7 Jenis Bahan Kain yang Bagus Untuk Membuat Gamis Sendiri

Halokawan,

Anda punya rencana membuat baju gamis sendiri dengan hasil yang bagus? Kenapa tidak? Banyak kok bahan kain yang dijual di pasaran dan Anda bisa memilih yang sesuai dengan selera Anda tentunya.

Enggak bisa dipungkiri, saat ini memang banyak toko baik online maupun offline yang menjual gamis dengan aneka macam desain menarik. Namun sayangnya, terkadang untuk membeli gamis butuh budget yang tidak sedikit. Bahkan terkadang mencapai ratusan hingga jutaan rupiah.

Nah, alternatif lain yang lebih hemat, kamu bisa membuat gamis sendiri ke tukang jahit. Tapi tentunya kamu harus membeli kainnya terlebih dahulu. Dalam memilih kain untuk gamis sebaiknya kamu berhati-hati. Sebab bila kain jelek maka hasilnya gamisnya juga tidak akan bagus.

Berikut ini beberapa rekomendasi kain yang bagus untuk dibuat gamis. Diantaranya yakni:

 

1. Kain Sifon

kain sifon warna warni iuano87yna987dnoau iuba76e87a6

https://pixabay.com

Siapa sih yang tidak kenal kain sifon? Kain yang memiliki tekstur licin ini terbilang cukup populer di dunia fashion. Bahkan sering dimanfaatkan untuk membuat pakaian gamis. Ini dikarenakan kain sifon memiliki motif yang beragam. Kainnya juga adem dan tidak mudah kusut.

2. Kain Ceruti

Apabila kamu kurang suka dengan kain sifon, kamu bisa memilih kain ceruti. Kain ini mirip dengan sifon. Namun lebih elastis dan gampang dibentuk. Selain itu juga didominasi oleh motif polos. Teksturnya lembut, berserat dan agak tebal. Untuk warna yang tersedia sangat beragam, mulai dari warna-warna cerah, gelap hingga pastel pun ada.

3. Kain Katun Jepang

Kain yang satu ini sudah sangat populer banget. Kualitasnya juga tidak perlu diragukan.  Biasanya katun Jepang sering digunakan untuk bahan pembuatan blouse, kemeja, termasuk gamis. Keunggulan dari kain ini mudah menyerap keringat, teksturnya halus selain itu warnanya juga tidak mudah luntur. Kamu bisa memilih motif yang sesuai dengan seleramu.

4. Kain Jacquard

Bahan kain Jacquard bagus buat baju gamis.

https://s1.bukalapak.com

Apabila kamu hendak membuat gamis untuk acara pesta, lebih baik kamu memilih kain jacquard. Kain yang satu ini dapat menghadirkan nuansa mewah dengan permukaan yang mengkilap serta motif emboss. Bahan untuk pembuatan kain ini biasanya didominasi oleh polyester. Namun ada juga yang memanfaatkan sutera, linen, katun ataupun wol. Umumnya kain jacquard dibuat dengan cara menenun kain yang memiliki pola diatas kain lain. Sehingga nantinya akan tampak elegan dan pastinya lebih awet.

5. Kain Satin

Satin juga menjadi kain yang keberadaannya sudah populer di industri fashion. Kain ini umum digunakan untuk berbagai jenis pakaian, mulai dari kemeja, piyama, blouse, dress, hingga gamis. Ciri khas dari kain satin adalah permukaannya yang licin dan tampak glossy. Kain ini dibuat dengan metode tenun menggunakan serat filamen. Teksturnya lumayan tebal. Selain itu juga nyaman dan halus bagi kulit.

Salah satu jenis satin yang banyak digemari adalah satin velvet. Bahan kain ini lembut mirip sutera. Di samping itu juga tidak menerawang sehingga pas banget dimanfaatkan untuk busana muslim.

6. Kain Denim

Bahan Kain Denim bagus buat gamis.

http://www.dutakonveksi.com

Bila ingin membuat gamis yang lebih trendi dan modis, kamu bisa mencoba membeli kain denim. Selain adem di kulit, kain denim juga enggak menerawang. Biasanya sih didominasi oleh warna-warna gelap seperti biru atau abu-abu.

7. Kain Jersey

Pemanfaatan kain jersey tidak sebatas untuk kaos bola. Nyatanya banyak loh masyarakat yang menggunakan kain jersey sebagai bahan pembuatan busana muslim seperti gamis. Jersey ini adalah kain yang dibuat dari serat katun dan serat sintetik dengan metode tekstil rajutan. Ciri khas dari kain jersey adalah bahannya yang cenderung tebal dan halus. Selain itu, pilihan warnanya juga beragam mulai dari brightening hingga warna-warna kalem. Kamu bisa memilih sesuai kebutuhan.

 

Jadi, itulah beberapa rekomendasi kain-kain yang bisa kamu pilih untuk membuat gamis syar’i. Nah, kalau kamu sendiri lebih menyukai kain jenis apa nih?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *