Faktanya, tak semua bahan ideal untuk membuat sepatu kulit. Berbeda dengan produk kulit lain seperti perabot, jaket, atau dompet, kulit untuk sepatu harus kuat diregangkan ketika proses pembentukan bagian atas sepatunya.

Macam Macam Kulit Untuk Bahan Baku Sepatu

Beda sumber bahan kulitnya, tentu saja lain pula sifatnya. Sekarang, mari kita simak sekilas apa saja jenis kulit yang sering dimanfaatkan untuk sepatu.

1. Kulit Anak Sapi

Salah satu bahan yang paling sering dimanfaatkan untuk sepatu formal adalah kulit anak sapi. Umur sapi muda yang dipilih rata-rata di atas 3-4 minggu. Faktor inilah yang membuat sepatu kulit anak sapi lebih mahal. Jenis kulit ini umumnya memiliki serat yang lebih rapat, tipis, ringan, namun kuat, bila dibanding dengan kulit lembu. Tak hanya sangat mudah dibersihkan, teksturnya juga bersinar.

2. Kulit Babi

Percaya atau tidak, bahan sepatu kulit ini jugalah yang dimanfaatkan untuk menciptakan bola sepak. Kulit babi terkenal akan daya tahan dan kelenturannya sehingga sering juga dipakai untuk membuat produk tas dan sepatu. Faktor lain yang mempopulerkan material ini adalah sifatnya yang mudah diwarnai sehingga sepatu kulit dari bahan ini bisa dibuat dalam beragam warna.

3. Kulit Kambing

Sepatu perempuan dari kulit kambing.

Sepatu perempuan dari kulit kambing (picclick.com)

Kulit kambing rata-rata lebih mahal dari full grain side leather, tapi lebih terjangkau dari anak sapi. Bahan ini umumnya dipakai untuk sepatu kulit wanita. Suede merupakan salah satu produk turunan yang dibuat dari kulit kambing.

Sifat kulit kambing tak cuma ringan, tapi juga tahan lama, lembut, serta mempunyai kemampuan mudah menyerap. Ini menjadikan beberapa pabrik menggunakannya juga untuk membuat sarung tangan.

4. Kulit Binatang Eksotik Lainnya

Selain deretan bahan tadi, masih ada jenis sepatu kulit lain yang dinilai eksotik karena terbuat dari kulit binatang seperti burung unta, buaya, belut, kadal, ular, bahkan hiu. Biasanya kulit reptil cenderung lebih tahan lama dibanding binatang lainnya. Perawatannya juga tak seribet kulit hewan. Hanya saja, harganya pastinya juga jauh lebih mahal.

5. Kulit Sintetis

Sedangkan bagi konsumen yang tidak mampu membeli sepatu kulit asli, alas kaki dari kulit sintetis biasanya jadi pilihan. Para vegetarian biasanya juga lebih memilih bahan sepatu kulit satu ini karena tidak mengandung unsur hewani.

Bagian Sepatu Yang Terbuat Dari Bahan Kulit

Sekarang, bagian sepatu mana saja yang biasanya memakai bahan kulit itu?! Semua sepatu kulit berkualitas umumnya menggunakan bahan kulit di area:

  • Sol luar (bagian yang menyentuh tanah).
  • Sol dalam(bagian yang diinjak telapak kaki).
  • Lapisan sepatu (antara kaki dan bagian atas sepatu).
  • Hak sepatu.
  • Bagian atas sepatu (semua bagian sepatu di luar area yang disebutkan barusan).

Walau begitu, ada pula sepatu kulit yang tidak semuanya terbuat dari kulit. Bisa saja solnya dari karet; haknya terbuat dari kayu, karet, atau plastik, atau sol dalam menggunakan bahan lain.

Tentu saja sepatu terbaik adalah yang keseluruhannya terbuat dari kulit. Tapi bila daerah tempat tinggal Anda sering becek, maka sepatu kulit dengan sol karet mungkin merupakan pilihan terbaik. Jadi, sesuaikan pilihan sepatu kulit dengan kebutuhan ya.