Wednesday , October 28 2020

Inilah 7 Permainan Tradisional untuk Anak Perempuan

Permainan Tradisional Anak Perempuan

Masa kanak-kanak adalah masa paling menyenangkan dalam hidup. Pada masa ini, mereka akan menghabiskan banyak waktu untuk bermain dan belajar mengenai lingkungan di sekitar. Melalui bersosialisasi dengan teman serta memainkan permainan adalah bentuk pelajaran penting yang dibutuhkan oleh anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan.

Namun sekarang, kebanyakan anak-anak memilih untuk bermain gadget di rumah daripada bermain dengan teman sebayanya. Hal inilah yang membuat permainan tradisional menjadi terlupakan, padahal permainan tersebut memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan anak. Kali ini, mari kita membahas permainan tradisional untuk anak perempuan yang asyik untuk dimainkan bersama teman. Apa sajakah? Ini ulasannya.

1. Engklek

Nama permainan ini sebenarnya berbeda-beda di setiap daerah, meskipun cara bermainnya sama. Biasanya, permainan ini dilakukan di atas tanah atau lantai yang ditandai dengan pola-pola petak yang dibuat oleh garis kapur.

Cara bermainnya cukup sederhana, yaitu setiap anak harus melemparkan benda gacoannya ke kotak-kotak yang telah dibuat sesuai dengan urutan. Anak yang mendapatkan giliran harus melompat di dalam kotak dengan satu kaki, tapi tidak boleh menginjak kotak yang terdapat gacoannya. Jika kakinya terkena atau keluar dari garis, peserta lain berhak bermain.

2. Congklak

Permainan ini juga memiliki nama berbeda di setiap daerah, tapi kebanyakan daerah mengenalnya sebagai congklak. Permainan Congklak dimainkan oleh dua orang. Cara bermainnya cukup mudah, yaitu para peserta diwajibkan untuk memindahkan keping biji-bijian dalam setiap lubang sampai habis. Keping biji-bijian tersebut biasanya berasal dari kerikil, kerang, dan lain sebagainya.

3. Lompat Karet

Permainan ini adalah yang paling populer di kalangan anak perempuan sampai saat ini. Alat-alat yang perlu disediakan untuk permainan ini cukup sederhana, yaitu karet gelang. Karet gelang tersebut disusun seperti tali. Semakin banyak karet gelang yang ada maka tali karet akan semakin panjang.

Cara bermainnya adalah setiap anak harus melompati batasan yang terbuat dari karet. Biasanya, lompat karet memiliki tingkatan yang dimulai dari paling rendah hingga tertinggi. Jika peserta gagal melewati atau tersangkut di karet tersebut, peserta lain berhak melakukan gilirannya.

4. Bola Bekel

Permainan Bola Bekel sangat populer di kalangan anak-anak perempuan. Biasanya, jumlah pemain dalam bola bekel lebih dari satu agar terasa lebih seru. Bola bekel yang digunakan dalam permainan ini berukuran kecil. Sementara itu, bola bekelnya terbuat dari kerang, besi, ataupun tutup botol yang biasanya sudah dijual satu paket saat kamu membelinya.

5. Masak Memasak Masakan

Hampir semua anak perempuan pasti mengenal permainan Masak-Masakan. Sayangnya, kemajuan teknologi yang berkembang pesat membuat permainan ini sudah mulai pudar. Padahal Masak memasak adalah permainan yang murah dan bisa dimainkan di manapun. Cukup dengan memakai dedaunan pohon dan piring plastik, permainan ini bisa kamu lakukan bersama teman.

Tidak hanya mengasikan, permainan ini juga akan melatih anak untuk bertindak sebagai ibu rumah tangga. Selain itu, peralatan Masak-Masakan juga ada yang lebih modern dan biasanya dijual di pasar-pasar terdekat. Bentuknya pun menyerupai perabotan aslinya dalam ukuran yang lebih kecil.

6. Boneka Mainan

Masa kecil anak perempuan 90-an rasanya tidak akan lengkap tanpa main boneka. Biasanya, anak-anak perempuan akan bermain peran dengan boneka tersebut. Permainan ini bisa dimainkan oleh lebih dari satu orang. Sampai saat ini, boneka masih menjadi permainan favorit bagi kebanyakan anak perempuan.

7. Oray-orayan

Permainan tradisional yang cocok untuk anak perempuan selanjutnya adalah Oray-Orayan. Permainan ini dimainkan oleh beberapa anak perempuan di lapangan terbuka. Cara bermainnya adalah para pemain saling memegang ujung baju bagian belakang teman yang ada di depannya dan membentuk barisan panjang.

Selanjutnya, pemain di urutan terdepan berusaha untuk menangkap orang yang ada di paling belakang. Namun, permainannya tidak semudah kedengarannya karena pemain yang berada di urutan terakhir harus menghindar sehingga barisan akan bergerak meliuk-liuk seperti ular dan tidak boleh terputus.

Itu dia 7 permainan tradisional untuk anak perempuan. Menarik sekali, bukan? Yuk, isi waktu luang dengan permainan tradisional yang mengasikan.