Sunday , October 25 2020

Cara Mengatasi Kaos Kaki Yang Melar

Sekeren-kerennya penampilan pria, tapi kalau kaos kaki dia melorot terus, maka itu terlihat enggak banget deh.

Ya, kaos kaki melorot bukan hanya mampu merusak penampilan, tapi juga bikin pemakainya kurang nyaman, terutama saat berjalan. Lagipula bukankah sangat tidak keren jika Anda harus menarik kaus kaki ke atas terus-menerus?

Penyebab Kaos Kaki Mudah Melorot:

  1. Memakai kaos kaki yang terlalu besar.
  2. Kaos kaki sudah melar.

Penyebab Kaos Kaki Melar

  1. Kaos kaki tidak berkualitas.
  2. Salah mencuci.
  3. Salah mengeringkan.
  4. Menggulung kaos kaki.
  5. Kaos kaki pernah dipakai orang lain yang ukuran kakinya lebih besar.
  6. Kaos kaki sering ditarik tarik karena melorot terus.
  7. Umur kaos kaki sudah lama.

Lantas bagaimana cara mengatasi kaos kaki melar?

Berikut kami bagikan 4 tipsnya untuk Anda.

1. Beli Kaos Kaki Baru yang Lebih Berkualitas

Ya, ini merupakan solusi paling mudah dan masuk akal.

Kaos kaki melorot biasanya menandakan kalau elastisitas bahannya sudah berkurang. Kondisi tersebut umumnya terjadi pada produk kaus kaki murahan atau yang rendah kualitasnya. Produk semacam ini rata-rata cuma dilengkapi dengan 1 atau 2 benang karet yang mudah melar atau putus setelah beberapa kali pemakaian.

Karenanya, bila kini waktunya untuk membeli yang baru, jangan asal pilih. Ketimbang memilih yang serba 10.000, lebih baik beli yang kualitasnya bagus. Harganya mungkin sedikit lebih mahal, namun tak mengapa. Anggap saja ini untuk investasi jangka panjang, demi penampilan terbaik Anda di depan klien, atasan, maupun gebetan.

2. Pilih yang Panjangnya Tepat

Faktanya, ada berbagai ukuran kaos kaki yang dijual di pasaran. Jadi kalau kaos kaki melorot selalu jadi masalah, maka mungkin pemilihan ukuran panjangnya kurang tepat.

Kebanyakan pria memang memilih kaus kaki yang tidak terlalu panjang, mungkin sekitar 20 cm saja. Padahal panjang kaos kaki tersebut biasanya hanya mampu menutupi hingga pertengahan betis saja (area paling ‘gemuk’). Hal ini otomatis membuat kaus kaki lebih mudah melorot ke bawah, ke area kaki yang lebih ‘kurus’.

Lantas bagaimana?

Lebih baik Anda mengenakan kaos kaki yang lebih panjang, yang mampu menutupi seluruh betis. Toh nantinya kaos kaki akan tertutupi oleh celana panjang, jadi tak perlu khawatir bakal kelihatan dari luar.

Kaos kaki panjang juga disarankan untuk pemakai sepatu model dress boot. Meski botnya mungkin tidak terlalu tinggi, cuma sampai pergelangan kaki saja, tapi model sepatu tersebut cenderung bikin kaus kaki gampang melorot ketika berjalan.

3. Kenakan Shirt Stays Suspender

Untuk tips berikutnya ini, Anda memang perlu merogoh kocek lebih dalam. Sebab sama seperti kaos kaki, shirt stays suspender sebaiknya juga dipilih yang bagus mutunya agar tak mudah melar.

Shirt stays suspender sebenarnya tak hanya bermanfaat menahan celana agar tidak melorot (kondisi yang umumnya dialami pria dengan perut buncit). Produk sabuk karet dengan gesper penjepit ini juga dapat digunakan untuk mencegah melorotnya kaus kaki sekaligus membantu agar tampilan kemeja selalu rapi (tidak nongol keluar dari dalam celana).

Cara pakainya sangat mudah, cukup jepit ujung atas kaos kaki bagian depan lalu hubungkan dengan bagian depan bawah kemeja. Lakukan juga pada bagian belakang kaos kaki sehingga total Anda butuh 4 buah suspender untuk kaki kanan dan kiri.

4. Jahit Benang Karet Tambahan

Cara terakhir berikut juga dapat dicoba, khususnya bagi pria yang (punya pasangan) mahir menjahit. Anda bisa memperbaiki kaos kaki yang melar dengan menjahitkan benang karet tambahan di bagian atas kaos kaki. Langkah ini boleh dicoba, khususnya bagi pria yang enggan mengganti kaus kaki lama dengan yang baru. Entah untuk alasan pengiritan, atau karena kaus kaki lama masih bagus.

Jadi itulah tadi beberapa cara mengatasi kaos kaki melar yang dapat Anda coba.

Selama mencoba dan semoga berhasil!

Penulis: Megsaroh

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *