Kebiasaan membaca literasi harus selalu diberdayakan oleh seluruh kalangan masyarakat tak terkecuali untuk anak anak kebiasaan yang lebih memilih memegang gadget kejadian ini haruslah dihilangkan.

Setiap harinya anak anak selalu lebih mengedepankan bermain game bermain aplikasi telepon pintar lainnya tanpa diiringi oleh wawasan pengetahuan yang tidak sesuai dengan umurnya. Jika dibiarkan cikal bakal pemimpin dimasa depan nanti akan menjadi krisis. Krisis untuk berpikir lebih luas dengan beberapa tantangan yang harus di lakukan di masa depan kelak.

Dengan mengakses beberapa aplikasi melalui telepon genggamnya tak jarang anak-anak jaman sekarang lebih sering berpikir tidak sesuai umurnya sudah mengerti persoalan persoalan di kalangan remaja dan orangtua.  Untuk menyiasati ini semua sudah mulai banyak program program yang berkaitan dengan literasi kebiasaan membaca mulai dari perpustakaan keliling yang sudah dilakukan di berbagai daerah.

Semuanya harus menyesuaikan tingkat keinginan anak anak,  remaja dan dewasa untuk mengunjungi tempat tersebut sangatlah minim karena kurang pengenalannya terhadap masyarakat dan belum dikemas secara semenarik mungkin ada beberapa cara untuk menjadikan Taman Bacaan Lebih Menarik diantaranya yaitu.

1. Adanya Pengenalan Pentingnya Membaca/Program Perpustakaan Keliling

Untuk arahan ini seharusnya dilakukan di berbagai sekolah sehingga program ini dapat tercapai dengan baik.  Hal ini tentunya harus terjadwal dengan baik Sehingga para pengunjung yang ingin datang tidak bingung kapan waktunya untuk membaca.

Sebaiknya pengenalan buku tidak hanya untuk sasaran anak-anak tetapi semua kalangan baik untuk para pekerja karyawan mahasiswa dan yang lainnya karena membaca buku adalah hak untuk semuanya.

2. Pilih  Letak Lokasi Yang Strategis

Untuk membaca memang sangat mengutamakan ketenangan tapi jika hanya itu tidak akan menarik perhatian para pengunjung sebisa mungkin letak taman bacaan di desain dengan menarik tidak membuat jenuh pembaca dengan desain unik.

Bahkan meskipun diluar ruangan karena membaca di luar ruangan cenderung lebih diminati karena langsung menyatu dengan alam bisa melihat sesekali keberadaan orang orang disekitar ketika mulai lelah membaca.  Letak lokasi yang paling ideal yaitu taman yang berdekatan dengan sekolah pasti para pelajar akan lebih memilih membaca dibandingkan bermain setelah pulang sekolah selain.

Pilih juga lokasi yang sering dikunjungi oleh banyak orang terutama untuk taman yang hanya sekedar dijadikan tempat duduk duduk bisa diset dan ubah menjadi taman bacaan.

Dengan demikian tempat ini akan dapat memiliki fungsi ganda, terlepas dari keberadaan taman di kota selain memikirkan letak yang sesuai jangan sampai terlupa taman tersebut harus memiliki desain unik seperti diberikan beberapa lampu sebagai penghias taman. Akan lebih menarik lagi jika ada beberapa slogan pentingnya membaca beberapa gambar inspiratif yang pastinya mengundang minat para pengunjung.

3. Referensi Buku Bacaan Yang Lebih Bervariasi Serta Larangan Merokok

Taman bacaan juga sangat dipengaruhi dari koleksi buku yang disediakan dengan menyediakan ragam bacaan yang menarik pengunjung untuk. Banyak membaca di sana diharapkan dapat menjadi salah satu kebiasaan baru bagi warga masyarakat.

Tidak hanya buku yang berkaitan dengan akademik di sekolah tetapi wawasan tentang dunia,  buku fiksi dan novel best seller juga harus disediakan disini sehingga semua kalangan yang berkunjung selalu update mengenai buku yang sedang digandrungi oleh kalangan masyarakat.

Untuk taman bacaan harus ada peringatan untuk tidak merokok. Mengapa demikian?  Ketika membaca dengan menghirup udara kurang sehat yang berasal dari rokok pastinya membawa dampak berbahaya para pembaca menjadi sangat terganggu jangan sampai ketidaknyamanan ini membuat taman ini menjadi sepi.

4. Adanya Kantin Untuk Penghilang Dahaga Ketika Di Taman Bacaan

Banyaknya buku yang tersedia menjadikan pengunjung bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jamnya untuk membaca. Secara tak sadar membaca buku adalah hal yang menjadikan seseorang merasa ketagihan berawal dari satu buku bisa jadi 4 buku dalam sehari sangat membawa dampak yang positif bagi semua orang.  Tapi tahukah ketika duduk terlalu lama rasa lapar dan harus sangat cepat datang.

Untuk itu sangat dianjurkan juga beberapa kantin untuk memfasilitasi para pengunjung ketika lapar serta haus. Tapi yang harus sangat dicatat keberadaan kantin juga harus disesuaikan dengan luas taman bacaan jangan sampai lebih dominan kantin atau penjual dibandingkan dengan rak-rak bacaan yang disediakan karena jangan sampai taman bacaan berubah menjadi taman jajan.

5. Fasilitasi  Sedikit Ruang Tertutup/Terpal Untuk Memberi Kenyamanan Saat Membaca

Cuaca selalu tak terduga kadang hujan, panas,  sejuk tidak bisa diprediksi setiap harinya. Tapi jangan sampai kendala membaca memberikan ruang keterbatasan untuk membaca di taman bacaan.  Jika hanya alasan cuaca pastinya taman ini akan cepat sekali kurang diminati saat membaca hal yang paling nyaman ketika membaca di ruangan outdoor tanpa terpapar sinar matahari.

Begitupun ketika hujan terbebas dari percikan air karena ini sangat mengganggu konsentrasi ketika membaca karena ini harus disediakan beberapa fasilitas lain seperti terpal untuk antisipasi cuaca ketika membaca diluar ruangan. Sehingga pengunjung akan semakin nyaman berada di tempat tersebut.

Jadikan membaca sebagai kebiasaan yang harus diterapkan setiap harinya dengan membawa berarti kita telah belajar mengenal dunia secara tidak langsung juga bisa berkeliling dunia dengan buku.  Semakin banyaknya taman bacaan semoga semakin memotivasi kalian semua untuk lekas pergi mengunjunginya dengan beberapa cara-cara untuk memperindah taman bacaan.

Dengan demikian, budidaya membaca akan dapat dilakukan untuk seluruh kalangan karena kebiasaan ini tidak hanya untuk anak-anak melainkan untuk semua kalangan ketika menunggu teman atau sedang jenuh di rumah bisa beralih ke taman bacaan selain bisa menambah inspirasi semakin mengenal juga buku buku yang sedang banyak dicari orang banyak.