Seperti yang sudah terjadi belum lama ini, FireEye, sebuah organisasi teknologi dunia yang memiliki sektor di Asia Pasifik, menyatakan bahwa Indonesia telah dimata-matai selama 10 tahun lamanya oleh hacker asal Cina, yang segala macam tindakan membobol mereka difasilitasi langsung oleh pemerintah Cina. Lebih mencengangkan lagi, bukan perorangan saja si hacker memata-matai atau melakukan spionase mereka, tetapi mereka melakukan spionase ke data-data pemerintahan Indonesia yang bisa terakses di PC.

Tentu saja hal ini menuai berbagai macam omongan. Banyak yang menilai tindakan Cina ini benar-benar sudah melanggar batas hukum yang ada, kemudian menilai mereka sebagai negara keji yang tak tanggung-tanggung meracuni negara lainnya. Mulai dari pasar gelap mereka, makanan-makanan mengandung bahan kimia yang dilegalkan, lalu mainan berbahan berbahaya, dan sekarang sampai kepada tindakan memata-matai negara lain. Namun perlu diakui, Cina adalah negara yang paling peka terhadap sebuah keuntungan, walaupun hal tersebut tidak dianjurkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagian perusahaan beserta staff-staffnya mungkin sedang dilanda rasa khawatir atas segala data yang tersimpan, baik itu data rahasia perusahaan atau data per individu. Bukan hanya di Indonesia, sepertinya di sejumlah perusahaan di Thailand, India, dan AS juga resah. Pasalnya, lebih dari 10.000 file mereka dicuri oleh Grabit, hacker yang berorientasi pada bisnis.

Bukankah semakin tidak aman jika kita tidak melakukan suatu usaha untuk melindungi data-data perusahaan kita? Sekarang tidak perlu khawatir. Beberapa tips dari Kaspersky Lab mungkin bisa membantu anda semua menjaga dokumen pribadi perusahaan anda:

1. Periksalah lokasi C:\\Users\\\\Apps Data\\Roaming\\Microsoft yang ada di PC perusahaan anda masing-masing. Lokasi ini paling rawan terkena hacking atau terinfeksi malware. Jika benar lokasi ini positif mempunyai file executable, maka mungkin PC anda sudah terpenuhi oleh malware. Disarankan untuk memformat semuanya, lalu memindahkan data ke tempat yang lebih aman, agar anda bisa membersihkan sisa malware dalam PC anda yang mungkin saja masih tersimpan walaupun sudah dibersihkan. Ini adalah peringatan yang harus benar-benar diperhatikan. Walau terkesan sepele, namun inilah asal muasal hacker menanamkan benih racun mereka untuk kita.

2. Jangan pernah membuka link atau lampiran dari orang yang anda tidak kenal atau anda masih ragu dalam mengenalinya. Misalkan saja, ada orang yang mengaku sebagai teman lama anda, pada kenyataannya itu hanyalah tipu daya untuk mengelabui anda. Disarankan, anda harus meningkatkan kewaspadaan anda, dan selalu meminta solusi pada orang-orang terdekat di sekitar anda. Karena, jika link atau halaman berbahaya tersebut kita buka, maka data yang ada di PC kita secara otomatis akan di-download oleh si hacker. Itu sudah terprogram dengan sendirinya.

Terakhir, pastikan bahwa Windows System Configuration di PC anda bebas dari grabit1.exe dalam tabel startup. Aktifkan “msconfig” dam pastikan sistem tersebut berjalan tanpa grabit1.exe. Karena jika grabit1.exe ada, maka perkaranya akan sama seperti link atau halaman yang tadi sudah disebutkan. Mereka secara otomatis melihat dan mengambil data-data yang ada di PC kita.