Wednesday , October 21 2020

Kelimutu NTT, Danau Kawah Dengan 3 Warna

Anda pasti sudah pernah mendengar tentang danau tiga warna bukan? Danau yang terletak di Taman Nasional Kelimutu, sebuah taman nasional yang terletak di kawasan Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur.

Jika Anda berkesempatan untuk datang ke daerah Nusa Tenggara maka tidak ada salahnya jika Anda berkunjung ke Danau Kelimutu ini karena keindahan dari danau ini sudah diakui oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkesempatan untuk datang ke sana.

Warna Danau Bisa Berubah-Ubah

Danau ini pertama kalinya ditemukan pada tahun 1915 oleh orang berkebangsaan Belanda bernama Van Suchtelen. Danau Kelimutu ini terletak di ketinggian Gunung Kelimutu yang berada pada ketinggian 1690 meter di atas permukaan laut. Danau ini dikenal dengan keunikannya karena danau ini menampilkan warna yang berbeda-beda. Danau ini terdiri dari tiga danau yang terletak pada kawah gunung yang warnanya berbeda-beda. Warga sekitar percaya jika terjadi perubahan warna pada permukaan danau tersebut maka akan terjadi suatu bencana buruk yang akan menimpa. Pada tahun 1992 pernah terjadi perubahan warna pada salah satu permukaan danau, tiba-tiba saja pada salah satu permukaan danau itu berubah warnanya menjadi warna coklat yang kemerahan, kemudian tidak lama setelah itu terjadi Gempa bumi yang dahsyat di Flores. Hal serupa kembali terjadi pada tahun 2004, saat terjadi perubahan warna di Danau Kelimutu, tiba-tiba saja terjadi juga bencana alam tsunami di Aceh. Terlepas dari betul atau tidaknya keterkaitan antara perubahan warna di Danau Kelimutu dan bencana alam yang terjadi di Indonesia, kita sebagai warga Indonesia yang memiliki kepercayaan masing-masing hanya harus waspada.

Kawah

Kembali lagi pada keindahan Danau Kelimutu, danau ini sangat unik karena sebenarnya danau ini merupakan kubangan kawah yang bersebelahan dan hanya dibatasi oleh tebing batuan yang curam namun entah bagaimana pada setiap kubangan warna airnya bisa berbeda-beda. Biasanya, warna danau yang nampak terlihat adalah merah, putih dan biru, namun bisa saja berubah menjadi hijau serta warna lainnya. Entah zat apa yang terkandung dalam danau tiga warna ini, namun anehnya saat hendak dilakukan penelitian dan peneliti mengambil sampel air dari ketiga danau ini, maka warna air sampel yang diambil menjadi bening dan tidak berwarna seperti saat berada di danau.

Waktu Aman Mendaki

Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Danau Tiga Warna, di Taman Nasional Kelimutu ini maka waktu terbaik adalah sekitar pada bulan Juni sampai Agustus ketika curah hujan tidak tinggi, sehingga akses menuju ke Danau Kelimutu tidak terlalu berbahaya dan mudah diakses. Karena jika Anda ingin melihat keindahan danau ini Anda harus mendaki lagi dari desa terdekat yaitu desa Moni. Di desa tersebut telah disediakan banyak penginapan bagi para wisatawan yang ingin mendaki dari sana menuju Danau Kelimutu.

Waktu terbaik untuk melihat keindahan Danau Kelimutu adalah pada pagi hari saat matahari terbit, maka dari itu Anda harus mendaki ke sana pada jam 2 atau jam 3 dini hari agar mendapatkan waktu terbaik dan sempat melihat matahari terbit dari puncak gunung kelimutu. Pada pagi hari, keindahan danau juga sangat terlihat sehingga pemandangannya menjadi berkali-kali lebih menakjubkan daripada waktu yang lain. Untuk mengabadikan pengalaman Anda melihat matahari terbit dari Danau Kelimutu ini maka jangan lupa membawa kamera untuk berfoto sebagai kenang-kenangan. Anda juga harus mempersiapkan energi karena mendaki ke puncak gunung pada dini hari bukan merupakan hal yang mudah.

About Bas