruk lemon atau jeruk nipis (tambahkan madi sebagai pemanis jika diperlukan).
  • Minum satu gelas jus mangga, pepaya/semangka.
  • Sarapan ringan dengan nasi merah dengan banyak sayuran ditambah lauk tahu dan tempe.
  • Minum jus wortel.
  • Lakukan latihan di tempat fitnes, dan mandi sauna.
  • Sisihkan waktu untuk membuat catatan atau jurnal.

Catat baik-baik program yang cocok dan menyenangkan bagi Anda, susun program lain yang lebih menyenangkan dan ideal bagi Anda untuk akhir pekan berikutnya.

Prinsip Detoks

Detoksifikasi atau lebih dikenal dengan nama internal cleansing berfungsi menata ulang pembuangan racun. Racun tersebut bukan hanya berasal dari lingkungan luar tubuh, tapi juga bersumber dari dalam tubuh. Tujuh organ detoks dalam tubuh antara lain :

1. Hati atau Liver

Organ ini bekerja sehari penuh. Makan dan minum membuat liver bekerja, menjaga dan melindungi tubuh dari paparan kimiawi. Liver mengubah lemak dan protein menjadi zat gula yang merupakan sumber energy sel.

2. Pencernaan

Seluruh sisa metabolism tubuh yang tidak diperlukan akan dibuang melalui system pencernaan. Proses pencernaan mulai dari makanan masuk sampai dibuang membutuhkan waktu 12 – 36 jam.

3. Ginjal

Ginjal merupakan organ utama yang berfungsi untuk melakukan pembersihan dan purifikasi tubuh. Fungsi yang terpenting dari ginjal adalah mengatur keseimbangan cairan tubuh.

4. Kulit

Kulit merupakan organ tubuh yang paling luas dan paling besar. Dengan luas dan besarnya kulit maka ia berperan sangat besar dalam detoksifikasi tubuh. Kulit mempertahankan terjaganya suhu tubuh, selain itu keringat yang keluar melalui kulit merupakan mekanisme utama dalam detoks. Kulit adalah ginjal yang ketiga.

5. Sistem Limfatik

Sistem limfatik berjalan sejajar dengan sistem sirkulasi darah, di mana ada sirkulasi darah, di situ pasti terdapat sistem limfatik.

6. Paru-paru

Oksigen adalah makanan penting bagi sel. Kita bisa hidup berhari-hari tanpa air dan makanan, tetapi tidak bisa hidup sedetik pun tanpa oksigen.

7. Sistem Imunisasi

Sistem tubuh yang satu ini amat pintar, karena mampu mengenali zat baik dan zat yang buruk bagi tubuh sepanjang umur. Bila kita diserang oleh sesuatu yang jahat maka sistem imunisasi akan merekamnya, menganalisis dan mengirimkan sinyal untuk membentuk dan membangun mekanisme perlawanan.

About Bas