Tuesday , October 20 2020

6 Jajanan Tradisional Zaman Dulu yang Fenomenal Banget, Masih Ingat?

Bagi Kamu generasi 90’an, pernah gak sih Kamu kangen dengan masa-masa sekolah jaman dulu? Hmm, pastinya iya, kan? Indahnya masa kecil adalah sesuatu yang sulit dilupakan. Terlebih lagi, di era digital ini ada banyak hal yang telah berubah. Salah satunya makanannya.

Bila di jaman dulu Kamu bisa nemuin jajanan tradisional dengan mudah, sekarang justru sulit banget. Keberadaan jajanan ini sudah mulai tergantikan oleh makanan cepat saji ataupun snack-snack yang dijual di minimarket. Bisa dikatakan jajanan tradisional mulai punah.

Nah, untuk sejenak yuk mari bernostalgia dengan jajanan Zaman dulu. Kira-kira Kamu masih ingat gak, ya?

 

 1. Es Mambo

Es mambo atau es ganefo merupakan salah satu jajanan fenomenal di era 90’an. Bentuk es ini panjang, dibungkus plastik dan diikat tali bagian atasnya. Untuk masalah rasa gak perlu diragukan lagi. Es mambo ini seger bangeet. Varian rasanya juga beraneka macam. Ada coklat, stroberi, kacang hijau, sirsak, dan masih banyak lainnya.

Dulunya, keberadaan es mambo ini sangat mudah ditemukan. Di warung-warung dan setiap kantin sekolah. Harganya cuma Rp.100 perak aja. Murah kan? Sayangnya es mambo udah jarang didapatkan saat ini.

2. Gulali

Jajanan tradisional lain yang gak kalah fenomenal adalah permen gulali. Permen ini biasanya dijual pedangang kaki lima di depan sekolah. Variannya juga ada banyak. Ada gulali gula jawa, gulali cetak. Namun yang paling populer adalah gulali colek yang memiliki tekstur lentur. Kalau diemut juga awet, enggak habis-habis.

Harga permen gulali dulunya dijual sangat murah, yakni sekitar Rp.100-200 perak. Namun sekarang ini harganya udah naik jadi sekitar Rp.5000 karena keberadaannya juga sudah mulai langka.

3. Rambut Nenek (Arbanat)

Rambut nenek adalah jajanan tradisional yang tergolong legendaris. Bahkan sampai sekarang juga masih bisa ditemukan, ya walaupun cukup langka. Biasanya disebut juga sebagai arbanat, arum manis ataupun gulali.

Di jaman dulu arbanat ini diolah tanpa tambahan zat apapun. Jadi warnanya putih mirip uban. Maka itu dijuluki rambut nenek. Tapi untuk sekarang, Kamu udah bisa menemukan arbanat dengan beragam varian rasa. Warnanya pun juga bermacam-macam, mulai dari kuning, hijau dan merah. Biasanya jajajan ini gampang ditemukan di pinggir jalan.

4. Kue Cubit

Untuk jajanan yang satu ini sebenarnya masih cukup eksis. Kamu bisa menemukannya di kafe-kafe dengan harga lumayan mahal. Berbeda di jaman dulu, kue cubit banyak dijual oleh mamang kaki lima di pinggir jalan atau sekolah. Harganya juga tergolong murah meriah yakni cuma Rp.500 saja.

Kue ini biasanya dibuat dengan bahan utama telor, mentega, vanila dan tepung terigu. Selain itu, tak lupa taburan meses coklat diatasnya untuk meningkatkan cita rasa.

5. Sate Telur Gulung

Jajanan jaman dulu itu bisa dibilang cukup kreatif. Gak cuma ada sate ayam, tapi Kamu juga bisa menemukan sate telur gulung. Sesuai namanya, sate ini dibuat dari bahan utama telur dada yang kemudian digulung dan ditusuk pake lidi. Dulunya jajanan enak ini dijual seharga Rp.100 perak aja.

Namun sekarang bisa mencapai sekitar Rp.500-1000 perak, karena jajanannya udah mulai langka. Biasanya sih penjual sate telur bermarkas di depan sekolah-sekolah ataupun keliling kampung.

6. Roti Es

Roti es juga menjadi salah satu jajanan favorit di jaman dulu. Sebenarnya proses pembuatan jajanan ini gampang banget. Hanya sekedar roti tawar yang diisi es krim lalu dilipat jadi dua. Tapi entah mengapa. Walau sesimpel itu tapi cita rasanya enak dan bikin ketagihan. Harganya pun juga membahagiakan, sekitar Rp.200 aja. Maka itu nggak heran jika keberadaan roti es masih populer sampai sekarang, meski harganya udah jadi mahal sih.

Sebenarnya masih banyak jajanan tradisional jaman dulu yang enggak disebutin di list diatas, seperti kue pancong, cireng, es goyang dan sebagainya. Nah, kalau favoritmu apa nih?

About Bas