Rambut rontok sebenarnya adalah kondisi yang wajar. Normalnya, rata-rata rambut manusia mengalami kerontokan sebanyak 50 sampai 100 helai per hari. Kerontokan bisa dikatakan tidak wajar apa melebihi batas normal tersebut.

Banyak orang sudah melakukan perawatan rambut untuk mengatasi kerontokan, tapi hasilnya tetap nihil. Apa kamu juga salah satunya? Eits, meskipun khawatir akan bayangan kebotakan, tapi jangan frustasi dulu. Mungkin kini saatnya kamu evaluasi diri dan perhatikan kebiasaan-kebiasaanmu. Bisa saja kamu mengabaikan hal-hal sepele yang menjadi penyebab kerontokkan rambut. Maka dari itu, di sini kami akan membagikan pantangan-pantangan yang harus kamu hindari untuk mencegah rambut rontok.

1. Menyisir Rambut Saat Basah

Saat rambut masih basah setelah keramas, jangan langsung buru-buru disisir. Meskipun menyisir rambut dalam keadaan basah cenderung lebih mudah diatur daripada rambut kering, tetap saja tindakan ini akan berefek buruk pada rambut.

Hal ini karena kondisi rambut akan lebih rapuh saat dalam kondisi basah dan penyisiran akan memberikan tekanan berlebih pada rambut, sehingga rambut akan mudah patah. Maka dari itu, sebaiknya lakukan penyisiran ketika rambut sudah sepenuhnya mengering.

2. Keramas Pakai Air Hangat

Sebenarnya, keramas memakai air hangat memiliki kelebihan sendiri, misalnya saja membuka pori-pori kulit kepala sehingga kotoran dan sel kulit mati akan mudah terangkat. Namun, dampak negatifnya, air hangat ini dapat merusak akar rambutĀ  yang mengakibatkan rambut jadi mudah patah.

Selain itu, air panas juga mampu mengangkat minyak alami rambut, yang akibatnya rambut jadi mudah berantakan. Jadi, lebih baik gunakan air dingin saat keramas. Selain melindungi sebum, air dingin juga akan meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala sehingga kesuburan rambut akan selalu terjaga.

3. Gonta-ganti Shampo

Bagi sebagian orang, sering berganti shampo mungkin tidak akan berdampak buruk. Bahkan, beberapa menganjurkan untuk mengganti shampo dengan alasan terlalu lama menggunakan sampo membuat shampo tersebut tidak memiliki efek lagi pada rambut. Namun, hal ini hanya berlaku untuk rambut yang memiliki adaptasi yang baik.

Sebaliknya, bagi orang yang memiliki rambut dengan kemampuan adaptasi rendah, sering berganti shampo bisa memicu banyak masalah rambut, misalnya saja dermatitis kulit kepala, munculnya ketombe, dan rambut rontok. Rambut rontok ini disebabkan oleh rambut yang terlalu banyak menyerap bahan kimia.

4. Stres

Mungkin masih banyak yang meragukan kaitan antara stres dengan rambut rontok. Tapi guys, anggapan ini merupakan fakta. Stres berat ternyata dapat memicu alopecia areata, yaitu kondisi rambut rontok di daerah kulit kepala. Alopecia areata ini akan membuat sel darah putih menyerang folikel rambut, menghambat bahkan menghentikan pertumbuhan rambut dan memicu rambut rontok.

Selain alopecia areata, stres emosional maupun fisik juga dapat memicu telogen effluvium. Kondisi ini akan membuat pertumbuhan rambut menjadi terhenti atau beristirahat. Dan rambut yang terkena dampaknya akan rontok secara tiba-tiba.

5. Kurang Tidur

Tahukah kamu, kurangnya jumlah tidur telah terbukti memiliki dampak negatif yang signifikan pada tubuh, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kurang tidur dapat meningkatkan stres dan menurut poin sebelumnya stres dapat menyebabkan rambut rontok.

Stres yang berkepanjangan dapat berdampak negatif pada kulit dan folikel rambut, yang akhirnya pertumbuhan rambut menjadi tidak sehat dan rentan akan kerontokan. Jadi, sebaiknya kamu tidur sesuai dengan kebutuhanmu. Sebab, kurang tidur tidak hanya mempengaruhi kondisi rambut, tetapi juga berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

6. Makan Makanan Sembarangan

Tidak hanya dari luar, ternyata rambut rontok juga bisa dipicu dari dalam, yaitu melalui makanan yang kita makan. Ada beberapa jenis makanan yang bisa mengakibatkan kerontokan bahkan kebotakan. Misalnya saja gula, ternyata kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan peradangan yang memicu rambut rontok. Tidak hanya gula, makanan lain yang mengandung glikemik yang tinggi juga memiliki efek yang sama, seperti nasi putih, roti, kentang, dan sejenisnya.

Selain gula, makanan lain yang harus kamu hindari adalah ikan yang terkontaminasi merkuri, makanan berminyak, aspartam, dan selenium. Kandungan-kandungan tersebut dapat memicu kerontokan rambut.

7. Paparan Suhu Panas

Bagi sebagian wanita, menggunakan catokan mungkin sudah jadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, ingat bahwa rambut memiliki pelapis atau kutikula yang berfungsi menjaga kesehatan rambut. Penggunaan catokan yang terlalu sering dapat merusak pelapis ini dan akibatnya rambutmu akan rentan terhadap kerontokan.

Bahaya catokan ini sebenarnya bisa dihindari dengan memakai vitamin sebelum mencatok rambut. Namun, tetap saja, bagi sebagian wanita, rambut akan tetap kering meskipun telah menggunakan vitamin.

Bagaimana? Apakah kamu sering melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas. Kalau iya, kini saatnya kamu hapus kebiasaan tersebut dan ganti menjadi yang lebih aman dan tidak berdampak pada rambut. Mungkin sekian dulu untuk artikel kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu.

Terima kasih.