Thursday , October 22 2020

Hindari 10 Makanan Penyebab Masuk Angin Ini Jika Tak Ingin Tambah Parah

Ketika sedang masuk angin, ada baiknya kamu menghindari jenis makanan tertentu. Beberapa makanan berikut misalnya, ternyata dapat membuat masuk angin bertambah parah.

1. Makanan manis

Gula tak hanya memicu radang yang mana melemahkan sel darah putih (elemen penting bagi sistem kekebalan tubuh), namun juga menghambat proses penyembuhan. Karenanya, hindari mengkonsumsi makanan manis ketika sakit atau masuk angin.

2. Karbohidrat sederhana

Tak seperti karbohidrat kompleks, karbohidrat sederhana atau hasil refinasi seperti roti mentega atau pasta, cepat sekali dicerna tubuh dan diproses menjadi gula. Jenis makanan ini otomatis memicu naiknya gula darah sama seperti makanan atau minuman manis lainnya. Alhasil tubuhpun tak hanya sukar sembuh namun radang yang dialaminya jadi bertambah parah.

Lantas apa dong yang harus dimakan kalau roti saja tidak boleh? Pilih saja jenis whole grain yang merupakan karbohidrat kompleks. Karbohidrat tipe ini lebih lambat dicerna sehingga takkan memicu kenaikan gula darah drastis.

3. Alkohol

Sama seperti gula, alkohol juga menyebabkan radang dan melemahkan sel darah putih. Selain itu, alkohol juga menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi.

Kondisi ini tentu bertentangan, mengingat saat sakit, hidrasi merupakan kunci utama kesembuhan. Cukup air membuat selaput membran di rongga hidung tetap lembab sehingga mudah mengeluarkan virus dari tubuh.

Dehidrasi selagi masuk angin juga membuat nyeri otot semakin memburuk. Karenanya, pilih air putih atau teh saja.

4. Makanan pedas

Jika kamu mengalami gejala masuk angin seperti demam atau gangguan saluran pernafasan atas, maka sebenarnya tak perlu menjauhi makanan pedas. Dalam hal ini, makanan bercitarasa pedas justru mampu membantu membersihkan saluran nafas.

Namun lain halnya kalau kondisi masuk angin disertai gangguan lambung, maka makanan pedas hanya akan memperparah kondisinya.

5. Buah jeruk-jerukan

Mengkonsumsi segelas jus jeruk mungkin langsung terlintas dalam benakmu ketika sakit. Toh minuman ini mengandung vitamin C yang baik untuk sistem imun kan?! Ya itu benar, tapi di sisi lain, jeruk-jerukan seperti jeruk manis, lemon, grapefruit, dan lain sebagainya, juga dapat mengiritasi lapisan dinding perut sehingga memperparah gangguan lambung.

Lain halnya jika kamu tidak mengalami gangguan lambung, maka tak mengapa minum orange juice, hanya jangan pakai gula ya. Dan soal jusnya, lebih baik peras sendiri ketimbang membelinya dalam bentuk instan/ kemasan (yang ini biasanya sarat kandungan gulanya).

6. Makanan berlemak

Makanan berlemak dan berminyak juga memicu radang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Lebih dari itu, jenis makanan ini umumnya lebih sulit dicerna ketimbang karbohidrat dan protein. Jadi hindarilah bila masuk angin disertai gangguan lambung.

7. Permen bebas gula

Hanya karena permen kesukaan bebas gula, tak berarti itu tidak mengandung pemanis tambahan. Jika permen tersebut mengandung sorbitol, maka inipun dapat memperparah masalah lambung yang sudah ada.

Sorbitol bukan hanya sulit dicerna, namun juga berpotensi memicu masalah pencernaan atau diare pada beberapa orang. Kalau sampai mengalami diare, itu artinya tubuh rawan terkena dehidrasi.

Pemanis buatan lainnya juga dapat memicu sakit kepala. Jadi bila ingin meredakan tenggorokan gatal, lebih baik pilih permen yang menggunakan madu sebagai pemanisnya. Dan pastikan itu tak mengandung sorbitol sama sekali ya.

8. Produk susu

Produk susu memang sehat, namun di lain pihak, jenis makanan ini juga menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak lendir. Walau begitu, tak perlu juga sampai puasa produk susu 100%, mengingat makanan ini merupakan sumber protein dan vitamin D yang baik untuk membantu tubuh mengatasi infeksi. Jadi cukup batasi saja porsinya.

9.Kafein

Kafein ada di mana-mana, bukan hanya kopi saja, tapi juga teh maupun softdrink. Alasan utama tidak boleh minum kafein ketika masuk angin adalah efek diuretiknya yang membuat tubuh rawan dehidrasi. Lebih dari itu, kafein juga bikin tekstur lendir jadi pekat sehingga sulit dikeluarkan dari tubuh.

10. Yang tinggi histamin

Histamin merupakan bahan kimia yang dihasilkan sistem imun. Fungsinya membantu tubuh menangkal substansi tak diinginkan, salah satunya alergen (penyebab alergi).

Nah ketika masuk angin, histamin cenderung merangsang lapisan dinding untuk menghasilkan lebih banyak lendir. Akibatnya, hidung tambah meler.

Oleh sebab itu, hindari makanan yang tinggi histamin alami, misalnya seperti alpukat, jamur, strawberry, buah kering, alkohol, yogurt, cuka, dan hasil fermentasi.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *