Wednesday , October 21 2020

4 Jenis Pengobatan Alternatif Bekam

Teknik bekam dilakukan dengan menyayat bagian kulit tertentu, lalu menghisap keluar darah kotor dari dalam tubuh dengan menggunakan alat hisap khusus berbentuk seperti gelas. Bekam atau hijamah adalah terapi penyembuhan lewat membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari tubuh melalui sayatan kecil di permukaan kulit. Bekam tak hanya bermanfaat untuk penyembuhan, jika rutin dilakukan akan menjaga kesehatan tubuh atau mencegah datangnya berbagai penyakit.

Hijamah berasal dari kata al-hijamah dalam bahasa Arab artinya darah kotor. Sementara dalam bahasa Inggris disebut cupping. Bekam adalah salah satu cara pengobatan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw., untuk contoh bagi umatnya.

Tabib menggolongkan bekam dalam 4 jenis, yaitu:

1. Bekam Basah (Wet Cupping)

Metode bekam basah adalah pengobatan bekam dengan mengeluarkan darah statis yang membahayakan tubuh jika tidak dikeluarkan. Kulit tubuh Anda akan disayat menggunakan jarum tajam atau pisau bedah. Lalu darah kotor tersebut disedot dan dibiarkan selama 2-3 menit. Kemudian darah kotor tersebut dibuang pada tempat khusus. Sedotan darah maksimal dilakukan sebanyak tujuh kali. Darah yang mengandung racun akan terlihat berwarna hitam layaknya jelly atau berbuih. Jarak waktu pengulangan bekam di tempat yang sama adalah 2-3 minggu. Bekas lupa sayatan bekam akan hilang dalam waktu 2-3 hari, selama bekasnya tidak terkena air dalam 3-4 jam setelah bekam, apalagi jika bekas luka itu diolesi minyak habbatussauda, minyak zaitun, atau minyak but-but.

2. Bekam Kering

Bekam kering merupakan pengembangan dari bekam basah, berguna untuk membuang angin, menghilangkan rasa nyeri, melemaskan otot-otot kaku pada punggung dan badan bagian belakang. Pengobatan ala bekam kering ini cocok untuk pasien yang tidak tahan dengan jarum suntik dan takut melihat darah. Untuk bekam ini peng-kop (menutup dengan gelas bekam) hanya dilakukan satu kali 15-20 menit. Lalu bagian yang sudah dibekam diolesi minyak zaitun atau minyak but-but demi mempercepat hilangnya bekas luka.

3. Bekam Meluncur

Bekam meluncur adalah sebagai pengganti kerokan. Namun kerokan bisa berbahaya bagi kulit, sebab merusak pori-pori. Metode bekam ini juga bermanfaat membuang angin, melenturkan otot-otot, dan melancarkan peredaran darah.

4. Bekam Tarik

Bekam ini berfungsi untuk menghilangkan nyeri dan penat di dahi, atau bagian tubuh yang pegal-pegal. Cara melaksanakan bekam ini yaitu dengan menyayat kulit tubuh dan menempatkan gelas kaca untuk menyedot darah di bagian tubuh yang pegal-pegal.

Sebelum Anda melakukan pengobatan bekam perhatikanlah beberapa hal berikut ini:

Sebaiknya perut dikosongkan (jangan makan) selama 2-5 jam sebelum bekam dilakukan. Namun kondisi perut juga jangan sampai terlalu lapar. Usahakan memperbanyak konsumsi air manis dan hangat, seperti madu, atau susu. Bekam tidak dapat dilakukan untuk pasien diabetes. Bekam juga tidak dapat dilakukan dalam kondisi tubuh yang terlalu lemah atau capek.

Bekam tidak dapat dilakukan langsung sesudah pasien mandi air dingin. Pasien dianjurkan mandi air hangat sebelum pembekaman.

Tak lupa sampaikan semua keluhan atau katakan bagian tubuh yang sakit sebelum pembekaman agar tabib bisa menentukan secara tepat jenis penyakit dan jenis pembekamannya. Kalau bisa pasien menyerahkan catatan medis penyakitnya dari dokter atau rumah sakit.

Berniat melaksanakan bekam demi mengikuti sunnah Rasul Saw., dan berdoa agar tubuh Anda kembali pulih dan sehat.

About Bas