Saturday , October 24 2020

Jangan Beli Obat Dulu, Siapa Tahu Kamu Punya 10 Bahan Herbal Untuk Masuk Angin Berikut

Bagi beberapa orang, obat bukanlah pilihan utama untuk atasi masuk angin. Maksudnya, bila ada yang alami dan murah meriah, mengapa harus mengandalkan obat-obatan berbahan kimia?! Jadi bila masuk angin, tak ada salahnya lho menggunakan beberapa bahan herbal berikut.

Kunyit dan kayu manis

Hampir semua dapur rumahan punya 2 bahan ini, ya kecuali kalau kamu anak kos. Keduanya sama-sama bersifat antiradang. Kunyit malah lebih dari itu, bahan herbal satu ini juga sarat antioksidan, antivirus, antibakterial, antijamur, dan antikanker pula. Sedangkan kayu manis unggul dengan sifat antibakterialnya.

Tak perlu repot-repot saat menggunakannya, kamu cukup tambahkan ½ sdt bubuk kayu manis ke dalam kopi atau teh sebagai penambah rasa. Sedangkan kunyitnya bisa kamu seduh, campurkan dalam makanan, atau minum dalam bentuk suplemen.

Jahe

Jahe ampuh atasi gejolak pencernaan dan mual. Selain itu, kandungan utamanya – gingerol – juga bersifat antiradang sehingga efektif usir sakit kepala dan melegakan pernafasan. Mengkonsumsinya (dalam batas wajar tentunya) bisa merangsang produksi keringat sehingga racun-racun lebih mudah keluar tubuh.

Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk teh, dimakan mentah, atau tinggal tambahkan pada masakan favorit. Biarkan jahe menurunkan demam, merangsang keluarnya dahak, dan melegakan tenggorokan.

Thyme

Thyme merupakan ekspektoran alami yang dapat membersihkan paru-paru dan sinus. Kamu tinggal menambahkan 2 sdt thyme kering ke dalam secangkir air mendidih, biarkan selama 10 menit sebelum disaring. Tambahkan madu murni atau lemon sebagai perasa. Alternatif lain adalah dengan menghirup uapnya.

Bawang putih

Jangan persoalkan aroma tak sedap yang dihasilkannya. Sebaliknya, ingatlah bahwa mereka yang suka makan bawang putih biasanya jarang sakit. Semua itu berkat bahan aktif alisin dan aliin yang merupakan agen antivirus serta antioksidan.

Akar licorice

Kamu yang tak menyukai citarasanya, mungkin takkan mau minum tehnya. Untungnya ada cara lain untuk memperoleh manfaat antiviral dari bahan herbal satu ini, yakni dengan mengkonsumsi suplemennya (pilih yang terbuat dari akar licorice organik).

Lemon balm

Jika dikombinasikan dengan teh chamomile atau mint, maka manfaat antivirus lemon balm kian dahsyat. Selain sering digunakan untuk meredakan stres pasien RS, lemon balm juga ampuh atasi demam yang biasanya menyertai masuk angin. Cara membuat tehnya, tinggal campur 1 lemon balm sdt dalam secangkir air panas. Biarkan meresap selama 10-15 menit, lalu minum.

Sage

Sage cocok bagi penderita masuk angin yang mengalami sakit tenggorokan atau batuk karena bersifat ekspektoran. Teh sage dicampur madu mentah misalnya, cocok untuk menghentikan batuk. Alternatif lain adalah dengan menambahkan 1 sdm perasan lemon dan 2 sdt sage kering ke dalam secangkir air. Biarkan meresap selama 10 menit, saring dan kemudian minum. Bila perlu kamu juga boleh menambahkan sedikit bubuk cabai ke dalamnya untuk melancarkan hidung tersumbat. Walau begitu, bahan herbal ini bisa menurunkan produksi ASI, jadi hati-hati buat yang sedang menyusui.

Bubuk cabai

Kamu yang suka pedas boleh juga menggunakan bahan herbal satu ini untuk membantu melegakan pernafasan dengan mengeluarkan dahak/ ingus. Begitu lendir meninggalkan tubuh, maka gejala masuk angin lainnya biasanya ikut mereda. Selain itu, citarasa pedas juga merangsang produksi air liur, yang mana bisa membantu meredakan sakit tenggorokan.

Lebih dari itu, bubuk cabai efektif untuk menstimulasi sistem limfatik sehingga proses detoksifikasi virus dari tubuh lebih mudah. Dan jangan lupakan bahan aktif dalam cabai, yaitu capsaicin, yang ternyata merupakan obat pereda rasa sakit alami.

Mint

Walau mint mungkin tak benar-benar mampu mengatasi gejala masuk angin, namun kamu akan merasa lebih baik karenanya. Kandungan menthol-nya tak hanya membantu membuka saluran pernafasan namun sensasi dinginnya jelas ampuh redakan sakit tenggorokan. Karena itu, tambahkan mint dalam teh jika ingin sistem kekebalan tubuh meningkat.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *