Monday , October 19 2020

Inilah 6 Keuntungan Jika Kamu Menikah di Usia Muda

Adakah Manfaat Nikah Muda?

 

Jika di jaman dahulu nikah muda adalah sesuatu yang lumrah. Di era modern ini nikah dini malah dianggap sebagai hal tabu. Terlebih lagi di kota-kota metropolitan. Kebanyakan para remajanya berpikir bahwa masa muda adalah waktu untuk bersenang-senang, merintis karir, berpetualang sejauh mungkin dan memperbanyak kolega atau teman.

Pemikiran tersebut memang tidak salah. Namun juga tidak sepenuhnya benar. Sebab bagi wanita, nikah muda itu penting banget loh! Malah nikah muda bisa mendatangkan banyak manfaat bagi kehidupan. Diantaranya yakni:

  1. Menghindari maksiat dan dosa

Daripada kamu menghabiskan waktu untuk berpacaran yang jelas-jelas dilarang dalam agama, mending pilih nikah muda aja. Perlu kamu tahu bahwa aktivitas pacaran itu mendekati zina. Mungkin awalnya kamu hanya berpengangan tangan, namun lama-kelamaan pasti berpelukan, berciuman bahkan menjurus pada hal-hal yang menimbulkan dosa besar. Dan itu semua bakal diganjar oleh Tuhan di akhirat dengan siksa kubur. Iih, serem gak sih?

Maka itu, jika memang pundi-pundi cinta sudah bersemi lebih baik segera dihalalkan lewat pernikahan. Di Indonesia sendiri, batas minimal menikah adalah usia 16 tahun untuk perempuan, sedangkan laki-laki 19 tahun.

  1. Mendapat pahala berlimpah

Berbeda dengan pacaran yang mendatangkan dosa. Aktivitas cinta-mencintai setelah menikah justru mendatangkan banyak pahala. Misalnya saja memegang tangan pasangan, itu saja sudah dicatat pahala loh! Gak kebayang kan kalo semakin romantis? Otomatis catatan pahala juga akan semakin besar.

  1. Punya anak di usia muda, nanti bisa kayak kakak-adik

Keuntungan lain dari nikah muda yakni kamu bisa memperbanyak anak di usia yang masih dini. Jadi nanti saat usia mencapai 30 tahunan udah gak perlu hamil lagi. Saat anak-anakmu sudah besar, kalian juga bakal terlihat seperti kakak-adik. Pemikirannya enggak jauh berbeda. Kamu bisa menjadi orang tua sekaligus teman untuk tempat sharing dan bermain. Seru kan?

Di samping itu, jika kamu masih muda maka tubuhmu juga masih kuat untuk bekerja. Kamu bisa berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dan yang terpenting, kamu bisa melihat mereka tumbuh dewasa hingga memiliki buah hati.

  1. Hati lebih merasa tentram

Memadu kasih dengan pasangan setelah menikah akan menumbuhkan rasa tentram dalam hati. Enggak perlu takut dosa. Jalan bergandengan kemana-mana juga tidak perlu malu. Selain itu, pernikahan juga menguatkan komitmen. Ada tanggung jawab dari masing-masing pasangan. Bukan sekedar omong doang seperti saat pacaran. Jadi ya asyik aja gitu.

  1. Memiliki motivator setia

Pada dasarnya memang tidak ada manusia yang bisa hidup sendirian. Semua pasti butuh orang lain. Dan pastinya selalu ada rasa cinta terhadap lawan jenis. Rasa ingin diperhatikan dan disayangi.

Nah, dengan menikah ini, kamu bisa memperoleh sosok motivator setia. Siapa lagi kalo bukan pasanganmu. Dia akan selalu ada disaat kamu sedih dan senang. Kamu bisa menceritakan segala keluh kesahmu. Berdua bersama-sama menghadapi masalah dan saling menguatkan. Sungguh romantis, ya.

  1. Tidak sendirian menghadapi masalah

Biasanya nih usia remaja itu rentan mengalami galau. Seolah butuh sosok untuk berada disampingnya. Nah, dengan memiliki pasangan hidup maka kamu enggak perlu galau-galau lagi. Karena kamu sudah tidak sendirian. Akan selalu ada si dia yang menemani di setiap hari-harimu.

Nikah muda bukan penghalang untuk membangun karir. Kamu bisa kok kuliah sambil nikah. Atau kerja sambil nikah. Untuk menikah enggak perlu nunggu kaya terlebih dahulu. Asalkan sudah merasa siap lahir dan batin, maka bismillah lakukan saja. Menikah itu ibadah loh. Jadi ibadah ya jangan ditunda-tunda.

About Bas