Sunday , October 25 2020

Kapan Anak Boleh Pacaran?

Secara positif pacaran dapat digunakan untuk ajang sosialisasi, mengenal lawan jenis. Namun dalam masa pacaran what you see is not what you get. Dalam masa pacaran, kamu tidak akan mampu menilai objektif pacarmu, pacarmu akan menampilkan sikap terbaik, seperti cuplikan potongan film (tease di youtube), dalam masa durasi yang sangat singkat.

Namun kebanyakan anak remaja tidak siap ketika memasuki fase ini. Akibatnya mereka sering terperosok ke dalam perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab. Sebagai orang tua tugas kita adalah menyediakan informasi yang dibutuhkan agar anak dapat melakukan pacaran secara sehat dan bertanggung jawab. Kasus yang sering terjadi dalam berpacaran adalah perbedaan agama, memburuknya komunikasi dengan orang tua, bolos sekolah, kekerasan yang dilakukan pacar, patah hati, aborsi, bunuh diri karena putus cinta, dan lain sebagainya.

Jika Anda mengizinkan anak Anda berpacaran, maka saran saya berusahalah untuk mendampingi terus anak. Jangan bertindak terlalu keras melarangnya. Mereka akan nekad dan melakukan back street (pacaran secara sembunyi-sembunyi). Jangan pernah lepas tangan dan mengabaikannya. Dukung dan bersifat terbukalah agar anak mau berbagi cerita tentang masalah yang dihadapi dalam pacaran kepada Anda.

Berkenalanlah dengan pacar anak Anda, kenali di mana rumahnya, siapa orangtuanya. Bersahabatlah dengan pacar anak Anda. Batasi waktu bergaul mereka, jangan biarkan mereka berduaan di tempat-tempat sepi. Kalau dua remaja saling jatuh cinta, selalu ada setan yang menjerumuskan. Tapi ingat selalu, tak peduli betapa pun kerasnya usaha Anda menjaga anak, suatu kali anak Anda pasti akan melakukan kesalahan. Selama tidak fatal, maafkan saja hal-hal mengecewakan itu terjadi. Tugas kita sebagai orang tua adalah mengantisipasi kesalahan itu agar tidak berubah menjadi tragedi yang menghancurkan hidupnya. Kasus yang seringkali terjadi adalah hamil, pembunuhan, atau aborsi.

Ajak mereka ke panti asuhan, atau ceritakan bahwa anak jalanan adalah korban ayah ibu yang tidak bertanggung jawab. Ayah mereka harimau (galak) dan ibu mereka acuh. Tidak ada lagi sisa cinta, sehingga mereka memilih hidup di jalanan. Pacaran sangat dekat dengan perzinahan. Anak remaja umumnya tidak sanggup mengendalikan gejolak nafsunya.

Boleh tidaknya anak pacaran, kapan dan batasan-batasan apa saja yang harus dipenuhi, perlu dibicarakan dengan anak. Sampaikan kepada anak bahwa pacaran yang baik adalah pacaran yang sehat dari segi fisik, psikis, maupun sosial. Pacar yang baik adalah seseorang yang membuat anak Anda menjadi orang yang lebih baik. Lebih sayang kepada orang tua, lebih rajin belajar, tak melupakan Tuhan. Sedangkan pacar yang buruk adalah pacar yang merubah perilaku anak Anda berubah menjadi lebih buruk.

Ajarkan anak Anda untuk berkata tidak jika sekiranya gaya pacaran yang dilakukan sudah tidak sehat dan membuat anak Anda tertekan. Misalnya: posesif, anak dipaksa mengonsumsi narkoba, pacar sering membentak atau memukul, pacar memaksa untuk melakukan hubungan seksual, dan lain sebagainya. Hemat kata, bekali anak dengan kemampuan bersikap tegas dan berani menolak hal-hal yang tidak sesuai dengan prinsip. Entah itu atas nama cinta, kesetiaan, kasih sayang, dan lain sebagainya. Katakan cinta sejati itu adalah cinta yang kamu terima dari orang tua, bukan dari pacar. Sebagai penutup, simaklah puisi di bawah ini.

 

Pamrih (Soe Tjen Marching)

 

Bukanlah cinta yang menyatukan laki-laki dan perempuan

tapi kenikmatan dan keindahan

karena suatu saat dia dapat berpaling

pada kenikmatan dan keindahan yang lebih

 

Cinta dapat tercipta Karena keindahan wujud

Karena pamrih

Daguku, lenganku, jemariku, biji mataku

Dan untuk mendapatkan cintanya

 

Aku harus mempunyai mata indah, bibir merah

Sepasang buah dada, dua buah pinggul

Seperti layaknya seorang perempuan

Yang pantas untuk dicintai laki-laki

 

Bila aku tidak mempunyai semua itu

Aku harus berpura-pura Mempunyai semua itu

Aku harus memasang dua puting palsu,

Dua pinggul palsu, sebuah kepala palsu

Sebuah jantung palsu, sebuah hidup palsu.

About Bas